Tinjauan terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas

Sekar Puan Maharani, Annisa Nirwana, Salsabila Azahra, Febia Ghina Tsuraya, Nurul Azzahra, Afif Faizin

Abstract


Kurikulum Merdeka Belajar merupakan upaya pembaruan dalam sistem pendidikan Indonesia, namun implementasinya di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 4 Tangerang Selatan, termasuk hambatan yang dihadapi serta strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan berlandaskan teori konstruktivisme Jean Piaget, penelitian ini menelusuri pengalaman nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi di tingkat sekolah belum sepenuhnya optimal. Meskipun materi telah disiapkan serta pelatihan dan sosialisasi telah dilaksanakan, peran guru penggerak masih terbatas, dan pimpinan sekolah belum terlibat secara aktif dalam inisiatif tersebut. Di tingkat kelas, guru menghadapi keterbatasan pengalaman, sementara pemahaman siswa terhadap kurikulum masih rendah. Kendati demikian, proses pembelajaran tetap berjalan secara dinamis berkat dukungan motivasi belajar siswa, ketersediaan fasilitas, serta kolaborasi antara guru dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh unsur sekolah serta penguatan kapasitas mereka dalam menghadapi perubahan

Keywords


Implementasi Kurikulum; Kontruktivisme; Tantangan Implementasi; Motivasi Siswa

Full Text:

PDF

References


Ainia, D. K. (2020). Merdeka belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya bagi pengembanagan pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101.

Aroka, R., Desman, D., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SMA Negeri 9 Padang. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 9606–9616.

Faisal, S. (2003). Format-format penelitian sosial.

Hidayat, R., & Abdillah, A. (2019). Ilmu pendidikan: konsep, teori dan aplikasinya.

Nirwana, A. (n.d.). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SMA Negeri 4 Tangerang Selatan. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Null, W. (2023). Curriculum: From theory to practice. Rowman & Littlefield.

Oemar, H. (2005). Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara. Indriastuti Ambar.

Penyusun, T. (1999). Kamus besar bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Raco, J. R. (2010). Metode penelitian kualitatif.

Savitri, D. I. (2020). Peran guru sd di kawasan perbatasan pada era pembelajaran 5.0 dan merdeka belajar. Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 2.

Setiawan, G. (2004). Implementasi dalam birokrasi pembangunan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 39.

Sherly, S., Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2021). Merdeka belajar: kajian literatur. UrbanGreen Conference Proceeding Library, 183–190.

Subandjidah, P., & Kurikulum, I. (2002). Jakarta: Raja Grafindo Persada. Cet. I.

Sukmadinata, N. S. (2020). Pengembangan kurikulum.

Syahza, A. (2021). Universitas Riau. Buku Metodologi Penelitian, Edisi Revisi Tahun 2021.

Yunita, Y., Zainuri, A., Ibrahim, I., Zulfi, A., & Mulyadi, M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar. Jambura Journal of Educational Management, 16–25.

Yusuf, M., & Arfiansyah, W. (2021). Konsep “merdeka belajar” dalam pandangan filsafat konstruktivisme. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 7(2), 120–133.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i4.8435

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 38 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Sekar Puan Maharani, Annisa Nirwana, Salsabila Azahra, Febia Ghina Tsuraya, Nurul Azzahra, Afif Faizin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.