Pengaruh Pendidikan Karakter terhadap Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Dasar

Ferdinandus Etuasius Dole

Abstract


Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pendidikan karakter peserta didik Gugus 01 Detukeli? 2) Bagaimana tingkat kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli? dan 3) Bagaimana pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik kelas Gugus 01 Detukeli? tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui: 1) sejauhmana Penerapan pendidikan karakter peserta didik kelas Gugus 01 Detukeli; 2) tingkat kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli; dan, 3) adanya pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional, yang dilaksanakan di Sekolah dasar dalam Gugus 01 Kecmatan Detukeli, yang terdiri dari SDK Magekoba, SDI Aedari, SDN Kurupoke dan SDK Gaibhabha, dengan Jumlah Guru sebanyak 30 orang yang keseluruhannya menjadi subyek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui angket. Pengujian hipotesis menggunakan analisis Regresi Linear Sederhana dengan rumus Korelasi Product Moment Pearson. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) rata-rata Pendidikan Karakter sebesar 114, sesuai dengan interval nilai variabel X Pendidikan Karakter, maka disimpulkan bahwa pendidikan karakter di gugus 01 Detukeli berada pada kategori cenderung Sedang. 2) rata-rata variabel kedisplinan 11, interval nilai variabel Y Pendidikan Karakter, maka dapat disimpulkan bahwa kedisplinan di gugus 01 Detukeli berada pada kategori cenderung Sedang. 3) pengaruh pendidikan karakter terhadap kedisiplinan peserta didik Gugus 01 Detukeli ditunjuk oleh koofesien korelasi (R) = 0,730 yang menyatakan bahwa indeks korelasi (r) X terhadap Y (R2) 0,532. Nilai F berada pada signifikan 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima dan disimpulkan bahwa pendidikan karakter berpengaruh secara signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik

Keywords


Pedidikan Krakter, kedisiplinan

Full Text:

PDF

References


Amri, S., Jauhari, A., & Elisah, T. (2011). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Amri Sofan. (2011). Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran. PT Prestasi Pustakaraya.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Boyatzis, R. E., Goleman, D., & Rhee, K. (2000). Clustering competence in emotional intelligence: Insights from the Emotional Competence Inventory (ECI). Handbook of Emotional Intelligence, 99(6), 343–362.

Counts, C. (2004). The six pillars of character. Retrieved January, 12, 2015.

Covey, S. R. (1997). Kepemimpinan Yang Berprinsip. Binarupa Aksara.

Dewantara, K. H. (1967). Ki Hajar Dewantara. Jogjakarta: Majelis Leluhur Taman Siswa.

Djojonegoro, W. (1998). Pedoman Pelaksanaan Disiplin Nasional dan Tata Tertib Sekolah. Mini Jaya Abadi.

Elfindri, D. K. K., Wello, M. B., Tobing, P., Yanti, F., Zein, E. E., & Indra, R. (2010). Soft skills untuk Pendidik. Baduose Media: Jakarta.

Goleman, D. (2001). Kecerdasan Emosional (Alih Bahasa: T. Hermaya). Gramedia Pustaka Utama.

Hasibuan, M. S. . (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revi). Penerbit PT Bumi Aksara.

Iriani, D. S., & Soeharto, S. (2015). Evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri siswa kompetensi keahlian jasa boga SMK N 3 Purworejo. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 22(3), 274–290.

Kemendiknas. (2010). Desain Induk Pendidikan Karakter 2010-2025.

Kemendiknas. (2011). PANDUAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER. Kementrian Pendidikan Nasional.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Lickona, T. (2012). Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah dapat Memberikan Pendidikan Sikap Hormat dan Bertanggung Jawab. Bumi Aksara.

Listyarti Retno. (2012). Pendidikan Karakter dalam metode aktif, inovatif, dan kreatif. Esensi - Erlanggar Group.

Megawangi, R. (2010). Pengembangan program pendidikan karakter di sekolah: pengalaman sekolah karakter. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation (IHF).

Riduwan, D. (2017). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Alfabeta.

Rohman, M. M., Setyowati, D. L., & Wasino, W. (2012). Pendidikan karakter di pesantren darul falah kecamatan jekulo kabupaten kudus. Journal of Educational Social Studies, 1(2).

Sugiyono, P. D. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.

Sukardi, H. M. (2003). Metodologi penelitian pendidikan: Kompetensi dan praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suratman. (1999). Pembinaan Mental, Fisik dan Disiplin. LAN.

Trisnawati, A. E., Wahyono, H., & Wardoyo, C. (2018). Pengembangan Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan.

Widyahening, C. E. T. (2016). POETRY AND MORAL EDUCATION IN TEACHING LEARNING LITERATURE. PROSIDING ICTTE FKIP UNS 2015, Vol 1, No. https://scholar.google.com/scholar?cluster=4849386723736064559&hl=en&oi=scholarr

Wiyani Novan Ardy. (2012). Manajemen pendidikan karakter. Pedagogia.

Zubaedi. (2012). Desain Pendidikan Karakter. Kencana Prenada Media Group.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1026

Article Metrics

Abstract view : 105 times
PDF - 27 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ferdinandus Etuasius Dole

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.