Analisis Kearifan Lokal dalam Novel Burung Kayu Karya Nidurparas Erlang dan Relavansinya sebagai Bahan Ajar Sekolah Menengah Atas

Adelia Nurfitri Aji, Sahlan Mujtaba, M. Januar Ibnu Adham

Abstract


Penelitian ini di latar belakangi oleh kata lokal yang seringkali dilabeli dengan makna kecil, rendah atau tertinggal. Kebijakan lokal, pengetahuan tradisonal, hukum adat juga tidak sedikit termarjinalkan dan dianggap tertinggal. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk kearifan lokal yang terdapat di dalam novel dan mengkaji kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian sederhana ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan proses orientasi, reduksi dan berakhir pada tahap seleksi. Proses pencarian data dengan cara teknik baca serta teknik catat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Maka dapat diperoleh dengan cara menganalisis, mendeskripsikan, dan mengeksplorasi hasil temuan bahwa novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang memuat enam dimensi kearifan lokal dari Suku Mentawai, di antaranya: dimensi keahlian lokal, dimensi pengetahuan lokal, dimensi mekanisme pengambilan keputusan lokal, dimensi sumber daya alam lokal, dimensi nilai lokal, dimensi pengetahuan lokal dan kaitannya dengan bahan ajar novel dengan KD 3.9 silabus kelas XII SMA terkait isi dan kebahasaan dalam novel.

Keywords


Kearifan Lokal, Bahan Ajar Novel

Full Text:

PDF

References


A. Wicaksono, Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta. Garudhawaca., 2017.

B. Nurgiantoro, Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press., 2015.

Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Barat, “BMKG; SUMBAR MEMASUKI IKLIM PANCAROBA,” bpbd.sumbarprov.go.id, 2016.

J. N. Rupa and A. K. Sumbi, “EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen dengan Pendekatan Saintifik untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama,” vol. 3, no. 6, pp. 3602–3616, 2021.

J. Suprihatiningrum, Strategi Pembelajarran: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media., 2013.

M. Nur, “Sikerei Dalam Cerita: Penelusuran Identitas Budaya Mentawai,” J. Masy. dan Budaya, vol. 21, no. 1, pp. 89–102, 2019, [Online]. Available: https://jmb.lipi.go.id/jmb/article/view/535.

N. Erlang, Burung Kayu. Teroka Press, 2020.

N. K. Ratna, Antropologi Sastra: Peranan Unsur-unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar., 2017.

N. K. Ratna, Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar., 2015.

Nana, Pengembangan Bahan Ajar. Jawa Tengah: Lekeisha., 2019.

P. Andi, Panduaan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press., 2012.

R. Bambang, Bebetei Uma Kebangkitan Orang Mentawai: Sebuah Etnografi. Yogyakarta: Peberbit Gading, 2017.

R. H. Harahap, P. Antropologi, and S. Fakultas, “Kearifan Tradisional Batak Toba Dalam Memelihara Ekosistem Danau Toba,” Pros. Semin. Nas. Pendidik. Antropol., vol. 1, no. 2020, pp. 1–18, 2020.

S. Martison, “Sejarah Budaya Mentawai,” 2017. http://www.sukumentawai.org/.

P. Santosa, “Keberagaman Sastra di Indonesia dalam Membangun Keindonesiaan,” badanbahasa.kemdikbud.go.id/,2013.https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/content/keberagaman-s astra-di-indonesia-dalam-membangun-keindonesiaan.

Judul – Nama Penulis

Permana, R. C. E. (2010). Kearifan Lokal Masyarakat Baduy dalam Mitigasi Bencana. Bencana. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2016. Sumiati, R. (2012). Kearifan lokal dalam antologi cerpen.

U. Fajarini, “Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter,” SOSIO Didakt. Soc. Sci. Educ. J., vol. 1, no. 2, 2014, doi: 10.15408/sd.v1i2.1225.

Warsiman, Membumikan Pembelajaran Sastra yang Humanis. Malang: UB Press., 2016.

Y. Abidin, Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama, 2016.

Ihrom, T. O. (2016). Pokok- pokok Antropologi Budaya. Jakarta. Pustaka Obor Indonesia. Suryono., H. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.1239

Article Metrics

Abstract view : 520 times
PDF - 277 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Adelia Nurfitri Aji, Sahlan Mujtaba, M. Januar Ibnu Adham

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.