Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Integrasi Budaya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia

Rani Darojah

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi guru SD di Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga terhadap pengintegrasian budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Meskipun banyak sekali penelitian terkait pengintegrasian budaya ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun dalam penelitian ini memiliki karaktersistik yang berbeda yaitu konteks budaya di wilayah Perdikan Cahyana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara yang diberikan kepada guru SD di kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya dalam konteks wilayah Perdikan Cahyana ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu: 1) dapat membantu peserta didik meningkatkan kompetensi linguistik dan komunikatif siswa dalam komunikasi multikultural; 2) menambah sumber belajar yang dapat digunakan untuk menanamkan budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia; 3) menambah beragam cara untuk mengintegrasikan budaya dalam pembelajaran bahasa Indonesia; dan 4) diperlukan dukungan, saran dan tindakan lebih lanjut agar integrasi budaya ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia menjadi lebih efektif.

Keywords


Perdikan Cahyana, Culture, Indonesian Language

Full Text:

PDF

References


Anggraini, Chresty. (2021). Pengembangan Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) bermuatan Budaya Lokal untuk Anak Usia Dini. Jurnal Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 3 Nomor 6 3500-3508. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.767

Arifin, M.N. (2019). Hubungan Budaya dan Pengajaran Bahasa. https://www.researchgate.net/publication/328052056_

Arianti, D. (2021). KEARIFAN LOKAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 115-123. https://doi: 10.31604/linguistik.v6i1.115-123

Aswasulasikin, A., Pujiani, S., & Alfian Hadi, Y. (2020). PENANAMAN NILAI NASIONALIS MELALUI PEMBELAJARAN BUDAYA LOKAL SASAK DI SEKOLAH DASAR. JURNAL DIDIKA: WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR, 6(1). https://doi.org/10.29408/didika.v6i1.2027

DKK, A. P. P. (2014). KORELASI KEBUDAYAAN & PENDIDIKAN (Membangun Pendidikan Berbasis Budaya Lokal). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Fauziyah M., S. (2015). Faktor Sosiokultural Dalam Pemakaian Bahasa. Jurnal Pemikiran Islam, 1(1). http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=809866&val=13227&title=FAKTOR%20SOSIOKULTURAL%20DALAM%20PEMAKAIAN%20BAHASA

Ghafor, O. F. (2020). Exploring the perceptions of kurdish EFL university students towards culture as the fifth language skill. Studies in English Language and Education, 7(1). https://doi.org/10.24815/siele.v7i1.15813

Moleong, Lexy J. (2006). Metodeogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Murdiyati, S. (2020). Peranan bahasa indonesia dalam membangun karakter generasi muda bangsa. Journal of Education Research, 2(3). https://doi.org/10.36653/educatif.v2i3.21

Novitawati, N., & Anggreani, C. (2021). Pengembangan Perencanaan Pembelajaran Bermuatan Budaya Lokal Tepian Sungai pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.767

Prihastari, E. B., & Widyaningrum, R. (2021). Integrasi Budaya Lokal Dalam Pengembangan LKPD Untuk Mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 7(1), 43-49. http://jm.ejournal.id/index.php/mendidik

Sayuti, S. A. (2016). PEMARTABATAN DAN PEMBERADABAN BANGSA MELALUI BAHASA DAN SASTRA. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 2(2). DOI: 10.30595/mtf.v2i2.166

Suhaeb, L. A. S. (2010). MEMAKNAI BUDAYA LOKAL DAN GLOBAL DALAM PENGAJARAN BAHASA ASING. Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa Dan Pembelajaran Bahasa, 3(2). https://doi.org/10.24036/ld.v3i2.7375

Susanto. (2020). Is Intercultural Awareness reflected in the classroom? Voices from International Conference for EFL Teachers. Asian ESP Journal, 16(1–2).

Susanto, T. T., Atmaja, J., Nurdiansyah, C., & Alam, N. (2019). MENGUNGKAP FENOMENA BAHASA CAMPURAN PADA BUDAYA POPULER DALAM PERSPEKTIF POSTMODERN. JURNAL TRIAS POLITIKA, 3(2). https://doi.org/10.33373/jtp.v3i2.2288

Suyitno, I. (2017). Aspek Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Konteks Global, 0812178003(1).

Thanasoulas, D. (2001). Radical Pedagogy ( 2001 ) The Importance Of Teaching Culture In The Foreign Language Classroom. Radical Pedagogy, 7(3). https://radicalpedagogy.icaap.org/content/issue3_3/7-thanasoulas.html

Triyanto, Fauziyah, F. A., & Hadi, M. T. (2019). Bahasa sebagai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jurnal Salaka, 1(1). DOI: 10.33751/jurnal salaka.v1i1.1145

Vernier, S., Barbuzza, S., Giusti, S. D., & Moral, G. D. (2008). The five language skills in the EFL classroom. Nueva Revista de Lenguas Extranjeras, 10, 263-291. https://core.ac.uk/download/pdf/61883904.pdf

Yanuar, B. A., Suwandi, S., & Sahid, T. W. (2017). Revitalisasi Peran Budaya Lokal dalam Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). ELIC. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ELIC/article/view/1318




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1202

Article Metrics

Abstract view : 26 times
PDF - 3 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Rani Darojah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.