Pembinaan Etika Peserta Didik Melalui Pembelajaran Tematik-Integratif Di Sekolah Dasar

Mutiani Mutiani, Sapriya Sapriya, Muhammad Rezky Noor Handy, Ersis Warmansyah Abbas, Jumriani Jumriani

Abstract


Pendidikan etika bagi peserta didik di Sekolah Dasar dimaksudkan untuk memberikan penanaman nilai moralitas sejak dini. Peserta didik di Sekolah Dasar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Demikian, adanya pendidikan etika diharapkan mampu membangun kepribadian anak yang mengedepankan norma-norma. Artikel ini bertujuan menelaah pendidikan etika bagi peserta didik dalam kerangka pembelajaran tematik-integratif di Sekolah Dasar. Studi literatur melalui pemanfaatan mesin pencarian melalui google scholar, pdf drive, dan e-perpusnas dilakukan untuk menguraikan pendidikan etika bagi peserta didik di Sekolah Dasar. Berdasarkan paparan dari artikel naskah konseptual pendidikan etika dimaknai sebagai pendidikan karakter terkait penanaman akhlak mulia (moralitas) bagi setiap orang. Etika bagi peserta didik di Sekolah Dasar melingkupi dimensi norma, dan perilaku sehari-hari. Adapun kaitan pendidikan etika dan pembelajaran tematik-integratif adalah integrasi kompetensi mata pelajaran ke dalam satu tema tertentu. Pembelajaran tematik-integratif di Sekolah Dasar mampu mengedepankan isu kontekstual sebagai proses pengalaman belajar di kelas. Demikian, peserta didik dapat mengelaborasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sehingga secara komprehensif bermanfaat bagi kehidupannya.


Keywords


Pendidikan etika; pembelajaran tematik-integratif; Sekolah Dasar

Full Text:

PDF

References


Abbas, E. W. (2018). Penguatan Pendidikan IPS di Tengah Isu-Isu Global.

Abbas, E. W., Hadi, S., & Rajiani, I. (2018). The prospective innovator in public university by scrutinizing particular personality traits. Polish Journal of Management Studies, 18(1), 9–19. https://doi.org/10.17512/pjms.2018.18.1.01

Aeni, A. N. (2014). Pendidikan Karakter untuk Siswa SD dalam Perspektif Islam. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 50–58.

Cahyo, E. D. (2017). PENDIDIKAN KARAKTER GUNA MENANGGULANGI DEKADENSI MORAL YANG TERJADI PADA SISWA SEKOLAH DASAR. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 9(1), 16–26. https://doi.org/10.17509/eh.v9i1.6150

Djuwita, P. (2017). PEMBINAAN ETIKA SOPAN SANTUN PESERTA DIDIK KELAS V MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR NOMOR 45 KOTA BENGKULU. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 27–36.

Dwinta, N., & Sapriya. (2020). The Role of Media Quizizz in Civics Learning to Increase Learning Motivation for Elementary School Students. The 3rd International Conference on Elementary Education (ICEE 2020), 3, 194–198.

Gómez-Luna, E., Fernando-Navas, D., Aponte-Mayor, G., & Betancourt-Buitrago, L. A. (2014). Metodología para la revisión bibliográfica y la gestión de información de temas científicos, a través de su estructuración y sistematización. DYNA (Colombia), 81(184), 158–163. https://doi.org/10.15446/dyna.v81n184.37066

Hakim, I. N. (2014). PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF DI SD/MI DALAM KURIKULUM 2013. INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 19(1), 46–59. https://doi.org/10.24090/insania.v19i1.463

Hidayah, N. (2015). PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DI SEKOLAH DASAR. TERAMPIL Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 2(1), 34–49.

Kemendikbud. (2013). Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lestari, J. A., Abbas, E. W., & Mutiani, M. (2020). Production Activities of Kampung Purun Banjarbaru as a Learning Resource on Social Studies. The Innovation of Social Studies Journal, 1(2), 139. https://doi.org/10.20527/iis.v1i2.2091

Lestari, P. (2013). MAKNA SIMBOLIK SENI BEGALAN BAGI PENDIDIKAN ETIKA MASYARAKAT. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 13(2), 157–167. https://doi.org/10.15294/harmonia.v13i2.2782

Machfiroh, R., Sapriya, S., & Komalasari, K. (2018). Characteristics of Young Indonesian Citizenship in the Digital Era. Annual Civic Education Conference (ACEC 2018), 251, 5–7. https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.2. Atlantis Press.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mutiani, Abbas, E. W., Syaharuddin, & Susanto, H. (2020). MEMBANGUN KOMUNITAS BELAJAR MELALUI LESSON STUDY MODEL TRANSCRIPT BASED LEARNING ANALYSIS. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 3(2), 113–122.

Mutiani, & Utami, N. H. (2014). Pengembangan Kemampuan Berpikir Divergen Melalui Kesadaran Lingkungan dalam Pembelajaran IPS. The Social Studies Contribution to Reach Periodic Enviromental Education into Stuning Generation 2045. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Ningrum, E. S., & Sobri, A. Y. (2015). IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR. Manajemen Pendidikan, 24(5), 416–423.

Rahimjanovna, S. M. (2020). Teaching ethics to students in technology education. Asian Journal of Multidimensional Research (AJMR), 9(3), 119–122.

Sapriya. (2014). Global Trend of Social Science Teaching a nd Learning: Challenges and Expectations toward ASEAN Community 2015. The Journal of Social Studies Education, 3(1), 49–57.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104(July), 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Stephens, W., Vance, C. A., & Pettegrew, L. S. (2012). Embracing Ethics and Morality: An Analytic Essay for the Accounting Profession. The CPA Journal, 82(1)




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.397

Article Metrics

Abstract view : 33 times
PDF - 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Mutiani Mutiani, Sapriya Sapriya, Muhammad Rezky Noor Handy, Ersis Warmansyah Abbas, Jumriani Jumriani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.