Kurikulum Pembelajaran Tari di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma

Dini Oktavia, Yudi Sukmayadi, Trianti Nugraheni

Abstract


Padepokan Surya Medal Putera Wirahma adalah sebuah sanggar yang bergerak dibidang seni khususnya terdapat kegiatan pembelajaran tari. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah terkait struktur kurikulum, perencanaan kurikulum dan implementasi kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kurikulum pembelajaran tari di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma. Pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan yang terlibat yakni pelatih dan pimpinan Padepokan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma memiliki struktur administrasi kurikulum yang cukup lengkap. Terdapat komponen pembelajaran seperti capaian pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, teknik evaluasi pembelajaran. Selain itu juga terdapat biografi sejarah Padepokan. Implikasinya, Padepokan Surya Medal Putera Wirahma merupakan sanggar tari yang kurikulumnya mengacu pada sistem pendidikan formal dengan penyajian kegiatan pembelajaran yang konsisten sebagai upaya peningkatan pelayanan serta kepercayaan masyarakat.


Keywords


Kurikulum Pembelajaran Tari, Struktur Kurikulum, Padepokan Surya Medal Putera Wirahma, Sanggar Tari

Full Text:

PDF

References


Andini, M., Sukmayadi, Y., & Supiarza, H. (2021). Sumeleh, Sumeleh: Signifikansi Estetika Keroncong Gaya Solo. SWARA: Jurnal Antologi Pendidikan Musik, 1(1), 23–31. https://ejournal.upi.edu/index.php/ antomusik/ article/ view/32991

Confrey, J., & Stohl, V. (2004). On Evaluating Curricular Effectiveness: Judging the Quality of K-12 Mathematics Evaluation. The National Academy Press. www.nap.edu/catalog/11025.html

Denzin, N. K. (2009). Pendahuluan: Memasuki Bidang Penelitian Kualitatif. Dalam N. K. Denzin & Y. S. Licoln (Ed.), Qualitative Research.

Fadhli, M. (2016). Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan. Jurnal Itqan, 7(1), 103–113. https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/itqan

Fennes, H., & Otten, H. (2008). Quality in Non-Formal Education and Training in the Field of European Youth Work. Council of Europe.

Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21–46. https://doi.org/10.21580/AT.V8I1.1163

Hayat, A. (2013). Reformasi Pendidikan Non Formal untuk Mengurangi Pengangguran di Era Otonomi Daerah: Perspektif Governance. Prosiding Universitas Wiraraja. https://ejournalwiraraja.com/index.php/PRD/ article/view/486

Hernawan, A. H., Andriyani, D., Susilana, R., Chandrawati, T., & Mulyati, A. (2007). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Kimia. Dalam Hakikat Kurikulum dan Pembelajaran. Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/id/eprint/4618

Ikhsan, M., Khaliesh, H., & Irwin, I. (2021). Padepokan Seni dan Budaya Melayu Kalimantan Barat. JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur, 9(1), 184–198. https://doi.org/10.26418/JMARS.V9I1.44986

Jazuli, M. (2008). Pendidikan Seni Budaya: Suplemen Pembelajaran Seni Tari. UNNES Press.

Kuntoro, S. A. (2006). Pendidikan Nonformal (PNF) Bagi Pengembangan Sosial. VISI: Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal, 1(2), 14–18. https://doi.org/10.21009/JIV.0102.3

Kurniati, F. (2019). Pendekatan Intertekstual Pada Tari Jaipongan Wangsit Untuk Penguatan Kompetensi Kepenarian di Sanggar Dapur Seni Fitria Cimahi [Universitas Pendidikan Indonesia]. http://repository.upi.edu/id/eprint/39251

Loisel, P., Buchbinder, R., Hazard, R., Keller, R., Scheel, I., Van Tulder, M., & Webster, B. (2005). Prevention of work disability due to musculoskeletal disorders: The challenge of implementing evidence. Journal of Occupational Rehabilitation, 15(4), 507–524. https://doi.org/10.1007/S10926-005-8031-2/METRICS

Merdekawati, D. D., Purnomo, A. B., & Rahma, N. (2016). Perancangan Padepokan Seni Didik Nini Thowok di Yogyakarta dengan Pendekatan Ekspresi Bentuk. Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan. https://doi.org/10.25105/Semnas.V0I0.127

Muslim, Abd. Q., & Suci, I. G. S. (2020). Peran Manajemen Pendidikan Nonformal Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 159–168. https://doi.org/10.25078/PW.V5I2.1855

Prastika, R. R., Masunah, J., & Narawati, T. (2021). Pembelajaran Tari Topeng Mochi Melalui Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Pemahaman Budaya. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 5(1), 21–29. https://doi.org/10.24114/Gondang.V5I1.19414

Putri, K. C., Dyani, P. L., & Munsan, S. D. (2023). Pengelolaan Sanggar Seni Putri Galuh Kabupaten Bogor. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(1), 1–12. https://ejournal.upi.edu/index.php/RINK_TARI_UPI/article/view/55583

Rahayuningtyas, N. D., Lestari, W., & Malarsih, M. (2021). Evaluasi Pembelajaran Tari Topeng Mina Tani Pada Sanggar Tari Pandu Kabupaten Pati. Jurnal Sitakara, 6(2), 182–191. https://doi.org/10.31851/ Sitakara.V6I2.6365

Riyadi, L., & Budiman, N. (2023). Capaian Pembelajaran Seni Musik Pada Kurikulum Merdeka Sebagai Wujud Merdeka Belajar. Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik, 5(1), 40–50. https://doi.org/10.24036/Musikolastika.V5I1.104

Sadili, N. M., Sekarningsih, F., & Budiman, A. (2022). Tari Topeng Klana Udheng sebagai Materi Awal Pembelajaran Tari Topeng di Sanggar Mulya Bhakti. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 2(1), 144–153. https://doi.org/10.31091/MUDRA.V34I3.648

Salsabila, K. R. (2015). Peranan Sanggar Tari Kaloka Terhadap Perkembangan Tari di Kota Pekalongan. Jurnal Seni Tari, 4(1). https://doi.org/10.15294/JST.V4I1.9627

Setiawan, H. R. (2021). Manajemen Peserta Didik: Upaya Peningkatan Kualitas Lulusan (R. Harfiani & R. Y. B. Panggabean, Ed.). UMSU Press. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=Tyo_EAAAQBAJ &oi=fnd&pg=PT2&dq=info:Tq9z_g_NRHoJ:scholar.google.com/&ots=EU2mFEE6kI&sig=epFmtl2a1dRdSTwDWpsDkgNRkyw&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian: Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (2 ed.). Alfabeta.

Suratno, J., Sari, D. P., & Bani, A. (2022). Kurikulum dan Model-model Pengembangannya. Jurnal Pendidikan Guru Matematika, 2(1). https://doi.org/10.33387/JPGM.V2I1.4129

Uliatunida, N. (2020). Perencanaan Kurikulum Untuk Mencapai Tujuan Pendidikan. Medikom: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Dakwah, 2(1), 35–48. http://journal.staislantaboer.ac.id/index.php/medikom/article/ view/16

Yuliati, L., Sarjiwo, S., & Octavianingrum, D. (2021). Strategi Pembelajaran Tari untuk Anak Usia Remaja di Sanggar Tari Kembang Sore. Indonesian Journal of Performing Arts Education, 1(2), 24–32. https://doi.org/10.24821/IJOPAED.V1I2.5099




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.5401

Article Metrics

Abstract view : 25 times
PDF - 5 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Dini Oktavia, Yudi Sukmayadi, Trianti Nugraheni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.