Art Therapy dalam Upaya Menurunkan Kecenderungan Agresi pada Remaja Awal

Aironi Zuroida, Firsty Oktaria Grahani

Abstract


Tindak kekerasan telah menjadi masalah sosial yang tidak mudah untuk diselesaikan oleh masyarakat maupun oleh praktisi dari berbagai bidang ilmu. Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal sebagai masa storm & stress, peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menguji efektifitas penerapan art Therapy sebagai upaya menurunkan kecenderungan agresi pada remaja awal. Sejumlah anak remaja di SMP X yang memiliki catatan perilaku agresi dari guru BK dilibatkan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengunakan rancangan eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian nununjukkan ada perbedaan nilai agresi pada subjek penelitian sebelum dan sesudah diberikan art therapy. Hal ini menunjukkan bahwa art therapy mampu menurnkan kecenderungan agresi pada remaja awal.


Keywords


art therapy, kecenderungan agresi, remaja awal.

Full Text:

PDF

References


Hidayati, K. B., & Farid, M. (2016). Konsep diri, adversity quotient dan penyesuaian diri pada remaja. Jurnal.Untag-Sby.Ac.Id, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30996/persona.v5i02.730

KPAI. (2020). Sejumlah Kasus Bullying Sudah Warnai Catatan Masalah Anak di Awal 2020, Begini Kata Komisioner KPAI | Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). https://www.kpai.go.id/publikasi/sejumlah-kasus-bullying-sudah-warnai-catatan-masalah-anak-di-awal-2020-begini-kata-komisioner-kpai

Magdalena, R., & Natalia, T. P. (2018). Penerapan Art Therapy untuk Meningkatkan Self-Esteem Remaja Perempuan Di Lembaga Bimbingan Belajar X. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 173–180. https://doi.org/10.24912/JMISHUMSEN.V2I1.1614

Muhid, A. (2019). Analisis Statistik: 5 Langkah Praktis Analisis Statistik dengan SPSS for Windows (Edisi ke 2). Penerbit Zifatma.

Mukhtar, D. Y., & Hadjam, N. R. (2005). Efektivitas Art Therapy untuk meningkatkan ketrampilan sosial pada anak yang mengalami gangguan perilaku. http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/29051

Permatasari, A. E., Marat, S., & Suparman, M. Y. (2017). Penerapan Art Therapy untuk Menurunkan Depresi pada Lansia di Panti Werdha X. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(1), 116–126. https://doi.org/10.24912/JMISHUMSEN.V1I1.341

Saputro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32. https://doi.org/10.14421/APLIKASIA.V17I1.1362

Sholihah, I. N. (2017). Kajian teoritis penggunaan art therapy dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMK. Proceeding International Conference, 173–182. https://www.gci.or.id/proceedings/view_article/176/3/ascc-2017

Subqi, I. (2016). Pola Komunikasi Keagamaan dalam Membentuk Kepribadian Anak. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 1(2), 165–180. https://doi.org/https://doi.org/10.18326/inject.v1i2.165-180

Subqi, I. (2019). Perilaku Agresif Remaja dalam Tinjauan Pola Asuh Keagamaan Orang Tua di Desa Baleadi Pati. Ijtihad.Iainsalatiga.Ac.Id, 1(2). https://ijtihad.iainsalatiga.ac.id/index.php/ijip/article/download/3813/1362

Wijaya, R., & Tirta, S. (2018). Penerapan art therapy dalam menurunkan perilaku agresi pada anak periode middle childhood di panti asuhan. Journal.Untar.Ac.Id, 2(1), 395–403. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1695

Witjaksono, A. M. A. L., & Tirta, S. (2017). Penerapan Group Art Therapy dalam Menurunkan Agresi Reaktif pada Anak-Anak Prasejahtera. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 230–239. https://doi.org/10.24912/JMISHUMSEN.V2I1.1564

Zahara, F. H., Yulianti, D. B., & Pranawati, S. Y. (2018). Penerapan group art therapy bagi anak-anak masa pertengahan yang memiliki kecenderungan agresi verbal. Journal.Untar.Ac.Id, 2(1), 97–107. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1831

Atamimi, N. (1998). Anomie Dan Kecenderungan Perilaku Agresif Di Kalangan Remaja. Jurnal Psikologi, 25(1), 26–34.

Hutomo, M. R., & Ariati, J. (2017). Kecenderungan agresivitas remaja ditinjau dari jenis kelamin pada siswa SMP Di semarang. Jurnal Empati, 5(4), 776–779.

Imami, A. D., Sulistiyorini, D., & Setiyowati, N. (2016). Efektivitas Pendampingan Kegiatan Menggambar (Dengan Modifikasi Art Therapy) Sebagai Katarsis Terhadap Agresivitas. Jurnal Sains Psikologi, 5(2), 1–5.

Montanesa, D., Karneli, Y., & Padang, U. N. (2021). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Pemahaman Remaja Tentang Internet Sehat di Era Globalisasi. 3(3), 1059–1066.

Permatasari, S., Situmorang, N. Z., Safaria, T., & Dahlan, U. A. (2021). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Hubungan Regulasi Emosi dan Konformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Agresi di Pontianak. 3(6), 5150–5160.

Setiowati, E. A., Suprihatin, T., & Rohmatun, R. (2017). Gambaran agresivitas anak dan remaja di area beresiko. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.

Witjaksono, A. M. A. L., & Tirta, S. (2017). Penerapan Group Art Therapy dalam Menurunkan Agresi Reaktif pada Anak-Anak Prasejahtera. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 2(1), 230–239.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2118

Article Metrics

Abstract view : 20 times
PDF - 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Aironi Zuroida, Firsty Oktaria Grahani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.