Ketidaksantunan Berbahasa dalam Komentar Instagram @lambe_turah sebagai Representasi Krisis Etika Berbahasa
Abstract
Penggunaan bahasa memiliki pengaruh kuat dalam munculnya ketidaksantunan berbahasa yang terjadi, khususnya dalam kolom komentar di media sosial Instagram. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis ketidaksantunan berbahasa dalam kolom komentar di media sosial Instagram @lambe_turah dalam postingan “Tiktokers Ira Nandha Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami dengan Pramugari†yang diunggah pada akhir tahun 2023 sebagai representasi krisis etika berbahasa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memberikan deskripsi yang mendalam tentang ketidaksantunan berbahasa. Sumber data diperoleh dari media sosial Instagram pada kolom komentar akun gosip @lambe_turah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, catat, dan teknik dokumentasi menggunakan tangkapan layar. Analisis ini menggunakan teknik analisis isi melalui coding, klasifikasi, pembuatan kategori, kemudian dianalisis. Hasil penelitian menemukan data ketidaksantunan berbahasa dalam komentar di media sosial Instagram sebagai representasi krisis etika berbahasa yang dikategori menjadi tiga yaitu bentuk ketidaksantunan berbahasa dalam penyebutan kata kasar, penyebutan binatang, dan penyebutan bagian tubuh manusia. Penelitian ini dipilih untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang krisis etika berbahasa di media sosial, khususnya Instagram. Kemudian, hasil penelitian diharapkan memberi kontribusi kepada masyarakat untuk mengembangkan etika berbahasa yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan etika berbahasa di era digital saat ini
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agianto, R., Setiawati, A., & Firmansyah, R. (2020). Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Gaya Hidup dan Etika Remaja. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 7(2), 130–139.
Ananta, G. T. G., Wijayanti, C. A., & Aritonang, A. I. (2019). Motif dan Kepuasan Followers Lambe Turah dalam Mendapatkan Informasi pada Akun @lambe_turah di Instagram. Jurnal E-Komunikasi, 7(2), 2–10.
Annissa, N. H. F., Kusumaningsih, D., & Sudiatmi, T. (2022). Cyberbullying pada Kolom Komentar Tiktok @Denise_Cariesta dan Implementasinya sebagai Media Pembelajaran. GERAM, 10(1), 49–54.
https://doi.org/10.25299/geram.2022.vol10(1).8618
Arafat, G. Y. (2018). Membongkar Isi Pesan dan Media dengan Content Analysis. Jurnal Alhadharah, 17(33), 32–48. http://images.andamawara.multiply.Multiplycontent.com/attachment/0
Astajaya, I. K. M. (2020). Etika Komunikasi Di Media Sosial. Jurnal Ilmiah Ilmu Agama Dan Ilmu Sosial Budaya, 15(1), 81–95.
Attazky, A. A., Triana, L., & Anwar, S. (2020). Sarkasme dalam Unggahan dan Komentar pada Grup Facebook PT OY Indonesia dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Wahana Pendidikan, 7(2), 165–176. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/jwp/article/view/3587
Aulia, K., Wardinasahira, P., Cintani, N. L., Nisrina, N. A., & Sholihatin, E. (2023). Dampak Penggunaan Teknologi Internet melalui Tiktok Akun Gosip terhadap Etika Berbahasa. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(2), 146–155. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i2.230
Ferlitasari, R., Suhandi, & Rosana, E. (2020). Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Perilaku Keagamaan Remaja. Sosio Religia: Jurnal Sosiologi Agama, 01(02), 1–18.
http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/sr
Feroza, C. S., & Misnawati, D. (2020). Penggunaan Media Sosial Instagram pada Akun @yhoophii_official sebagai Media Komunikasi dengan Pelanggaran. Jurnal Inovasi, 14(1), 32–41.
Hanami, Y., Hanafitri, A., Fathoni, M., & Hasna, A. F. (2022). Studi Awal “Wkwkâ€: Ekspresi Tulisan Tawa Daring Masyarakat Indonesia. Humanika, 29(2), 161–173. http://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika
Hasanah, U., Rahim, Abd. R., & Syamsuri, A. S. (2021). Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di Media Sosial Instagram. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 7(2), 411–423.
https://e-journal.my.id/onoma
Hidayah, I. N., Purwanto, E. B., & Anwar, S. (2020). Ketidaksantunan Ujaran Kebencian dalam Akun Gosip di Media Sosial Instragram. Jurnal Ilmiah Kebudayaan SINTESIS, 14(2), 148–155.
