Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Mengatasi Penyimpangan Primer pada Peserta Didik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Katolik dalam menangani penyimpangan primer di SMP RK Delimurni Delitua. Peran guru pendidikan agama Katolik dalam mengatasi penyimpangan primer sangat penting. Mereka menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran dan tanggung jawab kepada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam mengatasi penyimpangan primer peserta didik dan untuk mengetahui cara mengatasi penyimpangan primer di SMP RK Delimurni Delitua. Data dikumpulkan menggunakan metode kualitatif melalui observasi,wawancara dan dokumentasi mendalam dengan guru Pendidikan Agama Katolik, peserta didik, dan guru bimbingan konseling di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Mereka menggunakan konseling pastoral untuk membimbing dan Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki peran penting dalam menangani penyimpangan primer, yang meliputi pembinaan karakter, penyampaian nilai-nilai moral melalui pembelajaran, konseling, serta kolaborasi dengan orangtua dan pihak sekolah lainnya. Mengarahkan peserta didik serta memperkuat iman mereka. Dalam hal ini juga pihak sekolah memiliki cara untuk mengatasi penyimpangan primer dengan adanya kerja sama guru, wali, orang tua dan peserta didik, menegakkan peraturan sekolah, dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Dampak penelitian dalam pendidikan, guru agama katolik membantu membina karakter dan moral peserta didik. Teologis, penelitian ini menegaskan relevasi ajaran katolik, membantu peserta didik menerapkan nilai-nilai moral. dari sudut pandang psikologi, guru agama katolik memberikan bimbingan emosional dan spritual, mencegah masalah psikologis serius
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aprilia, A., Yuliatin, Y., & Dahlan, D. (2021). BENTUK PERILAKU TIDAK DISIPLIN SISWA KELAS IX DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR (Studi di SMPN 16 Mataram). Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(1), 39–47.
Billah, R. I. (2023). Peran Guru BK dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMAN 2 Binjai. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 1023–1032.
Dahu, M. G., & Al Maani’ul Karoba, H. (2023). Dampak Bullying Terhadap Keberlangsunggan Generasi Muda. Jurnal Ilmu Sosial, 2(12), 2024–2109.
dr.h.zuchri abdussamad, S.I.K., M. S. (2021). metode penelitian kulitatif.
Febriani Eka, R. B., Prayitno Joko, A., Yuniarto Wahyu, Y. J., & Wijoyoko Daru, G. (2023). Bullying Sebagai Penghambat Kedewasaan Kristiani Remaja Dalam Perspektif Ensiklik Paus Fransiskus “Christus Vivit.” : : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 1(2), 1–18.
Handayani, A., & Ariani, E. N. (2023). KEDISIPLINAN WAKTU SISWA-SISWI DI SMK ISFI BANJARMASIN. 1(1), 13–18.
Haru, E. (2020). Spiritualitas Diakonia Guru Pendidikan Agama Katolik (Sebuah Refleksi atas Panggilan Guru PAK di Tahun Diakonia). Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural, 9(1), 55–74.
Mones, A. Y. (2021). PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI REMAJA DI SMA NEGERI TAEKAS. Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural, 10(1), 43–62.
Muhid, F. N. V. dan A. (2021). Efektivitas Layanan Konseling Individu Dengan Teknik Behavior Contract Untuk Mengatasi Perilaku Membolos Siswa : Literature Review. Jurnal Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling : Teori Dan Praktik), 05, No. 1(2019), 17–22.
Noviana, A. (2021). Peran Guru Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Banding Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Economia, 9(1), 52–65.
Ose, T., & Pius X, I. (2023). Peningkatan Kompetensi Guru Agama Katolik dalam Dunia Pendidikan. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 2(9), 307–313.
Phonna, S. (2022). Pengelolaan Layanan Konseling Individual Dalam Mengatasi Sikap Indisipliner Peserta Didik Di SMAN 12 Banda Aceh.
Rahman, M. Z., Rohmah, M., & Rochayati, N. (2020). Studi Penyimpangan Sosial Pada Remaja Di Dusun Tolot-Tolot Desa Gapura Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Society, 11(1), 35–51.
Rudi, & Syukur, M. (2021). Implikasi Pelanggaran Lokasi Tempat Hiburan Malam terhadap Perilaku Sosial Siswa SMA Negeri 16 Makassar. Pinisi Journal Of Sociology Education Review, 1(2), 11–21.
Setiawati, S. M. (2020). Perilaku Membolos: Penyebab, Dampak, dan Solusi. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling 2021, 99–108.
Simbolon, P. T. R. T. M. S. E. (2023a). Peran Guru Pendidikan Keagamaan Katolik Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik SMA St. Antonius Bangun Mulia Medan. 150–169.
Simbolon, P. T. R. T. M. S. E. (2023b). Peran Guru Pendidikan Keagamaan Katolik Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik SMA St. Antonius Bangun Mulia Medan.
Sundari, & Prasetyo, A. (2018). Usaha sekolah dalam mengatasi siswa yang membolos (studi kasus pada siswa kelas x di SMA Muhammadiyah 4 Kartasura Sukoharjo). Historika, 21(1), 72.
Surur, M. (2024). Analisis Tindak Perundungan Verbal Pada Proses Pembelajaran: Dampak Pada Motivasi dan Prestasi Belajar Siswi Kelas X Studi Kasus di Madrash Aliyah Negeri 2 Situbondo. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan (JKPPK), 2(2), 103–115.
Tarsan, V., Saman, H., Helmon, A., & Sumardi, V. (2022). Upaya Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Literasi Pendidikan Dasar, 3(1), 14–29.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6837
Article Metrics
Abstract view : 15 timesPDF - 17 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Pelta Ginting, Kresya Pradipta Gurning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)