Penanaman Nilai Nasionalisme dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter

Cucu Sutrisno, Samsuri Samsuri

Abstract


Penelitian ini bertujuan menjelaskan konsepsi penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di sekolah melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten yang bersifat inferensial berupa proses mendeskripsikan, mengklasifikasi, memaknai dan menyimpulkan penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di sekolah melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sumber data yang digunakan adalah dokumen berupa peraturaj perundang-undangan dan modul terkait Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Hasil penelitan ini menujukan bahwa kemunculan Gerakan PPK memiliki nuansa politik yang kental karena bermuara dari adanya Program Nawacita dan Gerakan Nasioanl Revolusi Mental. Konsepsi pendidikan karakter melalui Gerakan PPK berupaya mengoptimalisasi setiap aspek dalam pendidikan karakter di sekolah yang mengarah pada penciptaan pendidikan karakter dengan pendekatan komprehensif. Pemaknaan dan interpretasi nilai karakter nasionalsime dalam konsepsi Gerakan PPK perlu di revitalisasi agar lebih komprehensif dan sesuai dengan tantangan zaman di era kontemporer. Sehingga optimalisasi pendidikan karakter melalui Gerakan PPK masih harus lebih dioptimalkan lagi.


Keywords


nasionalisme, pendidikan karakter, nilai

Full Text:

PDF

References


Alfaqi, M. Z. (2015). Memahami Indonesia Melalui Prespektif Nasionalisme, Politik Identitas, Serta Solidaritas. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 28(2), 113–114. http://journal.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/5451/2120

Andin, S. N. (2018). Panduan Praktis Pelibatan Tripusat Pendidikan dalam PPK. Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA).

Aulia, L. R., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Mengenal Indentitas Nasional Indonesia Sebagai Jati Diri Bangsa untuk Menghadapi Tantangan di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8549–8557. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2355

Azca, M. N. (2013). Yang Muda, Yang Radikal: Refleksi Sosiologis Terhadap Fenomena Radikalisme Kaum Muda Muslim Di Indonesia Pasca Orde Baru. MAARIF, 8(1-Juli 2013, hlm, 20.).

Berkowitz, M. W., & Hoppe, M. A. (2009). Character education and gifted children. High Ability Studies, 20(2), 131–142. https://doi.org/10.1080/13598130903358493

Carr, D. (2014). Pendidikan karakter sebagai penanaman kebajikan. In L. P. Nucci & D. Narvaez (Eds.), Hand book pendidikan moral dan karakter. Nusa Media.

Cathrin, S., & Wikandaru, R. (2023). The future of character education in the era of artificial intelligence. Humanika, 23(1), 91–100. https://doi.org/10.21831/hum.v23i1.59741

Cheng, Y. C. (2005). Reengineering Total Home-school Partnership. In New Paradigm for Re-Engineering Education Education in the Asia-Pacific Region : Issues , Concerns and Prospects (pp. 457–474). Springer.

Dewantara, K. H. (2011). Karya Ki Hadjar Dewantara Bagian Pertama Pendidikan (4th ed.). Yayasan Persatuan Taman Siswa.

Dewayani, S. (2018). Panduan Praktis Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Berbasis Kelas. Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA).

Dirjen Dikdasmen RI. (2019). Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor : 097/D/Hk/2019 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal (Peraturan Dirjen Dikdasmen No. 097/D/Hk/2019). Dirjen Dikdasmen RI.

Elias, M. J., Bryan, K., Patrikakou, E. N., & Weissberg, R. P. (2003). Challenges in Creating Effective Home-School Partnerships in Adolescence: Promising Paths for Collaboration. School Community Journal, 13(1), 133–153.

Epstein, J. L. (2011). School, Family, and Community Partnerships. In School, Family, and Community Partnerships, Student Economy Edition: Preparing Educators and Improving Schools (2nd ed., pp. 389–414). Westvie Press. https://doi.org/10.4324/9780429493133

Faturochman, & Kusumawardani, A. (2004). NASIONALISME. Buletin Psikologi, 7(2, Desember 2004), 38–48.

Faturrahman, Setiawan, F., Astuti, W. D., & Khasanah, K. (2022). Analisis kebijakan program penguatan pendidikan karakter. TSAQOFAH, 2(4), 466–474.

Fernanda, N. (2018). Panduan Praktis Implementasi PPK Berbasis Masyarakat. Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA).

Handayani, S. A. (2019). Nasionalisme dalam perubahan di Indonesia: adaptasi atau transplantasi. Historia, 1(2), 154–170.

