Implementasi Hidden Curriculum dalam Pembelajaran Ansambel Musik di SMP
Abstract
Minimnya rasa ketertarikan siswa pada pembelajaran seni menjadi suatu latarbelakang aktivitas penelitian yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah wujud hidden curriculum yang terdapat pada pembelajaran ansambel musik di SMP Karya Pembangunan Ciparay. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi melalui wawancara terhadap seorang guru pelajaran musik di sekolah yang mengajar kelas VII. Temuan dari penelitian ini adalah pada kelas VII tipe peserta didik yang paling dominan adalah pupil role. Materi dengan topik ansambel musik terdapat pada semester ganjil, dimana peserta didik melakukan praktek ansambel sejenis maupun campuran. Pada materi ini terdapat kendala yakni keterbatasan fasilitas alat musik itu sendiri, baik dari pihak sekolah tidak menyediakan, hingga peserta didik tidak memiliki alat tersebut, hingga guru dituntut untuk kreatif membuat instrumen perkusi sendiri dari bahan bekas seadanya. Perwujudan dari kurikulum tersembunyi pada pembelajaran musik pada kelas VII terdapat bukti bahwa terdapat kompetisi atau persaingan yang terjadi antara kelompok siswa pada saat ingin menampilkan yang terbaik. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa sudah adanya implementasi dari hidden curriculum pada beberapa aspek seperti terdapat student role, aspek norma sosial hingga norma etika
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adang Danial, M. (2021). Implementasi Kurikulum Tersembunyi (Hidden Curicululum) Dalam Pembentukan Karakter Siswa Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 6(2), 109–121.
Anwari, A. M. (2020). Strategi Pembelajaran Orientasi Standar Proses Pendidikan. Edu Publisher.
Bagus, L. (2002). Kamus Filsafat. Gramedia Pustaka Utama.
Fernandez-Balboa, J.-M. (1993). Sociocultural Characteristics of the Hidden Curriculum in Physical Education. Quest, 45(2), 230–254. https://doi.org/10.1080/00336297.1993.10484086
Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 163–180.
Jamalus. (1988). Pengajaran Musik melalui pengalaman Musik. Depdikbud.
Juana, J., Studi, P., Sendratasik, P., Pertunjukan, J. S., Seni, F., Desain, D. A. N., & Makassar, U. N. (2019). Meningkatkan Kemampuan Bermain Ansambel Musik Menggunakan Alat Musik Pianika Melalui Metode Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas VIII SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA.
Kedar-Voivodas, G. (1983). The impact of elementary children’s school roles and sex roles on teacher attitudes: An interactional analysis. Review of Educational Research, 53(3), 415–437.
Khoirurrijal, F., Sofia, M., D., A., Gandi, S., Muin, A., Tajeri, F., A., H., & Suprapno. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka. CV Literasi Nusantara Abadi.
Langhout, R. D., & Mitchell, C. A. (2008. 7 10). Engaging contexts: Drawing the link between student and teacher experiences of the hidden curriculum. Wiley, 18(6), 593–614. https://doi.org/10.1002/casp.974
Lena, M. S., & Nur Rohmatul Aini, N. (2019). Metode Penelitian. CV. IRDH.
Maryani, I., & Sulisworo. (2015). The Analysis of Hidden Curriculum At Elementry School. In Indonesia.Joint Seminar An School Administration and Multicultural Society (pp. 50–51).
Ornstein, A. C., Levine, D. U., Houghton Mifflin Company. Sari, D., & Marzam. (2008). Foundations of Education. Minat Siswa Terhadap Pembelajaran Seni Budaya Di SMA Negeri 1 Sumbar.e-Jurnal Sendratasik, 9(1). https://ejournal.unp.ac.id/index.php/sendratasik/article/download/108138/105057
Rahayu, A. (2020). Teachers’ Perception On Hidden Curriculum. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/14000/
Ridho, O., Juwantara, A., Khotimah, K., Pgri, S., Lampung, B., Islam, U., Sunan, N., & Yogayakarta, K. (2021). Optimization of Three Education Centers Through Hidden Curriculum in Development of Religious Character of Students in Al-Azhar Dormitory Yogyakarta (Optimalisasi Tiga Pusat Pendidikan Melalui Kurikulum Tersembunyi Dalam Pengembangan Karakter Agama Siswa. Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 56–70.
Salabi, A. S. (2020). Efektivitas Dalam Implementasi Kurikulum Sekolah. Education Achievment: Journal of Science and Research, 1(1), 1–13.
Sinar, H. U., & Hotimah. (2023). Penggunaan Media Tutor Teman Sebaya Dalam Meningkatkan Keterampilan Bermain Ansambel Pianika Pada Siswa Kelas V UPT SFP SD NEGERI MINASA UPA. Nubin Smart Journal, 3(4), 22–30.
Sumaedi, T. A., & Syafei, I. (2023). Peran Guru Dalam Pelaksanaan Hidden Curicululum Terhadap Pencapaian Tujuan Pendidikan Agama Islam. UNISAN JURNAL: JURNAL MANAJEMEN DAN PENDIDIKAN, 2(6), 1–11.
Telambanua, I. T., Sinaga, N. T., & Tampubolon, S. (2022). Teachers’ perception on hidden curriculum at smp gajah mada Medan. Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(2), 373–379.
Warsah, I., Destriani, Y. S., R., & Nurhayani. (2022). Implementasi Kurikulum Tersembunyi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Rejang Lebong. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(1), 1–11.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7201
Article Metrics
Abstract view : 338 timesPDF - 157 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Gilang Maulana, Kholifatul Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)