Pendidikan Humanisme Berbasis Person Centered Therapy dalam Mengatasi Perundungan: Perspektif Al-Qur’an

Siti Fatimah, Ahmad Thib Raya, Made Saihu

Abstract


Pendidikan humanisme berbasis PCT menekankan nilai-nilai tanggung jawab, kebebasan, dan kemampuan peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi diri, yang dianggap signifikan dalam mengatasi perundungan. Namun, penelitian sebelumnya belum secara komprehensif mengintegrasikan nilai-nilai humanisme dengan panduan moral dari Al-Qur’an untuk menciptakan model pendidikan yang efektif dalam mencegah perundungan. Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep pendidikan humanisme dan pencegahan perundungan dalam perspektif Al-Qur’an serta menyusun model pendidikan berbasis nilai-nilai tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi pustaka dan pendekatan tematik (maudhui), yang diterapkan melalui analisis mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur’an terkait humanisme dan pencegahan perilaku negatif. Pendekatan ini dilakukan dengan mengelompokkan tema-tema kunci dari ayat-ayat yang relevan untuk membangun kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PCT Humanistik berbasis nilai-nilai Al-Qur’an berkontribusi secara signifikan dalam pencegahan perundungan dengan menanamkan empati, pengendalian diri, dan penghargaan terhadap keberagaman. Model ini juga memberikan implikasi penting bagi dunia pendidikan, yaitu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk membangun hubungan harmonis dan mengoptimalkan potensi peserta didik dalam konteks moral dan sosial.


Keywords


Pendidikan Humanisme, Person Centered Therapy, Pencegahan Perundungan

Full Text:

PDF

References


Al-Zuhaili, W. (1996). Tafsir Al-Wajiz (2nd ed.). Daar Fikr.

Al Afify, M. F. (2018). Konsep Fitrah dalam Psikologi Islam. Tsaqafah, 14(2), 279. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v14i2.2641

Aminullah, M. (2022). Humanisme Religius Perspektif Al-Qur’an (Titik Temu Agama dan Filsafat). Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 6(2), 219-242.

Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. UMM Press.

Borualogo, I. S., & Casas, F. (2021). Correction to: Subjective Well-Being of Bullied Children in Indonesia (Applied Research in Quality of Life, (2019), 10.1007/s11482-019-09778-1). Applied Research in Quality of Life, 16(1), 469. https://doi.org/10.1007/s11482-019-09803-3

Daulay, H. P. (2004). Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Prenada Media.

Dewi, E. (2019). Potret Pendidikan di Era Globalisasi Teknosentrisme dan Proses Dehumanisasi. Sukma: Jurnal Pendidikan, 3(1), 93–116. https://doi.org/10.32533/03105.2019

Djiwandono, S. E. W. (2000). Psikologi Pendidikan. Gramedia.

Dryden, W. (1990). The Person Centred Approach A Contemporary Introduction. Pallgrave Mcmillan.

Freire, P. (2005). Pedagogy of the Oppressed. The Continum International Publishing Group.

Gunawan, I. F. Y. (2021). Sejarah Psikologi Perkembangan Perspektif Teoretis. Gramedia.

Hadi, F. I., Purwadi, D., & Shahdan, A. (2023). Aspek humanistik dalam ayat Al Quran. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 10(2), 160-172.

Hasanudin, S. N. (2023). Konsep Pendidikan Humanistik dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat Ayat 13 Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Masagi, 1(2), 56-61.

Jalaluddin. (2001). Teologi Pendidian (3rd ed.). Raja Grafindo Persada.

Mahfudz, S. (1994). Nuansa Fiqih Sosoal. LKIS.

Mas’ud, A. (2002). Menggagas Pendidikan Nondikotomik. Gema Media.

Mujahid, A., Aderus, A., Mirnawati, M., & Firman, F. (2022). Humanistic Education and the Concept of "Merdeka Belajar" in Indonesia: A Perspective of the Qur'an. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5263-5272.

Palmer, J. A. (2003). Pemikir Pendidikan: dari Piaget sampai Masa Sekarang. Jendela.

Qordowi, Y. Al. (1980). Al-Tarbiyat Al-Islamiyyat wa Madrasat Hasan Al-Banna, Terj. Bustami A. Gani dan Zainal Abidin Ahmad, Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan Al-Banna. Bulan Bintang.

Ratnawati, V. (2017). Penerapan Person Centered Therapy di Sekolah (Empathy, Congruence, Unconditional Positive Regard) dalam Manajemen Kelas. Journal of Education Technology, 1(4), 252. https://doi.org/10.23887/jet.v1i4.12862

Roger, C. (2003). Brian Thorne Second Edition. Sage.

Rusn, A. I. (2009). Pemikiran Al-Ghazali tentang Pendidikan. Pustaka Pelajar.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

Sucipto. (2021). Bullying dan Upaya Meminimalisasikannya. Jurnal Psikopedia, 1(1).

Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Supriyatno, T. (2020). Paradigma Pendidikan Islam Berbasis Humanis Spiritual Teologis; Teori dan Aplikasinya. Literasi Nusantara.

Syariati, A. (1996). Humanisme: Antara Islam dan Madzhab Barat II. Pustaka Hidayah.

Tafsir, A. (2006). Filsafat Pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Taufiq, Z. (2015). Dialektika Islam dan Humanisme: Pembacaan Ali Shari’ati. Onglam Books.

Tilaar, H. A. . (2005). Manifesto Pendidikan Nasional: Tinjauan dari Persfektif Postmodernisme dan Studi Kultural. Buku Kompas.

Tjaya. (2004). Humanisme dan Skolatisme: Sebuah Debat. Kanius.

Yustinius. (1991). Psikologi Pertumbuhan. Kanius.

Zakiyah, E. (2023). The Foundation of Understanding the Living al-Qur'an as a Reinforcement of Islamic Humanism in the Context of Civil Society. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 6(1), 62-75.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i1.7956

Article Metrics

Abstract view : 336 times
PDF - 135 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Siti Fatimah, Ahmad Thib Raya, Made Saihu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.