HUBUNGAN FUNGSI AFEKTIF KELUARGA DENGAN PERGAULAN BEBAS REMAJA DI MTS SWASTA NURUL HASANA TENGGAYUN

Rinda Fithriyana

Abstract


Remaja merupakan suatu masa dimana seseorang individu mengalami pengalihan dari suatu tahap ketahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola prilaku dan penuh juga dengan masalah-masalah. Masalah yang sering terjadi pada masa remaja adalah pergaulan bebas. Salah satu penyebab pergaulan bebas pada remaja adalah fungsi afektif keluarga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antar fungsi afektif keluarga terhadap pergaulan bebas pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MTS Nurul Hasanah Tanggayun dengan jumlah sampel 147 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa Univeriat dan Analisa Bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian diolah menggunakan uji Chi Square dan diperoleh P value 0,006 < 0.05 dengan nilai OR 2.826 yang artinya ada hubungan antara fungsi afektif keluarga dengan pergaulan bebas remaja. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi institusi pendidikan agar dapat memperhatikan pergaulan remaja dilingkungan sekolahnya.


Keywords


Remaja, Fungsi Afektif Keluarga, Pergaulan Bebas

Full Text:

PDF

References


Ali, M. & Asrori, M. (2011). Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik). Pontianak : Bumi Aksara.

Arikunto, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Salemba Medika

BKKBN. (2014). Pengelolaan PIK Remaja. Jakarta : BKKBN

Chusna, Y.N. (2011). Peranan Aktivitas “Qalbun Salim” Sebagai Upaya Preventif Pergaulan Bebas Bagi Siswa Smp. Kelas VII – VIII Di Yayasan Lembaga Pendidikan Islam As Sa’adah Benowo Surabaya. http://eprints.uns.ac.id. Di akses tanggal 2 Agustus2016

Christiyanti, D. (2010). Memahami komunikasi antar pribadi orang tua-anak yang terlibat dalam kenakalan remaja. Diakses tanggal 27 Agustus 2016. Dari http://eprints.undip.ac.id

Fatimah,E. (2006). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta didik). Bandung : CV. Pustaka Setia

Friedman, M.M. (2010) Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Jakarta : Buku Kedokteran EGC

Hidayat, A.A. (2007). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta : Salemba Medika.

Hidayat, A.A (2014). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Edisi 2. Jakarta : Salemba Medika.

Hurlock, E.B. (2013). Psikologi Perkembangan , jakarta : Erlangga

Diana, P. (2014). InfoDatin Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin%20AIDS. Di peroleh 23 Desember 2015

Kumalasari, I & Adhiyantoro, I. (2013). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Nasir (2011). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta. Nuha Medika

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. (2012). Perilaku Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta

Nursalam (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Potter, & Perry. (2010). Fundamental Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Rahmadita, E & Apriyatmoko, R. (2013). Hubungan Pelaksanaan Peran Dan Fungsi Afektif Keluarga Terhadap Derajat Merokok Pada Perokok Aktif Siswa Laki-Laki (13-15 Tahun) Di SMP 3 Ungaran. Dari http://perpusnwu.web.id.com. Di akses pada tanggal 23 Agustus 2016

Riyanto, A. (2009). Pengolahan dan Analisis Data Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika

Sarwono, S. W. (2011). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Sawo, I. (2009). Tesis:fungsi keluarga dalam menanggulangi kenakalan remaja

(studi kasus kenakalan remaja di kota madya Jakarta Timur). Diperoleh tanggal 26 Agustus 2016 dari: http://lib.ui.ac.id.com

Setyowati, S & Murwani, A (2008). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta :

Setiadi. (2013). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Edisi 2. Yogyakarta : Graha Ilmu

Santrock, J.W. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Prenada Media Group.

Styaningrum, 2014 Kesehatan Reproduksi. Jakarta: TIM

Suryanto & Susila. (2015). Metodologi Penelitian Cross Sectional. Bosscript

Sulistianingsih, April. (2010). Hubungan Lingkungan pergaulan dan Tingkat

Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi dengan sikap seks bebas Pada

Remaja. Dari https://core.ac.uk.com di akses tanggal 23 Agustus 2016

WHO. (2014). Global Health Observatory Data. http://www.Who.int.gho.hiv/en. di peroleh 23 Agustus 2016




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v1i2.8

Article Metrics

Abstract view : 12 times
PDF - 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rinda Fithriyana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.