Penerapan Model Pembelajaran Multiple Intelligences untuk Menyiapkan Siswa di Era Super Smart Society 5.0

Resa Julianti Putri, Taopik Rahman, Qonita Qonita

Abstract


Salah satu hambatan kemajuan dibidang pendidikan adalah pandangan mengenai kecerdasan. Implementasi pendidikan di Indonesia lebih banyak fokus ke bidang kognitif sehingga kecerdasan yang lain terlupakan untuk dikembangkan secara optimal. Seorang siswa harus memiliki kemampuan penunjang untuk menghadapi era society 5.0 tentunya diperoleh dari pendidikan yang memfasilitasi perkembangan semua kecerdasan. Adapun tujuan penulisan artikel ini yakni untuk memaparkan kecerdasan jamak dari sudut pandang neuroscience, model pembelajaran kecerdasan jamak, dan manfaat untuk siswa agar siap menghadapi era society 5.0. Metode yang digunakan yakni theoritcal research, jenis penelitian deskriptif, analisis data melalui model interaktif, dan data diperoleh dari literatur. Hasil pembahasan yakni : (1) neuroscience dapat menjelaskan  mengenai kecerdasan jamak  secara  ilmiah ; (2) model pembelajaran kecerdasan jamak terdiri dari pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik ; (3) kecerdasan jamak dapat menyiapkan siswa untuk menghadapi era society 5.0. Simpulan dari penulisan artikel ini yakni model pembelajaran berbasis multiple intelligences dapat menyipkan siswa untuk menghadapi era society 5.0 sehingga diharapkan pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif saja.


Keywords


era society ; kecerdasan jamak ; model pembelajaran

Full Text:

PDF

References


(IDRI), I. D. R. (2020). Menatap wajah Pendidikan Indonesia Di Era 4.0 (A book Chapter of Indonesian Lecturer Assosiations.

Persen Siswa Indonesia tak Berprestasi. (2016). JPNN.Com. https://www.jpnn.com/news/75-persen-siswa-indonesia-tak-berprestasi?page=2

Adiputri, R. D. (2019). Sistem Pendidikan Finlandia. Kepustakaan Populer Gramedia.

Amelia, T. F., & Dahlan, K. H. A. (2021). EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Pembaharuan Pendidikan Berdasarkan Pemikiran K . H . Ahmad Dahlan Abstrak. 3(2), 472–479.

Antika, R. R. (2014). Proses Pembelajaran Berbasis Student Centered Learning. BioKultur, III(1), 251–263.

Hanafin, J. (2014). Multiple intelligences theory, action research, and teacher professional development: The irish MI project. Australian Journal of Teacher Education, 39(4). https://doi.org/10.14221/ajte.2014v39n4.8

Hohn, H. (2021). The Benefits of Multiple Intelligences. Mantra. https://www.mantra-europe.com/c/multiple-intelligences#lb60483/the-benefits-of-multiple-intelligences

Husnah, Z. (2019). MULTIPLE INTELLIGENCE BASED-EDUCATION Mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa Para Juara. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 1(2), 51–65. https://doi.org/10.23971/mdr.v1i2.1030

Ismail. (2017). Kecerdasan IQ, EQ, DAN SQ DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN MUKMIN. Kabilah, 2(1), 159–175.

Istiningsih, & Nisa, A. F. (2015). Implementasi Multiple Intelligences dalam Pendidikan Dasar. Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7(2), 182–196. https://jurnal.albidayah.id/index.php/home

Menyiapkan Pendidik Profesional Di Era society 5.0. (2021). Direktorat Sekolah Dasar. http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/menyiapkan-pendidik-profesional-di-era-society-50#

Musfiroh, T. (2014). Pengembangan Kecerdasan Majemuk. Hakikat Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelegences), 1–60. http://repository.ut.ac.id/4713/2/PAUD4404-TM.pdf

Nastiti, F., & Abdu, A. (2020). Kajian: Kesiapan Pendidikan Indonesia Menghadapi Era society 5.0. Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1), 61–66. https://doi.org/10.17977/um039v5i12020p061

Nurhalita, N. (2021). EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Relevansi Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara pada Abad ke 21 Abstrak. 3(2), 298–303.

Prayogi, R. D., & Estetika, R. (2019). Kecakapan Abad 21 : Kompetensi Digital Pendidik Masa Depan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 144–151. http://journals.ums.ac.id/index.php/jmp/article/download/9486/5193

Puspita, Y., Fitriani, Y., Astuti, S., & Novianti, S. (2020). Selamat Tinggal Revolusi Industri 4.0, Selamat Datang Revolusi Industri 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Pgri Palembang, 122–130. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/3794/3565

Sawitri, D. (2019). Jurnal Ilmiah Maksitek ISSN : 2548-429X. Jurnal Ilmiah Maksitek, 3(November), 15–27. https://makarioz.sciencemakarioz.org/index.php/JIM/article/view/83/80

Setiawan, A. R., & Ilmiyah, S. (2020). Kecerdasan Majemuk Berdasarkan Neurosains. April. https://doi.org/10.35542/osf.io/rj2fe

Setiawan, R., Mardapi, D., Aman, & Karyanto, U. B. (2020). Multiple intelligences-based creative curriculum: The best practice. European Journal of Educational Research, 9(2), 611–627. https://doi.org/10.12973/eu-jer.9.2.611

Shearer, B. (2018). Multiple intelligences in teaching and education: Lessons learned from neuroscience. Journal of Intelligence, 6(3), 1–8. https://doi.org/10.3390/jintelligence6030038

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. PT INDEKS.

UKEssays. (2018). Benefits of Multiple Intelligences. https://www.ukessays.com/essays/education/benefits-of-multiple-intelligence-in-english-language-teaching-education-essay.php?vref=1




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.415

Article Metrics

Abstract view : 90 times
PDF - 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Resa Julianti Putri, Resa Julianti Putri, Taopik Rahman, Qonita Qonita

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.