Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengambilan Keputusan Di Sekolah Dasar

Dilla Yuliatika, Rusdinal Rusdinal, Nurhizrah Gistituati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan kepala sekolah dalam mengambil keputusan tentang pelanggaran disiplin di SDN 01 Gurun. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Narasumber penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Triangulasi metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) proses pengambilan keputusan dilihat dari bagian mengidentifikasi masalah, yaitu dengan mengetahui jenis pelanggaran disiplin, mengelompokkan jenis-jenis pelanggaran tata tertib yang dilakukan baik oleh peserta didik ataupun guru, kemudian menemukan dan memutuskan jenis sanksi dan solusi untuk jenis pelanggaran disiplin, lalu memberikan sanksi yang sesuai dengan bentuk kesalahan yang telah diperbuat, 2) proses pengambilan keputusan dilihat dari sudut pandang penyebab terjadinya, kepala sekolah dituntut untuk dapat memahami pendidik dan siswa lebih dalam; memperhatikan pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dan pendidik dan mencari alasan pelanggaran; mencari dan menemukan unsur-unsur yang menyebabkan siswa dan pendidik mengabaikan disiplin; menjelaskan alasan pelanggaran yang dilakukan dan mencari penyebabnya, 3) proses pengambilan keputusan dilihat dari dampaknya bagi guru dan siswa yaitu kepala sekolah harus mengetahui jenis pelanggaran dan akibatnya, mengawasi guru dan siswa, menjalin komunikasi dan sosialisasi kepada siswa untuk menjaga kebersihan; mendorong partisipasi aktif guru untuk membangun karakter dan perilaku siswa, dan memberitahu guru untuk tidak menunjukkan perilaku yang tidak baik di depan siswa

Keywords


decision making, leader

Full Text:

PDF

References


Baharuddin dan Umiarso. (2012). Kepemimpinan Pendidikan Islam. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.

Chaniago Aspizain. (2017). Pemimpin dan Kepemimpinan (Pendekatan Teori & Studi Kasus). Jakarta : Lentera Ilmu Cendekia.

Fitriwati, C., Sulistyarini, dan P. (2015). Penerapan Sistem Poin dalam Menanggulangi Siswa yang Melanggar Aturan di SMA N 2 Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, Vol. 4, No. 6, 1–11.

Freire, Isabel dan Amado, J. (2009). Managing And Handling Indisicipline in Schools: A research Project. International Journal of Violence and School, Vol. 8, 85–97.

Gutuza, Regis F. dan Mapolisa, T. (2015). An Analysis Of The Causes Of Indiscipline Amongst Secondary School Pupils In Nyanga District. Global Journal of Advanced Research, Vol. 2, No. 7, 1164–1171.

Hauserman, Cal P. dan Stick, S. L. (2013). “The Leadership Teachers Want from Principals: Transformational.†Canadian Journal of Education/ Revue Canadienne de l’éducation, Vol. 36, No. 3, 184–203.

Irwansa, A. (2016). Analisis Pelaksanaan Tata Tertib Sekolah Pada Siswa di SMK Negeri 1 Makassar. Jurnal Tomalebbi, Vol. 2, No. 1, 1–13.

Julia, E. (2013). Analisis Faktor Penyebab dan Upaya Mengatasi Pelanggaran Tata Tertib Sekolah Pada SMA Wisuda Pontianak. Artikel Penelitian. Pontianak Universitas Tanjungpura.

Lee, Cheah; Abdullah, Abdul Gani Kanesan; Ismail, Aziah; Alizydeen, N. J. (2011). “How Democratic Leaders Empower Teachers Job Satisfaction? The Malaysian Case.†International Journal of Business and Social Science, Vol. 2, No.10, 251–257.

Marliana, Ayu, dan T. (2013). Strategi Sekolah Dalam Menangani Pelanggaran Tata Tertib Sekola Pada Siswa di SMPN 1 Papar Kediri. Kajian Moran Dan Kewarganegaraan, Volume 1, Nomor. 1, 232-246.

Miftah, T. (2012). Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta : Rajawali Press.

Ngwokabuenui, P. Y. (2015). Students’ Indiscipline: Types, Causes and Possible Solutions: The Case of Secondary Schools in Cameroon. Journal of Education and Practice, Vol.6, No.22, 64–72.

Ningsih, B. dan W. (2014). Peningkatan Disiplin. Siswa dengan Lawayan. Informasi Media Film. Jurnal Empati, Volume 1, Nomor 1, 73–92.

Nurhayati, S. (2009). Pelaksanaan Tata Tertib Sistem Skoring, dalam Peningkatan Disiplin Siswa di SMPN 20 Malang. Skripsi. Malang : Universitas Negeri Malang.

Omote, M.J., Thinguri, R.W., dan Moenga, M. . (2015). A Critical Analysis of Acts of Student Indiscipline and Management Strategies Employed by School Authorities in Public High Schools in Kenya. International Journal of Education and Research, Vol. 3, No. 12, 1–10.

Pratama, F., Marsidin, S., & Sabandi, A. (2020). Kebijakan Kepemimpinan Perubahan Kepala Sekolah di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, Volume 2 N(p-ISSN 2656-8063 e-ISSN 2656-8071), 227–231.

Purwanto Indra. (2019). Kepemimpinan. Kepala Sekolah Dalam Pengambiln Keputusan Di SMK Muhammadiyah Bumiayu Kabupaten Brebes. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto.

Simuforosa, M. dan Rosemary, N. (2014). Learner Indiscipline in Schools. Review of Arts and Humanities, Vol. 3, No. 2, 79–88.

Suyitno. (2021). Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah, Penerapan Disiplin dan Pengawasan Terhadap Etos Kerja. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, Volume 3 (p-ISSN 2656-8063 e-ISSN 2656-8071), 728–737.

Tokuan, Y. M. (2015). Peran Guru dalam Pembentukan Kepribadian Disiplin Siswa SMP Negeri 11 Kota Pontianak. Artikel. Pontianak: Universitas Tanjungpura.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.972

Article Metrics

Abstract view : 272 times
PDF - 65 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Dilla Yuliatika, Rusdinal Rusdinal, Nurhizrah Gistituati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.