Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Blog Pada Peserta Didik Di Sekolah Dasar

Erna Nopitasari, Fitri Puji Rahmawati, Wahyu Ratnawati

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berdasarkan pada permasalahan yang ada di SDN Nglorog 1 Sragen yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas 3 pada pembelajaran matematika di masa Covid 19 sekarang ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran blended learning berbasis blog. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus 4 kali pertemuan dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, metode tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data informasi tentang keadaan peserta didik dilihat dari aspek kualitatif dan kuantitatif. Aspek kualitatif adalah hasil pengamatan, hasil wawancara, catatan lapangan yang disusun oleh peneliti selama di lokasi penelitian. Data yang didapatkan di lapangan kemudian diolah dan diuji keabsahan datanya. Kemudian, di susun menjadi hasil laporan penelitian. Aspek kuantitatif yang dimaksud adalah hasil penilaian hasil belajar peserta didik. Penilaian hasil belajar diperoleh dari tes aspek pengetahuan berupa daftar nilai selama pembelajaran pada akhir siklus I dan siklus II. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber, teknik dan waktu


Keywords


: Penelitian Tindakan Kelas, Blended Learning, Hasil belajar

Full Text:

PDF

References


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan Implementasi Kecakapan Abad 21 Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas.

Nasarudin. 2019. Karakteristik dan Ruang Lingkup Pembelajaran di Sekolah. Papopo: Prodi Pendidikan Matematika Jurusan Tarbiyah STAIN Papopo

Nasution, S. (2008). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar & Mengajar. Bumi Aksara.

Nurdin, Syafruddin. 2016. Guru Profesional dan Penelitian Tindakan Kelas. JURNAL EDUCATIVE : Journal of Education Studies. 1 (1). 1-12

Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu-ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rusman . (2013). Model-model Pembelajaran. Jakarta: PT. Rajagrafindo

Sari, Milya. (2016). Blended Learning, Model Pembelajaran Abad Ke-21 Di Perguruan Tinggi.Ta'dib, Jurnal Fakultas Pendidikan dan Pelatihan Guru, Universitas Batusangkar, 17(2), 126-136.

Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sukmawati, dkk. (2017). Pengembangan Model Blended Learning Menggunakan Blog, Jurnal Vidya Karya, Program Studi Ilmu Komputer FKIP Universitas Lambung Mangkurat, 32 (2), 117-122.

Sudarman. 2014. Pengaruh Strategi Pembelajaran Blended Learning Terhadap Perolehan Belajar Konsep Dan Prosedur Pada Mahapeserta didik Yang Memiliki Self-Regulated Learning Berbeda. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 21 (1). 107-117.

Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RnD. Bandung: Alfabeta.

------------. 2016. Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.

------------. 2017. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suyadi. 2015. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Diva Press: Jogjakarta




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.699

Article Metrics

Abstract view : 3453 times
PDF - 1035 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Erna Nopitasari, Fitri Puji Rahmawati, Wahyu Ratnawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.