Tantangan SPM : Menilik Mutu Pendidikan Sekolah Pedalaman Di Ules Nusa Tenggara Timur

Mochamad Fuad Hasan Metarum

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa standar pelayanan minimal dan upaya sekolah pedalaman dalam meningkatkan mutu pendidikan Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif fenomenologis, yang melibatkan partisipan kepala sekolah, guru, siswa dan tenaga kependidikan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evalusi untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah dalam mencapai standar minimal pendidikan . Proses pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar pelayanan minimal sudah diterapkan oleh pihak-pihak sekolah. Namun ada beberapa tantangan yang ditemukan sehingga tidak tercapainya mutu pendidikan yang ada yaitu : 1). Kurang tersedianya listrik, 2). Akses pendidikan, 3). Bantuan dana pendidikan dll. Upaya yang dilakukan oleh komite sekolah Ules Nusa Tenggara Timur dalam meneningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar sebagaimana dijelaskan dalam beberapa aspek bidang, yaitu: bidang perencanaan, kurikulum dan evaluasi, bidang pengelolaan fasilitas, bidang pengelolaan pembiayaan, bidang sumber daya manusia. Peran komite sekolah, guru, staff , orang tua, masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan pendidikan melalui standar nasional pendidikan yang ditetapkan demi mewujudkan pendidikan bermutu.


Keywords


Standar Pelayanan Minimal, Mutu Pendidikan, Sekolah Pedalaman

Full Text:

PDF

References


Ahmad sabri. (2007). Administrasi pendidikan. Iain ib press.

Aisyiah, s., marsidin, s., & sabandi, a. (2020). Kebijakan standar pembiayaan di sekolah dasar. Edukatif : jurnal ilmu pendidikan, 2(2), 153–157.

Edward sallis. (2012). Total quality management: manajemen mutu pendidikan,. : ircisod.

Eti setiawati. (2017). Studi analisis kebijakan implementasi standar pelayanan minimal (spm) pendidikan dasar – Jurnal Riset Daerah. 16(3).

Hasanah, s. N. (2017). Mutu pendidikan sekolah dasar di kabupaten kutai timur. Syamil: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal Of Islamic Education), 5(1), article 1.

Hermansyah, a. K., sumarsono, a., rahayu, d. P., & fredy, f. (2020). Motivasi tenaga pengajar di pedalaman papua dalam mengajar dan melanjutkan studi pada jurusan pendidikan guru sekolah dasar (sebuah kajian fenomenologis). Sekolah dasar: kajian teori dan praktik pendidikan, 29(1), 51–63.

Hidayati, n., sudarmanto, r. G., & suntoro, i. (2013). Implementasi pelaksanaan standar pelayanan minimal pendidikan di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Mutu Pendidikan, 1(1), article 1.

Idrus, m. (2012). Mutu pendidikan dan pemerataan pendidikan di daerah. Psikopedagogia jurnal bimbingan dan konseling, 1(2), article 2.

Jamali, y. (2016). Konsep pengendalian mutu pendidikan. 2(1).

Kurniady, d. A. (2011). Pengelolaan pembiayaan sekolah dasar di Kabupaten Bandung. 12(1), 18.

Moerdiyanto *. (2005). Mekanisme pengawasan yang sinergis implementasi standar pelayanan minimal pendidikan dasar dan menengah. Informasi, 31(1), article 1.

Muhammad ali. (2008). Guru dalam proses belajar mengajar. Sinar Baru Algesindo.

Mutu rendah pendidikan di ntt, apa pemicunya? (2017, mei 3). Floresa.co.

Nana sujana. (2008). Pembinaan dan pengembangan kurikulum di sekolah. Sinar baru algesindo.

Prasetya, t., faozanudin, m., & puspita, d. R. (2018). Implementasi standar pelayanan minimal pendidikan dasar (spm-dikdas) tingkat smp (studi pada smp n 6 satu atap rembang dan smp n 3 purbalingga). The Indonesian Journal Of Public Administration (ijpa), 4(1), article 1.

Roudo, m., & saepudin, a. (2008). Meningkatkan pelayanan publik melalui penyusunan dan penerapan standar pelayanan minimal (spm): konsep, urgensi dan tantangan. Riptek, 2(1), 1–7.

Sabdaningtyas, l. (2018). Model evaluasi implementasi kebijakan standar pelayanan minimal pada satuan pendidikan jenjang sd. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 22(1), 70–82.

Sukaman, s., wahyudi, w., & m.chiar, m. C. (2019). Kebijakan dalam pencapaian standar pelayanan minimal smp di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten kubu raya. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(1), article 1.

Susanto, s., nawawi, m. A., & rohim, a. (2020). Standar pelayanan minimal pendidikan perspektif revolusi industri 4.0 di sd bayan islamic school. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Manajemen Pendidikan Islam, 2(3), 1–19.

Syafingi, h. M. (2017). Konstitusionalitas standar pelayanan minimal. Jurnal hukum novelty, 8(2), 216–231.

Usman, j. (2017). Urgensi manajemen pembiayaan dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 219–246.

Vitri, o., kusumawiranti, r., & suwarjo, s. (2019). Implementasi kebijakan standar pelayanan minimal pendidikan dasar di dinas pendidikan Kabupaten Sleman. Populika, 7(1), 22–33.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.483

Article Metrics

Abstract view : 35 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Mochamad Fuad Hasan Metarum

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.