Upaya Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa melalui Pembelajaran dengan Model Project Based Learning
Abstract
Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa berpikir kritis, literasi, representasi matematis, dan memecahkan masalah. Sementara itu peran guru belum optimal, serta rendahnya penguasaan materi prasyarat dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis (KKM) siswa melalui pembelajaran dengan model Project Based learning (PjBL). Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Taggart dalam dua siklus. Setiap siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, serta refleksi. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII E di SMP Negeri 1 Masaran. Data dianalisis dengan Teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model PjBL dapat meningkatkan Mathematical Connection Ability. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Peningkatan diukur pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Keterampilan berpikir kritis siswa dapat dikembangkan melalui kegiatan kontekstual yang mudah dipraktikkan. Literasi numerasi dapat dikembangkan melalui membaca data hasil praktik. Siswa lebih mudah mengenali ide-ide dan merepresentasikannya dalam tabel atau dengan korespondensi satu-satu, serta dapat menghubungkannya. Siswa menunjukkan sikap lebih aktif dan mau bertanya. Hasil tindakan menunjukkan bahwa, siswa mampu menyelesaikan masalah perbandingan dikaitkan dengan topik matematika lain, mata pelajaran lain, maupun masalah sehari-hari atau pada dunia nyata
Keywords
Full Text:
PDFReferences
(NCTM)., N. C. of T. of M. (2000). Principles and Standards Schools Mathematics. Reston, VA: NCTM.
Adisasmita, W. (n.d.). Remodeling sekolah di era normal baru. TV Nasional.
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi edisi 2. Pustaka Pelajar.
Brodie, K. (2010). Teaching Mathematical Reasoning in Secondary School Classrooms. In Springer Science+Business Media.
Cooney, T. J., Davis, E. J., & Henderson, K. . (1975). Dynamics of Teaching Secondary School Mathematics. Houghton Mifflin Company.
Daryanto, & Rahardjo, M. (2012). Model Pembelajaran Inovatif. Gava Media.
Gaer, S. L. (1998). Teaching and More Learning in “Focus on Basics. 2(December 1998).
Goodman, Brandon, & Stivers, J. (2010). Project-Based Learning. Educationa Psychology. ESPY 505.
Hidayah, I., & Kurniaasih, D. (2019). An analysis of mathematical connection ability viewed from students’ questioning -skills through the educational tools in connected mathematics project learning model. Unnes Journal of Mathematics Education, 8(1), 65–74. https://doi.org/10.15294/ujme.v8i1.25949
Johnson, B. E. (2002). Contextual Teaching and Learning: Why It Is and Why It Is Here To Stay. Sage Publications Ltd.
Masuddi et.al. (2022). Pengaruh Model Contextual Teaching Learning Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Edukatif. Jurnal Ilmu Pendidikan. Faculty of Education, University of Pahlawan Tuanku Tambusai, 4(6), 7640–7652.
Mulyasa, E. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya.
Nägele, T., Weckwerth, W., Szymanski, J. J., & Planck, M. (2014). Mathematical modeling reveals that metabolic feedback regulation of SnRK1 and hexokinase is sufficient to control sugar homeostasis from energy depletion to full recovery. Frontiers in Plant Science, 5(5), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fpls.2014.00365
Nur Yuliani et.al. (2021). Pengembangan Instrumen Tes untuk Mengukur Kemampuan Problem Solving Siswa pada Materi Aritmatika Sosial. Edukatif. Jurnal Ilmu Pendidikan. Faculty of Education, University of Pahlawan Tuanku Tambusai, 3(6), 3905–3918. https://doi.org/DOI : https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1226
Nurhadi. (2002). Pendekatan Kontekstual. Departemen Pendidikan Nasional.
Ramziah, S. (2016). Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas X2 SMAN 1 Gedung Meneng Menggunakan Bahan Ajar Matriks Berbasis Pendekatan Saintifik. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 138–147.
Ratnasari, N., Tadjudin, N., Syazali, M., Mujib, & Andriani. (2018). No Title. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 3(1), 47–53. https://doi.org/DOI: 10.24042/tadris. v3i1.2535
Rosmaini. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika. Edukatif. Jurnal Ilmu Pendidikan. Faculty of Education, University of Pahlawan Tuanku Tambusai, 5(2), 869–879.
Sardiman, A. . (2011). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. PT Raja Grafindo Persada.
Thomas, J. W. (2000). A Review of Research on Project-Based Learning.
Widodo, J. (2020). Kebijakan komprehenship untuk berdamai dengan Covid-19.
Yuanita, P., Id, H. Z., & Id, E. Z. (2018). The effectiveness of Realistic Mathematics Education approach: The role of mathematical representation as mediator between mathematical belief and problem solving. PLoS ONE, 13(9), 1–20.
Yuswohady. (2020). Consumer Behavior Shiftings Amid the Covid-19: Welcome New Normal. In video conference. Senin (20/4).
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5559
Article Metrics
Abstract view : 26 timesPDF - 13 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Sumarsih , Sumarsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)