Pendidikan Berbasis Budaya Nasional Warisan Ki Hajar Dewantara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pendidikan nasional dari prespektif pendidikan yang telah digagas oleh Ki Hajar Dewantara, hal ini karena masih adanya ketidak sesuaian konsep pendidikan yang sesuai dengan karakteristik ke-Indonesiaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian analysis content dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan studi kepustakaan terhadap dokumen dan naskah publikasi. Hasil penelitian ini menunjukan era globalisasi menuntut bangsa Indonesia untuk mempersiapkan generasi mudanya dengan kepribadian yang mengakar pada budaya nasioanl Indonesia. Pendidikan berbasis budaya nasional yang diwariskan sudah seharusnya dimunculkan kembali untuk menghadapi masalah kebangsaan yang masih banyak terjadi. Melalui proses pendidikan yang berdasarkan pada ajaran nasionalisme berdasarkan budi pekerti dengan menumbuhkan kecintaan pada tanah air, dengan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan secara alamiah dan dengan berpedoman pada nilai-nilai kemanusiaan. Penekanan proses pendidikan ini dengan mengintegrasikan budaya nasional yang sesuai karakteristik karakter kebangsaan dalam hal ini nasionalisme yang berdasarkan budi pekerti untuk mengembangkan rasa cinta tanah air. Proses dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem among dengan menuntun peserta didik untuk tumbuh dengan memiliki kepribadian yang baik, melalui pembiasaan ngerti (mengerti), ngrasa (sadar), dan nglakoni (pencapaian).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, M., Karim, A. A., Din, R., & Albakri, I. S. M. A. (2013). Assessing ICT competencies among postgraduate students based on the 21st century ICT competency model. Asian Social Science, 9(16), 32. http://dx.doi.org/10.5539/ass.v9n16p32
Astriani, C., & Samsuri, S. (2018). Budi Pekerti Education according to the thought of Ki Hadjar Dewantara as an Effort to Prepare Young Citizens. 251(Acec), 379–381. https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.86
Chikwe, M. (2012). Civic Education and Global Citizensship: A Deweyan Perspective. In Factis Pax, 6(1).
Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (memilih diantara lima pendekatan). In Penelitian Kualitatif.
Dalmeri. (2014). Pendidikan untuk pengembangan karakter (Telaah Terhadap Gagasan Thomas Lickona dalam Educating for Character). Jurnal Al-Ulum, 14(1), 269–288.
Gainous, J., & Martens, A. M. (2012). The Effectiveness of Civic Education: Are “Good†Teachers Actually Good for “All†Students? American Politics Research, 40(2).
Griffin, P., & Care, E. (Eds.). (2014). Assessment and teaching of 21st century skills: Methods and approach. Springer.
Gunawan. (2009). Menuju Jati Diri Pendidikan Yang Mengindonesia. Gadjah Mada University Press.
Hoge, J. (2002). Character education, citizenship education and the social studies. Social Studies, 93(3).
Idi, A. (2011). Filsafat Pendidikan. Raja Grafindo.
Jones, C. (2015). Caharacter, Virtue, and Physical Education. Uropean Physical Education Review, 1(1).
Kawuryan, S. P. (2019). Relevansi konsep pemikiran pendidikan dan kebudayaan George S. Counts dan Ki Hajar Dewantara dengan kompetensi peserta didik abad 21. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 16(2), 175-186.
Ki Hadjar Dewantara. (1977). Bagian Pertama Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Nishimura, S. (1995). The development of Pancasila moral education in Indonesia. Southeast Asian Studies (Kyoto), 33(3), 303–316. https://doi.org/10.20495/tak.33.3_303
Sugiyono. (2018). Metode Peneiltian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Alfabeta Bandung.
Suprayogi, S., & Wiratomo, G. (2019). National Value Education According to Ki Hajar Dewantara in the Axiological Perspective and Its Relevance with the Education of the Young Generation. https://doi.org/10.4108/eai.25-6-2019.2288019
Thomas Lickona. (1991). Educating for character: how our school can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Thowaf Siti Malikhah. (2016). The National Heritage of Ki Hadjar Dewantara in Tamansiswa About Culture-Based Education and Learning. Journal of Education and Practice, 7(23).
Towaf, S. M. (2017). The National Heritage Of Ki Hadjar Dewantara In Taman Siswa About Culture-Based Education And Learning. KnE Social Sciences, 1(3), 455. https://doi.org/10.18502/kss.v1i3.768
Wiryopranoto, S., Herlina, N., Marihandono, D., & Tangkilisan B, Y. (2017). Ki Hajar Dewantara ‘Pemikiran dan Perjuangannya’. Dari Politik ke Pendidikan. Museum Kebangkitan Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Yanuarti, E. (2018). Pemikiran Pendidikan Ki. Hajar Dewantara Dan Relevansinya Dengan Kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237–266. https://doi.org/10.21043/jupe.v11i2.3489
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1833
Article Metrics
Abstract view : 5555 timesPDF - 1680 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Dwi Riyanti, Sabit Irfani, Danang Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)