Perbandingan Cerita Rakyat Danau Toba dengan Cerita Rakyat Tsuru No Ongaeshi: Pendekatan Struktural

Yulia Kharisma Sarie, Sahlan Mutjaba, M. Januar Ibnu Adham3

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbandingan cerita rakyat Indonesia dan Jepang dengan menggunakan pendekatan struktural genetik. Cerita rakyat diperbandingkan terdiri dua cerita asal Indonesia dan Jepang yaitu Cerita Rakyat Danau Toba dan Cerita Rakyat Tsuru No Ongaeshi. Pendekatan struktural genetik menganalisis struktur cerita dan membandingkannya dengan menggunakan unsur instrinsik dan ekstrinsik pada masing-masing cerita . Hasilnya yaitu terdapat beberapa persamaan dan perbedaanya cerita dari Indonesia maupun Jepang contohnya alur dalam cerita menggunakan alur maju, latarnya sama-sama di rumah lalu, perbedaannya cerita rakyat danau toba mempunyai 2 tokoh pemuda bernama Toba dengan Ikan Mas, lalu cerita Tsuru No Ongaeshi mempunyai 3 tokoh yaitu kakek, nenek dan seekor burung soang yang menjalma sebagai putri yang dikutik. Lalu, beramanat tentang tidak boleh menyia-menyiakan kepercayaan orang lain serta mengingkari janji yang telah kita buat sedangkan cerita rakyat Tsuru No Ongaeshi tentang jangan meremehkan balas budi seseorang maka akan tahu akibatnya, seseorang yang telah berjanji akan berbalas budi namun dikecewakan tidak akan percaya lagi pada orang itu.

Keywords


Pendekatan Struktural, Cerita Rakyat, Indonesia, Jepang

Full Text:

PDF

References


Aminudin. (2002). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Sinar Baru.

Anjarwati, P. (2017). Perbandingan Dongeng Jepang Komebuki Awabuki Dengan Dongeng Indonesia Bawang Merah Bawang Putih. Universitas Diponegoro.

Ariefa, N. A. (2018). Perempuan Pada Cerita Rakyat Jepang Dan Indonesia: Analisis Komparatif Dengan Pendekatan Feminisme. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4(3).

Balas Budi Burung Bangau (Tsuru No Ongeshi). (2020). In Ensiklopedia Bebas.

Cerita Rakyat Jepang. (2007). In Ensiklopedia Bebas.

Danandjaja, J. (1997). Folklor Jepang Dilihat Dari Kacamata Indonesia. Pustaka Utama Grafiti.

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. CAPS (Center Of Academic Publishing Service).

Fatimah, F. N. (n.d.). Cerita Rakyat Dewi Sritanjung Sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal. Universitas Sebelas Maret.

Hidayat, W. Al. (2019). Struktur Dan Fungsi Cerita Rakyat Benayuk Versi Desa Sepala Dalung KabupatenTana Tidung: Kajian Strukturalisme Naratologi . Universitas Mulawarman.

Jada, A. K. (2016). Perbandingan Cerita Rakyat Jepang Yuki-Onna Dan Cerita Rakyat Indonesia Dewi Nawang Wulan Analisis Nilai-Nliai Moral. Universitas Diponegoro.

Kuyoshi. (2021). Tsuru No Ongeshi.

Ningsih, N. H. (2016). Analisis Perbandingan Cerita Rakyat Tanabata Dan Jaka Tarub Dilihat Berdasarkan Pendekatan Struktrural. Departemen Sastra Jepang Universitas Sumatera Utara.

Nurgiyantoro. (2010). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

Putri, M. H. R. (2013). Studi Perbandingan Cerita Rakyat Indonesia “Danau Toba” Dengan Cerita Rakyat Jepang “Uo Nyoubou.” Universitas Brawijaya.

Ratna, K. (2004). Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.

Riansyah. (2021). Perbandingan Cerita Rakyat “Terjadinya Bukit Tangkiling” Dan “Tangkuban Perahu”: Sebuuah Pendekatan Struktural. Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

Rose, M. (2018). Cerita Rakyat Danau Toba. Indocamp.

Rosidi, A. (2013). Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia. Pustaka Jaya.

Sari, I. A. L. (2020). Kappa: Makhluk Mitologis Penjaga Sungai Dalam Cerita Rakyat Jepang . Universitas Udayana.

Sudarmanto, B. A. (2018). Paradigma Kultural Masyarakat Durkheimian Dalam Cerita Rakyat Langkuse Dan Putri Rambut Putih (Sebuah Pendekatan Sosiologi Sastra). Universitas PGRI Palembang.

Sujarweni, V. W. (2019). Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press.

Wahyuni, L. (2019). Motif Cerita Rakyat Malin Kundang Sebagai Sarana Penjaga Integritas Sosial Masyarakat ASEAN. Universitas Brawijaya.

Wibowo, S. E. (2018). Etnopragmatik. CV. Sarnu Untung.

Wiradharma, G. (2020). Dekonstruksi Cerita Rakyat Indonesia Dalam Iklan Televisi Deconstruction Of Folks Stories In Television Advertisement. Universitas Terbuka.

Wiyatmi. (2006). Pengantar Kajian Sastra. Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1260

Article Metrics

Abstract view : 41 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Yulia Kharisma Sarie, Sahlan Mutjaba, M. Januar Ibnu Adham

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.