Analisis Kalimat Imperatif pada Pidato Nadiem Makarim Rekomendasi sebagai Bahan Ajar Teks Pidato Persuasif

Siti Jubaedah, Hendra Setiawan, Ferina Meliasanti

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penggunaan Kalimat Imperatif pada Pidato Nadiem Makarim dalam channel Kemendikbud RI serta rekomendasi sebagai Bahan Ajar Teks Pidato Persuasif di SMP. Pendekatan yang digunakan dengan deskriptif kualitatif dengan analisis Teknik Bagi Unsur (BLU). Jenis kalimat imperatif yang digunakan meliputi (1) kalimat imperatif halus terdapat beberapa penanda kalimat yaitu kata coba, tolong, dan silakan. (2) Kalimat imperative permintaan ditandai dengan kata mohon. (3) Kalimat imperatif ajakan menggunakan penanda kata ayo, mari. (4) Kalimat imperatif larangan ditandai oleh kata jangan. Direkomendasikan penggunaan kalimat imperatif halus, Kalimat imperative permintaan, Kalimat imperatif ajakan dan Kalimat imperatif larangan sebagai bahan ajar teks pidato persuasif Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta menambahkan kalimat imperative pemberian izin, kalimat imperative sebagai anjuran dan kalimat imperative sebagai selamat. Kesimpulan penelitian ini terdapat empat kalimat imperatif dalam pidato Nadiem Makarim yang dapat dijadikan rekomendasi bahan ajar teks pidato persuasif serta dapat ditambah dengan imperative pemberian izin, kalimat imperative sebagai anjuran dan kalimat imperative sebagai selamat yang tidak terdapat pada pidato Nadiem Makarim

Keywords


kalimat imperative, Pidato Nadiem Makarim, bahan ajar

Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan Dkk, H. A. (2011). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa dan Balai Pustaka.

Anak Agung Sri Darmawanti, Made Sri Indriani, M. A. (2019). Analisis Kalimat Imperatif dalam video tutorial Skincare Clarin Hayes di Youtube dan relevansinya pada pembelajaran teks prosedur di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 09(02).

Arikunto, S. (2010). Manajemen Penelitian. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2010). Sintaksis Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.

Claria, D. A. K. (2021). Sosialisasi Penggunaan Kalimat Imperatif Sebagai Strategi Pemasaran UMKM pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Pejeng Gianyar. Jurnal Abdidas, 2(3), 472–482.

Finoza, L. (2013). Komposisi Bahasa Indonesia. Diksi.

Heryanto, R. A. (2019). Peningkatan Kemampuan Berpidato Persuasif dengan Menggunakan Media Barang Produk Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Turi Tahun Pelajaran 2018/2019. Skirpsi Universitas Sanata Dharma.

Izhar. (2015). Pengungkapan Makna Imperatif dalam Komunikasi Jual Beli. Jurnal Pesona, 3(2), 71–85.

Lexy J Moleong. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Karya.

Lindawati. (2015). Kalimat Imperatif Bahasa Kepulauan Tukang Besi. Jurnal Humanika, 3(15), 5.

Nanda Dwi Astri, Polma Juliati Sinambela, A. Y. P. (2020). Kalimat Imperatif Dalam Bahasa Batak Toba Desa Mela Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Jurnal Sastra, 9(2).

Novitasari. (2011). Kalimat Imperatif Bahasa Minangkabau. Minangkabau Press.

Nurul Fahmi, Saifuddin Mahmud, A. A. (2018). Analisis kalimat Imperatif yang digunakan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Inshafuddin Bandar Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendididikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(3).

Nuryani. (2014). Kalimat Imperatif dalam Bahasa Jawa. Jurnal Dialektika, 1(2), 182−192.

Ramlan. (2010). Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. CV. Karyono.

Saputri, A. D. (2017). Penggunaan Kalimat Imperatif oleh Guru dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 13 Kota Magelang. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.

Sudaryanto. (2015). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif & R&D. ALFABETA.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, dan kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Youtube. 2019-2021. Channel Kemendikbud RI. Tersedia :https://www.youtube.com/channel/UCH9AFSwY4WqgHoCLG2XIveg. [20Juni 2021]




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1246

Article Metrics

Abstract view : 61 times
PDF - 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Siti Jubaedah, Hendra Setiawan, Ferina Meliasanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.