Model Organisasi dan Desain Kurikulum PAI di Indonesia
Abstract
Kurikulum erat kaitannya dengan berbagai pengaturan dari berbagai komponen kurikulum, sehingga diperlukan adanya pengoranisasian kurikulum khususnya bagi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. tujuan penulisan artikel ini adalah mengungkapkan hakikat dari organisasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam, faktor yang memperngaruhi organisasi kurikulum, prosedur mengorganisasikan kurikulum PAI dan model-model apa saja yang ada dalam organisasi kurikulum PAI serta desain kurikulum yang dapat dikembangkan pada kurikulum PAI. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi kurikulum merupakan sebuah kerangka-kerangka umum dari program pembelajaran untuk dibelajarkan kepada peserta didik. Faktor yang menjadi perhatian dalam organisasi kurikulum yaitu, ruang lingkup (scope), urutan (sequence), dan penempatan bahan (grade placement). Pengorganisasian terbagi dalam beberapa prosedur yakni buku Pelajaran, prosedur survei pendapat, prosedur studi kesalahan, prosedur mempelajari kurikulum lainnya, analisis kegiatan orang dewasa, Prosedur fungsi sosial dan Prosedur minat kebutuhan. Ada beberapa model organisasi dalam pengorganisasian kurikulum PAI diantaranya separated subject curriculum (al-Manhaj al-Dirasah al-Munfasilah), correlated curriculum (al-Manhaj al-Tarabut), broad field curriculum (al-Manhaj al-Majalat al-Wasi’ah) dan integrated curriculum (al-Manhaj al-Mutakamilah). untuk desain kurikulum PAI dapat diringkas menjadi subject centerd design (SCD), broad field desgin (BSD) learner-centered design (LCD Problem-Centered Design (PCD).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ade Yulianti. (2018). Strategi Integrasi Kurikulum Pesantren dan Kurikulum Madrasah terhadap Perkembangan Karakter Peserta Didik. Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman, 1(1), 1–13.
Afandi, A. (2022). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Melalui Bahan Ajar PAI Berbasis TIK. Attanwir : Jurnal Keislaman Dan Pendidikan, 13(2), 197–206. doi:10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v13i2.208
Alfaini, S., Vinda Prananingrum, A., Elok Hidayati, R., Rossydah, F., Surakarta, I., Pandawa, J., & Tengah, J. (2021). Kajian Teoritis Organisasi Dan Pengembangan Kurikulum. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 2(3), 28–40.
Alfisyah, Sapriya, L. A. (2021). EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Civic Education Di Pesantren Sebagai Basis Pembentukan Kesadaran Kebangsaan. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Halm 1534 - 1542, 3(4), 1534–1542.
Arifin, Z. (2013). Konsep Dan Model Pengembangan Kurikulum (Cet. III). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ashari, N. A. (2021). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah. AN NUR: Jurnal Studi Islam, 13(2), 153–167. doi:10.37252/annur.v13i2.104
Fawaidi, B. (2021). Model Dan Organisasi Pengembangan Kurikulum Pendidikan. Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 12(01), 033–046.
Firmansyah, Iman, M. (2019). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar Dan Fungsi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 79–90.
Hamalik, O. (2013). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum (5th ed.). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Hamid, H. (2012). Pengembangan Kurikulum Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Lusiman, Wafa, A., & Diana, E. (2017). Pengembangan Struktur Organisasi Kurikulum Dalam Rangka Membangun Sekolah Unggul. Jurnal Pedagogik, 04(01), 119–120, 263–264.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru (Terjemahan). Penerbit Universitas Indonesia (2007th ed.). Jakarta: Universitas Indonesia. Retrieved from https://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=20399460
Miza Nina Adlini, D. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.
Permendikbud. (2019). PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2016. doi:10.31227/osf.io/munp2
Rofayatul, & Afifurrahman. (2019). Organisasi dan Struktur Kurikulum Pendidikan Islam. Ta’limuna, 9(3), 29–30.
Rofiq, A. (2022). Integrasi Kurikulum Pesantren dan Kurikulum Madrasah Aliyah di MA Islamiyah Pondok Pesantren Attanwir Desa Talun Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan Dan Pembelajarannya, 5(1), 89–97. doi:10.52166/edu-religia.v5i1.2982
Rusman. (2009). Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Press.
S, F. R. (2020). Model Organisasi Dan Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Madrasah Berbasis Pesantren Di Ibnul Qoyyim Yogyakarta. Lisanan Arabiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 4(01), 99–126. doi:10.32699/liar.v4i01.1203
SANTIKA, D., & BASUDEWA. (2013). Definisi dan dimensi kurikulum, 1(1113021077), 1–16.
Sholeh Hutomo, G., & Hamami, T. (2020). Organisasi dan Desain Pengembangan Kurikulum PAI. At-Tafkir, 13(2), 143–152. doi:10.32505/at.v13i2.1624
Sugiana, A. (2018a). A Proses Pengembangan Organisasi Kurikulum di Indonesia. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 12(1), 91–103. doi:10.20414/elhikmah.v12i1.229
Sugiana, A. (2018b). Proses Pengembangan Organisasi Kurikulum Dalam Meningkatkan Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Pedagogik, 05(02), 257–273. Retrieved from https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/pedagogik
Sukiman. (2013). Pengembangan Kurikulum: Teori Dan Praktik Pada Perpendidikan Tinggi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan penndidikan UIN Sunan Kalijaga.
Sukmadinata, N. S. (2013). Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sulaiman, S. (2013). Pola Modern Organisasi Pengembangan Kurikulum. Jurnal Ilmiah Didaktika, 14(1), 60–73. doi:10.22373/jid.v14i1.489
Zaini, M. (2009). Pengembangan Kurikulum (Konsep Implementasi Evaluasi dan Inovasi) (Cetakan 1). Yogyakarta: Teras.
Zaini, M. (2021). Kebijakan Kombinatif Kepemimpinan Digital Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Berbasis Teknologi. Jurnal Pendidikan Islam, 286–300. doi:10.19105/tjpi.v16i2.4431
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5343
Article Metrics
Abstract view : 8 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Rasyid Alwani, Tasman Hamami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)