Potret Sikap Toleransi Mahasiswa Keguruan dalam Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil Alamin

Akhwani Akhwani, Moh Wahyu Kurniawan

Abstract


Mahasiswa keguruan memiliki posisi strategi dalam mempromosikan toleransi, karena pendidikan merupakan wadah untuk menumbuhkembangkan sikap toleransi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran sikap toleransi mahsaiswa keguruan untuk menyiapkan generasi Rahmatan lil Alamin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat empat indikator sikap toleransi, yaitu menghargai orang lain, menerima perbedaan, menghormati orang lain yang kondisinya berbeda, serta tidak memaksakan orang lain untuk sama dengan dirinya atau membiarkan membiarkan orang lain untuk bertindak sesuatu. Toleransi memiliki batasan, tidak semua tindakan dapat ditoleransi. Mahasiswa keguruan Unusa menunjukan sikap toleransi pada setiap unsurnya. 51% mahasiswa keguruan Unusa sangat toleran, 39% toleran dan 8% cukup toleran dan sisanya hanya 2% yang kurang toleran. Toleransi perlu untuk dipupuk dan dikembangkan. Perbedaan selalu hadir di setiap kehidupan, namun perbedaan dapat menjadi indah seperti pelangi yang indah karena perbedaan warnanya


Keywords


Sikap, Toleransi, Mahasiswa, Keguruan.

Full Text:

PDF

References


Akhwani, A. (2018). Pembelajaran PPKn dengan Value Clarification Technique Berbantuan Role Playing terhadap Keterampilan Intelektual Siswa SMA. Education and Human Development Journal, 3(2), 121–129. https://doi.org/10.33086/ehdj.v3i2.50

Akhwani, A. (2019). Strategy of Digital Etiquette Education of Elementary School Students. PrimaryEdu - Journal of Primary Education, 3(2), 43. https://doi.org/10.22460/pej.v3i2.1378

Akhwani, & Nurizka, R. (2021). Meta-Analisis Quasi Eksperimental Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 446–454. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.706 Copyright

Amrin, S. (2021). Analisis Keterampilan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Flores. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 58–65.

Bahari, H. (2010). Toleransi beragama mahasiswa (Studi tentang Pengaruh Kepribadian, Keterlibatan Organisasi, Hasil Belajar Pendidikan Agama, dan Lingkungan Pendidikan terhadap Toleransi Mahasiswa Berbeda Agama pada 7 Perguruan Tinggi Umum Negeri). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Balint, P. (2016). The importance of racial tolerance for anti-racism. Ethnic and Racial Studies, 39(1), 16–32. https://doi.org/10.1080/01419870.2016.1099713

Balint, P. A. (2010). Toleration , Respect and Recognition in Education Educational Philosophy and Theory Special Issue Book Series. In M. Sardocˇ (Ed.), Toleration, Respect and Recognition in Education (hal. 123). Wiley-Blackweell.

Besch, T. M., & Lee, J. S. (2017). On toleration in social work. European Journal of Social Work, 21(2), 311–322. https://doi.org/10.1080/13691457.2017.1286460

Bukhori, B. (2021). Toleransi terhadap umat Kristiani ditinjau dari fundamentalisme agama dan kontrol diri. IAIN Walisongo Semarang.

Dasli, M. (2016). Intercultural education of tolerance and hospitality. Discourse, 38(5), 676–687. https://doi.org/10.1080/01596306.2015.1135308

Indonesia, R. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. March, 25–27.

Jones, P. N. (2010). Toleration and recognition: What should we teach? Educational Philosophy and Theory, 42(1), 38–56. https://doi.org/10.1111/j.1469-5812.2008.00507.x

Kemdiknas. (2020). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, pedoman sekolah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Kusumawardani, F., Akhwani, & Taufiq, N. M. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Pancasila melalui Keteladanan dan Pembiasaan di Sekolah Dasar. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 6(1), 1–10.

Lægaard, S. (2010). Recognition and toleration: Conflicting approaches to diversity in education? Educational Philosophy and Theory, 42(1), 22–37. https://doi.org/10.1111/j.1469-5812.2008.00471.x

Lee, J. S., & Besch, T. M. (2018). Critical reflection on toleration in social work. European Journal of Social Work, 23(1), 18–29. https://doi.org/10.1080/13691457.2018.1499612

Maulana, H. A. (2021). Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring di Pendidikan Tinggi Vokasi : Studi Perbandingan antara Penggunaan Google Classroom dan Zoom Meeting. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 188–195.

Mediaindonesia.com. (2020). Survei Wahid Institute: Intoleransi-Radikalisme Cenderung Naik. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/284269/survei-wahid-institute-intoleransi-radikalisme-cenderung-naik

Mucharomah, M. (2017). Guru di Era Milenial dalam Bingkai Rahmatan Lil Alamin. Edukasia Islamika, 2(2), 172. https://doi.org/10.28918/jei.v2i2.1667

Ramadhaniar, N., Akhwani, Hidayat, T., & Taufiq, M. (2020). Harmoni Pengetahuan Dan Sikap Toleransi. BINA GOGIK, 7(2), 1–11.

Ruyter, D. J. de, & Miedema, S. (2011). Moral Education and Development: A Lifetime Commitment. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Nomor 9).

Schirmer, W., Weidenstedt, L., & Reich, W. (2012). From Tolerance to Respect in Inter-Ethnic Contexts. Journal of Ethnic and Migration Studies, 38(7), 1049–1065. https://doi.org/10.1080/1369183X.2012.681448

Setara-institute.org. (2020). Terjadi Penjalaran Intoleransi di daerah, Pemerintah Pusat Harus Hadir. SETARA Institute. https://setara-institute.org/terjadi-penjalaran-intoleransi-di-daerah-pemerintah-pusat-harus-hadir/

Starkey, H., & Osler, A. (2006). Education for Democratic Citizenship: a review of research, policy and practice 1995-2005. Research Papers in Education, 21(4), 433–466. http://dx.doi.org/10.1080/02671520600942438

Supriyanto, W., & Iswandari, R. (2017). Kecenderungan Sivitas Akademika dalam Memilih Sumber Referensi untuk Penyusunan Karya Tulis Ilmiah di Perguruan Tinggi. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 13(1), 79. https://doi.org/10.22146/bip.26074

Suriadi, H. J., Firman, F., & Ahmad, R. (2021). Analisis Problema Pembelajaran Daring Terhadap Pendidikan Karakter Peserta Didik. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 165–173.

Undang-undang 20. (2003). Sistem Pendidikan Nasional.

UNESCO. (1994). Tolerance : the threshold of peace A teaching / learning guide for education for peace, human rights and democracy. UNESCO.

UNESCO. (1996). The Declaration of Principles on Tolerance. In Diogenes. https://doi.org/10.1177/039219219604417623




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.455

Article Metrics

Abstract view : 85 times
PDF - 24 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Akhwani Akhwani, Moh Wahyu Kurniawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.