Hendarman. (2017). Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter. Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan Sekertariat Jendral kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hornby, G. (2011). Parental Involvement Child Education Building Effective School-Family Partnerships. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-8379-4

Kaelan. (2009). Filsafat Pencasila pandangan hidup Bangsa Indonesia. Paradigma.

Kahin, G. M. (2013). Nasionalisme & Revolusi Indonesia (T. K. Bambu (ed.); I). Komunitas Bambu.

Kemdikbud RI. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor Nomor 20 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal (Permendikbud RI No. 20 Tahun 2018). Kemdikbud RI.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Latif, Y. (2015). Negara Paripurna historisitas,rasionalitas dan aktualitas Pancasila (V). PT Gramedia.

Lay, C. (2006). Nasionalisme dan Negara Bangsa. Jurnal Ilmu Sosial & Politik, 10(2), 165–180.

Lickona, T. (1996). Eleven principles of effective character education. Journal of Moral Education, 25(1), 93–100. https://doi.org/10.1080/0305724960250110

Lickona, T. (2018). Pendidikan karakter panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik (IV). Nusa Media.

Lubis, R. R. (2019). Historisitas dan dinamika pendidikan karakter di indonesia. An-Nahdhah, 1(2), 70–82.

Marzuki. (2012). Intergating character education in the teaching and learning at school. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 33–44.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. (2021). Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 Tentang Pedoman Umum Gerakan Nasional Revolusi Mental (Permenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan No. 6 Tahun 2021). In Frontiers in Neuroscience (Vol. 14, Issue 1). MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.

Muchtar, D., & Suryani, A. (2019). Pendidikan Karakter Menurut Kemendikbud. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 50–57. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v3i2.142

Pala, A. (2011). the Need for Character Education. International Journal of Social Sciences and Humanity Studies, 3(2), 23–32.

Pangestu, F. (2022). Nasionalisme Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam Bingkai Pancasila. Jurnal Pancasila Dan Bela Negara, 2(1), 40–51. https://doi.org/10.31315/jpbn.v2i1.6728.g4295

Presiden RI. (2017). Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter (Perpes RI No. 87 Tahun 2017). Menteri Hukum dan HAM RI.

Puspita Ratri, E., & Najicha, F. U. (2022). Urgensi Pancasila Dalam Menanamkan Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda Di Era Globalisasi. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 25–33. https://doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7455

Sudrajat, A. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58. https://doi.org/10.21831/jpk.v1i1.1316

Suhadisiwi, I. (2018). Panduan Praktis Implementasi PPK Berbasis Budaya Sekolah. Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan (PASKA).

Sulistiyono, S. T. (2018). Nasionalisme, Negara-Bangsa, dan Integrasi Nasional Indonesia: Masih Perlukah? Jurnal Sejarah Citra Lekha, 3(1), 3. https://doi.org/10.14710/jscl.v3i1.17912

Supardan, D. (2011). Tantangan nasionalisme Indonesia dalam era globalisasi. Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Budaya Dan Sosial, 2(4), 37–72.

Supratikno, A. (2022). Reinforcing Indonesian National Identity Based on Inclusiveness of Pancasila as a Way to Deal with the Identity Politics in Indonesia. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 9(6), 407–417.

Syahira Azima, N., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7491–7496.

Williams, M. M. (2000). Models of Character Education: Perspectives and Developmental Issues. Journal of Humanistic Counseling, Education and Development, 39(I September 2000), 32-40.

Zuchdi, D. (2009). Humanisasi pendidikan menemukan kembali pendidikan yang manusiawi (II). Bumi Aksara.

Zuchdi, D., & Afifah, W. (2019). Analisis konten etnografi & grounded theory dan hermeneutika dalam penelitian (Bumi Aksara (ed.); I).

Zuchdi, D., Kunprasetya, Z., & Masruri Siasah, M. (2013). Model pendidikan karakter terintegrasi dalam pembelajaran dan pengembangan kultur sekolah (II). Multi Presindo.

Zuchdi, D., Kuntoro, S. A., Kunprasetya, Z., Marzuki, & Isroah. (2012). Pendidikan karakter konsep dasar dan implementasinya (Sismono La Ode (ed.)). UNY Press.

Zulfiati, H. M. (2019). Pendidikan Karakter Perspektif Ki Hadjar Dewantara Dalam Membentuk Generasi Unggul Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional PGSD, ISBN 978-6(April), 1–6.

Zuriah, N. (2007). Pendidikan moral dan budi pekerti dalam perspektif perubahan menggagas platfooooo pendidikan budi pekerti secara kontekstual dan futuristik. PT Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.4981

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Cucu Sutrisno, Samsuri Samsuri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.