Husaini, & Harun, M. (2020). Makian dalam Bahasa Aceh (Studi pada Masyarakat Aceh Barat). Jurnal Master Bahasa, 8(2), 451–459. http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/MB
Irawati, R. A., Sujatna, E. T. S., & Yuliawati, S. (2023). Strategi ketidaksantunan sarkasme warganet pada kolom komentar Instagram Ganjar Pranowo. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 6(3), 911–930. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i3.739
Kadyaningsih, R., Pramujiono, A., & Indrayanti, T. (2023). Ketidaksantunan Berbahasa dalam Acara ILC Episode “Cerita Berbelit Pembunuhan Yosua: Kebohongan Apa Lagi yang Belum Terungkap.†BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 8(1), 79–96.
https://doi.org/10.32528/bb.v8i1.408
Kusumaningsih, D., Nuur’ainii, Z. L., Marmoah, S., & Nurhasanah, F. (2023). Meningkatkan Pemahaman Makna Konteks Tuturan melalui Bahasa “Plesetan†pada Lagu-lagu Populer Indonesia. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 13(2), 329–340. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v13i2.499
Prasetiyo, A. B. (2021). Kata Kasar dan Makian Berbahasa Jawa dalam Tuturan Cak Percil di Youtube. Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 7(1), 70–81.
Prayogi, R., Prasetya, R. A., & Riadi, B. (2021). Pelanggaran prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Generasi Milenial. Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya), 9(1), 2–10.
Putri, F. ayuniar, Sudiyana, B., & Wicaksana, M. F. (2021). Retorika pada Bagian Metode Penelitian Artikel Ilmiah Jurnal Litera. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Dan Seni (Sesanti), 140–145. Retrieved from https://eprosiding.fib-unmul.id/index.php/sesanti/article/view/59
Rahman, M. F., Yuliantini, A., Hakim, A. F., Nur’aeni, S., Anri, Restiani, A., Lutpiah, S. I., & Santosa, G. V. (2023). Etika Bermedia Sosial Di Lingkungan Pelajar SMP dan SMA Di Kota Bandung sebagai Upaya Pemahaman Literasi Digital. Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 5(2), 255–263.
Rasyikin, C. (2018). Penyimpangam Prinsip kesantunan Berbahasa Indonesia di Lingkungan SMP Negeri 2 Desa Tampiala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 3(5), 2–10.
Rismaya, R., Wahya, & Lukman, F. (2022). Kata Bahasa Indonesia Penanda Register Twitter: Suatu Kajian Morfologi. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(2), 511–526.
https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i2.411
Sari, D. N., & Basit, A. (2020). Media Sosial Instagram sebagai Media Informasi Edukasi Parenting. PERSEPSI: Communication Journal, 3(1), 23–36. https://doi.org/10.30596/persepsi.v%vi
Setyonegoro, A., Akhyaruddin, A., & Yusra, H. (2021). Analisis Teori-Teori Kesantunan Berbahasa untuk Pengayaan Bahan Ajar Mata Kuliah Berbicara. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan SastraJurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 11(1), 16–35. https://online-journal.unja.ac.id/pena
Suryani, Y., Istianingrum, R., & Hanik, S. U. (2021). Linguistik Forensik Ujaran Kebencian terhadap Artis Aurel Hermansyah di Media Sosial Instagram. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 107–118. https://doi.org/10.32528/bb.v6i1.4167
Vani, M. A., & Atiqa, S. (2020). Ketidaksantunan Berbahasa Generasi Milenial dalam Media Sosial Twitter. Pena Literasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 90–101.
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasiEmail
Wicaksana, M. F. (2018). Pembelajaran Nilai Moral melalui Komik Berbasis Flash Diadaptasi Kearifan Budaya Nasional. Jurnal DIKDAS BANTARA, 1(1), 96–108.
Wijayanti, S. H., Sihotang, K., Dirgantara, V. E., & Maytriyanti. (2022). Bentuk-Bentuk Etika Bermedia Sosial Generasi Milenial. Jurnal Komunikasi, 16(2), 129–146.
https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol16.iss2.art3
Wulandah, S. (2023). Fenomena Cyberbulling: Krisis Etika Komunikasi Netizen pada Media Sosial Instagram. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(2), 387–409.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.6696
Article Metrics
Abstract view : 811 timesPDF - 895 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 anita tri tyaswanti, Muhlis Fajar Wicaksana, Dewi Kusumaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)