Permainan Tradisional: Membentuk Karakter Kebaikan Hati pada Anak 7-9 Tahun

Philipa Dian Wahyuningsih, Gregorius Ari Nugrahanta

Abstract


Para pelajar yang melakukan tindakan bullying, kekerasan, seperti saling mengejek dan perlakuan lainnya yang bersifat kejam mencerminkan bahwa tidak memiliki karakter kebaikan hati. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah buku pedoman permainan tradisional untuk membentuk karakter kebaikan hati pada anak berusia 7 hingga 9 tahun. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan jenis ADDIE. Penelitian dilakukan dengan melibatkan sepuluh guru, sepuluh validator sebagai para ahli, dan delapan anak dalam implementasi permainan tradisional. Hasil penelitian mampu menunjukkan bahwa buku pedoman yang dirancang melalui beberapa tahapan ADDIE. Kualitas buku pedoman permainan tradisional dinilai sebagai "Sangat Baik" dengan skor sebesar 3,86 (skala 1-4) dan direkomendasikan “tidak memerlukan revisiâ€. Buku pedoman tersebut memiliki pengaruh yang signifikan pada pembentukan karakter kebaikan hati pada anak berusia 7 hingga 9 tahun. Uji signifikansi menunjukkan hasil dengan nilai t (7) = 21,117, p = 0,000 (p < 0,05), dengan nilai r sebesar 0,992 yang dikategorikan sebagai "efek besar" dengan presentase pengaruh sebesar 98,46%. Berdasarkan analisis N-gain score, buku pedoman tersebut memperoleh nilai dengan mencapai 83,66% dan diklasifikasikan masuk kategori "tinggiâ€. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa buku pedoman permainan tradisional sangat efektif untuk membentuk karakter kebaikan hati pada anak yang berusia 7 hingga 9 tahun.


Keywords


Buku pedoman, karakter kebaikan hati, permainan tradisional

Full Text:

PDF

References


Amalia, F., & Anggraeni, A. W. (2017). Semantik (Konsep dan Contoh Analisis). Malang: Madarani.

Analiya, T. R., & Arifin, R. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Anak dalam Kasus Bullying Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di Indonesia. Journal of Gender And Social Inclusion In Muslim Societes, 3(1), 125–144. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/psga/article/view/10950

Anisah, A. S. (2017). Pendekatan Pembelajaran Analisis Nilai untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Sikap Kepedulian Sosial Siswa pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 1–8. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JP/article/view/82

Arif, M., Rahmayanti, J. D., & Rahmawati, F. D. (2021). Penanaman Karakter Peduli Sosial pada Siswa Sekolah Dasar. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 289–308. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i2.802

Ariyanto, A., Triansyah, A., & Gustian, U. (2020). Penggunaan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Fundamental Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(1), 78–91. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i1.30785

Astuti, N. D., & Nugrahanta, G. A. (2021). Pengembangan Buku Pedoman Permainan Tradisional untuk Menumbuhkan Karakter Kebaikan Hati Anak Usia 9-12 Tahun. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 04(2), 141–155.

Dybicz, P., & Pyles, L. (2011). The Dialectical Method: a Critical and Postmodern Alternative to Scientific Method. Advances in Social Work, 12(2), 301–317.

Fajarwati, Y. E., & Nugrahanta, G. A. (2022). Buku Pedoman Permainan Tradisional untuk Menumbuhkan Karakter Empati Anak Usia 9-12 Tahun. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 4(3), 437–446. https://doi.org/10.23887/jippg.v4i3.41335

Fauzi, A. R., Zainuddin, Z., & Atok, R. Al. (2017). Penguatan Karakter Rasa Ingin Tahu dan Peduli Sosial melalui Discovery Learning. Jurnal Teori Dan Praksis Pembelajaran IPS, 2(2), 79–88. https://doi.org/10.17977/um022v2i22017p079

Hadi, T. R. P., & Nugrahanta, G. A. (2021). Permainan Tradisional dan Kontribusinya untuk Sikap Hormat Anak. Jurnal Education and Development, 9(4), 226–234. http://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/3108/2014

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain score. California: Indiana University.

