Implementasi Ice Breaking dalam Presentasi Kelompok terhadap Penunjang Semangat dan Konsentrasi Belajar Mahasiswa

Faisol Abrori, Sri Purnami, Dwi Ratnasari

Abstract


Presentasi kelompok dalam dunia kampus hususnya fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan ialah merupakan bagian dari latihan mengajar untuk calon pendidik, karena dalam presentasi ialah dilakukan tidak hanya dalam satu arah akan tetapi melibatkan antara presenter dan peserta, ice breaking menjadi strategi yang sering diterapkan dalam presentasi kelompok untuk menunjang semangat dan konsentrasi belajar. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagai mana implementasi ice breaking dalam presentasi kelompok terhadap penjunjang semangat dan konsentrasi belajar mahasiswa, Penelitian field research ini menggunakan data deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi Partisipan, Wawancara, dan Dokumentasi, dari data yang didapat oleh peneliti maka ditindak lanjuti dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data (kesimpulan). Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) implementasi ice breaking dalam presentasi kelompok dapat dilaksanakan pada saat awal,tengah dan akhir dalam presentasi dan jenis-jenis ice breaking yang diterapkan ialah seperti tes konsentrasi, yel-yel, game,  penyemangat dan semacamnya. (2) Peran dari implementasi ice breaking ialah dapat membuat suasana menjdi menyenangkan, sehinggah mahasiswa tidak merasabosan dan mengantuk sehinggah dapat menunjang semangat dan konsentrasi belajar.

Keywords


IIce Breaking, presentasi kelompok, semangat dan konsentrasi belajar mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Agustina, C. (2015). Aplikasi game pendidikan berbasis android untuk memperkenalkan pakaian adat Indonesia. Indonesian JournalonSoftware Engineering (IJSE), 1(1), 1–8.

Arimbawa, I. K., Suarjana, I. M., & Arini, N. W. (2017). Pengaruh penggunaan icebreaker terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Mimbar PGSD Undiksha, 5(2).

Asifa, W., & Cahyana, Y. (2023). Psikoedukasi penerapan ice breaking untuk mengatasi kejenuhan belajar pada siswa sdn kemiri 1. Abdima jurnal pengabdian mahasiswa, 2(2), 7542–7548.

Darmansyah. (2010). Strategi Pembelajaran Menyenangkan Dengan Humor. Bumi Aksara.

Fanani, A. (2010). Ice Breaking dalam Proses Belajar Mengajar: Learning, Routinity, Boring, Ice Breaking. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 6(11), 25–28.

Hanafy, M. S. (2014). Konsep belajar dan pembelajaran. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 17(1), 66–79.

Harianja, M. M., &Sapri, S. (2022). Implementasi dan Manfaat Ice Breaking untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1324–1330.

Hariono, T., Ashoumi, H., Mujahadah, A. S., &Adransyah, A. (2021). Pendampingan Pembelajaran dalam Pengkondisian Siswa melalui Ice Breaking. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 125–129.

Hasanah, U. (2019). Penggunaan Alat Permainan Edukatif (Ape) Pada Taman Kanak-Kanak Se-Kota Metro. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 20–40.

Hidayatullah, A. M., Satiti, W. S., & Chotimah, C. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Model DiscoveryLearning pada Materi Transformasi Geometri Kelas XI MA/SMA. JoEMS (JournalofEducationandManagementStudies), 3(3), 21–24.

Hutahaean, A. Y. W., Sitorus, P. J., & Simanjuntak, H. (2022). Progres Ice Breaking dalam Model Inquiry terhadap Konsentrasi Belajar Siswa. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(10), 4424–4431.

Sugiyono, D. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (MixedMethods), Bandung: Alfabeta, 2013. Jurnal JPM IAIN Antasari Vol, 1(2).

Lilawati, E., & Rohmah, H. (2019). Strategi Pembelajaran Murder Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Sma: Penelitian Tindakan di SMA 1 Unggulan BPPT Darul Ulum Jombang. DINAMIKA: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 4(2), 19–36.

Mailita, M., Basyir, M. N., & Abdullah, D. (2016). Upaya Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Kejenuhan Belajar Siswa di SMP Negeri Banda Aceh. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 1(2).

S.Margono. (2005). Metodelogi Penelitian Pendidikan. Rineka Cipta.

Mauizdati, N. (2020). Kebijakan merdeka belajar dalam perspektif sekolahnya manusia dari Munif Chatib. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 3(2), 315–321.

Moleong, L. J. (2020). A. Pendekatan dan Jenis Penelitian. Pelaksanaan Reforma Agraria Di Desa Sumberdanti Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember (Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-Pokok Agraria Dan Perpres No. 86 Tahun 2018 Tentang Reforma Agraria).

Syarifan Nurjan. (2016). Psikologi Belajar. Wade Goup.

Iva Rifa. (2012). Koleksi Game Edukatif di Dalam dan Luar Sekolah. Flash Books.

Sidik, Z., &Sobandi, A. (2018). Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kemampuan komunikasi interpersonal guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(2), 190–198.

Wulandari, N. (2017). Efektivitas strategi mengajar menggunakan humor dalam meningkatan prestasi siswa pada Pelajaran matematika. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 5(1), 53–61.

Yuzarion, Y. (2017). Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar peserta didik. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 2(1), 107–117.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5160

Article Metrics

Abstract view : 1 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Faisol Abrori, Sri Purnami, Dwi Ratnasari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.