Kajian Representasi dan Nilai Kepahlawanan pada Karya Tari Turak Dewa
Abstract
Tari Turak Dewa merupakan karya tari yang bertemakan kepahlawanan dalam mengusir penjajah, dengan turak atau bambu sebagai senjata. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengetahui representasi dan nilai kepahlawanan yang terdapat dalam tari Turak Dewa. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu tari Turak Dewa memiliki nilai historis dalam gerak yaitu kombinasi gerakan cepat dan lambat menggambarkan semangat dan energi kehidupan, kemudian properti bambu yang digunakan diartikan cerminan ketahanan dan fokus dalam mencapai tujuan, dan kostum terfokus pada baju kurung berwarna merah melambangkan kesopanan dan keberanian. Sedangkan nilai kepahlawanan yang terkandung di dalam karya tari Turak Dewa tersebut yaitu 1) nilai keberanian, 2) nilai persatuan, 3) nilai rela berkorban, 4) nilai patriotisme, dan 5) nilai religius. Disimpulkan bahwa representasi dan nilai kepahlawanan yang terdapat dalam tari Turak Dewa dapat memberikan pengaruh baik, yaitu untuk menghargai perjuangan pahlawan dan lebih mengenal akan budaya sendiri meskipun era modern terus berdatangan dan menghantam budaya lokal.Â
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aqib, Z., & Rasidi, M. H. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan. Andi Yogyakarta.
Bahari, N. (2008). Kritik Seni. Pustaka Pelajar.
Fitriani, S. (2018). Analisis Bentuk Gerak Tari Turak di Sanggar Studio Lingga Kota Lubuklinggau. Jurnal Sitakara, 3(1), 90–98. https://doi.org/10.31851/sitakara.v3i1.1538
Hadi, Y. S. (2003). Mencipta Leat Tari. Manthili Yogyakarta.
Hadi, Y. S. (2005). Sosiologi Tari. Pustaka Book Publisher.
Hadi, Y. S. (2007). Kajian Tari (Cetakan I). Pustaka Book Publisher (Bekerjasama dengan Jurusan Seni Tari Press, FSP, ISI Yogyakarta).
Hadi, Y. S. (2017). Koreografi Ruang Prosenium (Cetakan I). Cipta Media (Bekerjasama dengan BP. ISI Yogyakarta.
Hall, S. (1997). Representation : Cultural Representations and Signifying Practices. SAGE Publications Ltd.
Hidajat, R. (2017). Kreativitas Koreografi (Soeharjo (ed.); Cetakan Ke). Surya Pena Gemilang.
Kaelan. (2004). Pendidikan Pancasila. Paradigma.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi (Cetakan IX). PT Rineka Cipta.
Mayor, P. (1979). Sosiologi Suatu Pengantar Ringkas. PT. Ichtiar Baru Jaya.
Mikaresti, P., & Mansyur, H. (2022). Pewarisan Budaya Melalui Tari Kreasi Nusantara. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 11(1), 147. https://doi.org/10.24114/gr.v11i1.33333
Muktaf, Z. M. (2016). Teknik Penelitian Studi Kasus, Etnografi dan Fenomenologi dalam Metode Kualitatif. Jurnal Pendidikan, 3(1), 1–5.
Nafi, M. M. (2021). Kajian Representasi: Foto Budaya Ponorogo Karya Oki Cahyo Nugroho. Specta: Journal of Photography, Arts, and Media, X. http://digilib.isi.ac.id/8796/4/M. Mahyaya Nafi%27_2021_Naskah Publikasi.pdf
Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (M. Albina (ed.); Cetakan Pe). CV. Harfa Creative.
Nurcahyo, A. (2016). Relevansi Budaya Patriarki dengan Partisipasi Politik dan Keterwakilan Perempuan di Parlemen. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 6(01), 25. https://doi.org/10.25273/ajsp.v6i01.878
Nursisto. (1999). Kiat Menggali Kreativitas (Edisi Pertama). PT. Mitra Gama Widya.
Purwaningsari, D., & Dhony, N. N. A. (2022). Aspek Penari dalam Koreografi Kelompok Tari. Jurnal Seni Drama Tari dan Musik, 5(1), 18–35. https://journal.unesa.ac.id/index.php/geter/article/view/17100/7936
Rochayati, R. (2019). Konsep Garapan Tari Turak Dewa Musirawas. 2(2). https://journal.unesa.ac.id/index.php/geter/index
Rohidi, T. R. (2011). Metodelgi Penelitian Seni. Cipta Prima Nusantara Semarang.
Sandeka, A. (2023). Pembelajaran Tari Turak Dewa Menggunakan Metode Tutor Sebaya pada Ekstakurikuler Seni Budaya Di Smp Xaverius 3 Palembang.
Sari, M. P., Wijaya, A. K., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 84–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1956
Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Wantiasih, A. (2013). Pewarisan Nilai – Nilai Kepahlawanan Melalui Pementasan Baris Jangkang di Desa Pakraman Pelilit, Nusa Penida, Klungkung, Bali. 282.
Widyastutieningrum, S. R., & Wahyudiarto, D. (2014). Pengantar Koreografi. ISI Press Surakarta.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i6.7805
Article Metrics
Abstract view : 199 timesPDF - 150 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Dewi Purwaningsari, Muhammad Jazuli, Eko Sugiarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)