Pengembangan Modul Berbasis Inquiri Terstruktur Pada Materi Larutan Penyangga pada SMA/MA

Diny Hazita Rahma, Minda Azhar

Abstract


Berdasarkan Bahan ajar larutan penyangga di mata pelajaran kimia SMA kelas XI semester dua. Proses belajar saat ini memakai metode saintifik yang mampu diganti melalui berbagai model proses belajar salah satunya yaitu inkuiri terstruktur. Penelitian ini memiliki tujuan yakni mengembangkan modul larutan penyangga berbasis inkuiri terstruktur dan menguji validitas dan praktikalitas modul yang dikembangkan. Macam-macam penelitian merupakan studi dan penyempurnaan atau Research & Development (R&D). Model pengembangan yaitu model Four-D (4-D) yang terdiri dari empat langkah: define (pendefenisisan),design (perancanangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Penelitian tersebut terbatas kepada langkah pengembangan. Instrumen penelitian yaitu lembar validasi dan praktikalitas. Modul tersebut sudah divalidasi melalui 5 validator. Praktikalitas modul telah dilakukan uji penelitian oleh 2 orang pengajar Kimia dan 16 murid kelas XI SMAN 1 Pangkalan. Data validitas dan praktikalitas dianalisa memakai formula Aiken’s V. Rata-rata Aiken’s V dari 5 orang validator adalah sejumlah 0,83 dengan kategori kevalidan tinggi dan uji praktikalitas guru dan siswa masing-masing 0,81 dan 0,82 dengan kategori kepraktisan tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul larutan penyangga berbasis inkuiri terstruktur telah valid dan praktis ketika dipakai terhadap proses belajar-mengajar mata pelajaran kimia.


Keywords


Structured Inquiry Based Module, Buffer Solution,Model 4-D

Full Text:

PDF

References


Bell, R., Smetana, L., & Binns, I. (2005). Simplifying inquiry instruction. The Science Teacher, 72(7), 30–33.

Brady, J. E. (2012). Chemistry The Molecular Nature Of Matter. John Wiley & Sons, Inc.

Colburn, A. (2000). An Inquiry Primer. Science Scope, 23(6), 42–44.

Handriani, L. S., Harjono, A., & Doyan, A. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terstruktur dengan Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 1(3), 210. https://doi.org/10.29303/jpft.v1i3.261

Hendryadi, H. (2017). Validitas Isi: Tahap Awal Pengembangan Kuesioner. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 2(2), 169–178. https://doi.org/10.36226/jrmb.v2i2.47

Imas, K., & Berlin, S. (2014). Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kata Pena.

Meiry, N., & Ahmad, K. (2019). Efektivitas LKS Konsep Sistem Pernafasan Berbasis Inkuiri Terstruktur Dengan Terbimbing Pada Kemampuan Generik Sains Siswa. 7(1), 48–57.

Mustika, N., & Sophia, A. (2019). Pengembangan Modul English In Analyzer Dalam Peningkatan Kemampuan Berbahasa Inggris Bagi Mahasiswa Analis Kesehatan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 294–302. https://edukatif.org/index.php/edukatif/index

Nasution, S. (2011). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara.

Permendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Raymon Suwardi. (2017). Peningkatan Prestasi Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII Melalui Pembelajaran Inkuiri Terstruktur. Jurnal Pembelajaran Sains, 1(2009), 27–34.

Retnawati, H. (2016). Analisis Kuantitatif Instrumen Penelitian. Parama Publishing.

Rochmad. (2012). Desain Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 3(1), 59–72. https://doi.org/10.15294/kreano.v3i1.2613

Sari, M. P., & Azhar, M. (2019). Pengembangan Modul Perhitungan Rumus Kimia dan Persamaan Reaksi Berbasis Inkuiri Terstruktur dengan Tiga Level Representasi untuk Kelas X SMA/MA. Edukimia, 1(2), 46–52. https://doi.org/10.24036/ekj.v1.i2.a20

Schmid, S., & Bogner, F. X. (2015). Effects of Students’ Effort Scores in a Structured Inquiry Unit on Long-Term Recall Abilities of Content Knowledge. Education Research International, 2015, 1–11. https://doi.org/10.1155/2015/826734

Sholehah, P. S., & Azhar, M. (2019). Pengembangan Modul Bentuk Molekul Berbasis Inkuiri Terstruktur Dengan Penekanan Pada Level Submikroskopik Menggunakan Pemodelan Untuk Kelas X SMA. EduKimia, 1(1), 60–69. https://doi.org/10.24036/ekj.v1i1.104088

Sundami, N., & Azhar, M. (2019). Pengembangan Modul Kesetimbangan KimiaBerbasis Inkuiri Terstruktur dengan Menggunakan Tiga Level Representasi Kimia Untuk Siswa Kelas XI SMA. EduKimia, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.24036/ekj.v1i1.104018

Zion, M., & Mendelovici, R. (2012). Moving from structured to open inquiry: Challenges and limits. Science Education International, 23(4), 383–399.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.512

Article Metrics

Abstract view : 41 times
PDF - 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Diny Hazita Rahma, Minda Azhar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.