Handoko, D. A. D. D., & Nugrahanta, G. A. (2022). Memupuk Karakter Keadilan pada Anak melalui Permainan Tradisional. CJPE: Cokroaminoto Juornal of Primary Education, 5(1), 10–24. https://e-journal.my.id/cjpe

Haryanti, N., Syalafiyah, N., Harianto, B., & Adisaputro, S. E. (2021). Analisis Nilai Karakter Peduli Sosial Melalui Metode Role Playing di Kelas V SDI Miftahul Huda Plosokandang Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 9(2), 544–574. https://doi.org/10.47668/pkwu.v9i2.326

Helvana, N., & Hidayat, S. (2020). Permainan Tradisional untuk Menumbuhkan Karakter Anak. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 253–260. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v7i2.25623

Jensen, E. (2008). Brain Based Learning Pembelajaran Berbasis Otak Cara Baru dalam Pengajaran dan Pelatihan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jensen, E. (2011). Pembelajaran Berbasis Otak (Edisi Kedua). PT Indeks Permata Puri Media.

Kirana, K. D. A., & Nugrahanta, G. A. (2021). Pengembangan Buku Pedoman Permainan Tradisionalu untuk Menumbuhkan Karakter Toleransi Anak Usia 6-8 Tahun. Journal of Elementary School (JOES), 4(2), 136–151. https://doi.org/10.31539/joes.v4i2.2886

Kurniati, E. (2016). Permainan Tradisional dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak. Jakarta: Prenada Media Grup.

Kusuma, W. S., Sukmono, N. D., & Tanto, O. D. (2022). Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak melalui Permainan Tradisonal Dakon, Vygotsky Vs Piaget Perspektif. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 67–81. https://doi.org/10.19109/ra.v6i2.14881

Lickona, T. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter. Bumi Aksara.

Nurwahidah, Maryati, S., Nurlaela, W., & Cahyana. (2021). Permainan Tradisional Sebagai Sarana Mengembangkan Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(02), 49–61. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v4i02.6422

Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character Strengths and Virtues: A Handbook and Classification. Oxford University Press.

Pratiwi, A. R. W., Nugrahanta, G. A., & Kurniastuti, I. (2021). Development of Traditional Game Module to Strengthen the Conscience of Children 6-8 Years Old. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4(1), 9–20. https://journal.uny.ac.id/index.php/didaktika/article/view/37566

Ramadhani, Y. P. (2020). Model Permainan Tradisional Untuk meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(1), 248–255.

Reuten, G. (2017). An Outline of The Systematic-Dialectical Method: Scientific and Political Significance, dalam Moseley, F. & Smith, T. (Ed.). Marx’s capital and Hegel’s Logic. (Marx’s capital and Hegel’s Logic (ed.)). Haymarket Books.

Rifai, A., & Intani, A. D. (2020). Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Kemampuan Gerak Dasar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Master Penjas & Olahraga, 1(2), 32–43.

Santrock, J. W. (2008). Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. W. (2011). Life – Span Development : Perkembangan Masa Hidup, Edisi 13, Jilid II. Jakarta: Erlangga.

Sekarningrum, H. R. V., Nugrahanta, G. A., & Kurniastuti, I. (2021). Pengembangan Modul Permainan Tradisional untuk Karakter Kontrol Diri Anak Usia 6-8 Tahun. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an, 8(2), 207–218. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v8i2.1158

Suyitno, I. (2012). Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Berwawasan Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1307

Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widoyoko, E. P. (2014). Penilaian Hasil Pembelajaran di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

World Economic Forum. (2015). New Vision for Education Unlocking the Potential Of Technology. Geneva: World Economic Forum.

Yaumi, M. (2016). Pendidikan Karakter: Landasan, Pilar, dan Implementasi. Jakarta: Kencana.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.6423

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Philipa Dian Wahyuningsih, Gregorius Ari Nugrahanta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.