Memperkuat Pendidikan Karakter Melalui Edukasi Wisata Berbasis Homestay

Annisa Noviana Hamara, Elly Malihah, Rini Andari

Abstract


Melihat fenomena permasalahan krisis karakter pada peserta didik, ditulislah artikel ini yang bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai solusi alternatif dalam menghadapi krisis pendidikan karakter pada siswa melalui wisata edukasi di homestay. Dalam hal ini homestay sebagai alternatif akomodasi yang dapat mengkondisikan perubahan karakter anak serta menjadi stimulus untuk melakukan respon secara berulang-ulang atau kebiasaan (habit). Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan metode desktiptif kualitatif. Adapun untuk pengumpulan data-data yang terdapat di dalam artikel ini menggunakan studi kepustakaan atau studi literatur dari jurnal-jurnal atau artikel-artikel penelitian terdahulu sehingga terjamin kredibilitasnya. Hasil penyusunan ini mengenai proses pembelajaran luar ruangan salah satu caranya yakni dengan mengintegrasikan kegiatan wisata edukasi pada program homestay yang dapat dikategorikan sebagai pendidikan karakter melalui pembiasaan diri dan pengkondisian. Kegiatan pembiasaan diri dan pengkondisian diri adalah upaya untuk membentuk karakter termasuk kepribadian peserta didik yang dibuat melalui pengalaman hidup siswa sendiri di tempat atau lokasi homestay. Dalam kegiatan ini, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan kehidupan pemilik homestay, baik sebagai petani, pedagang dan lain-lain. Beberapa nilai karakter yang bisa tumbuh dan berkembang dalam kegiatan homestay ini antara lain: sikap kemandirian, kesederhanaan, interaksi sosial, bertangung jawab, religius dan sebagai bekal terjun ke masyarakat secara langsung.


Keywords


Wisata Edukasi, Pendidikan Karakter, Homestay

Full Text:

PDF

References


Amaliyah, S. (2021). Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1766–1770.

Amriana, Misbahul Munir, & Cholil. (2021). Pengkondisian Cara Belajar Anak-anak TK Melalui Teori Belajar Sosial Dengan Teknik Modelling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 11(2), 160–172.

Diane E, P., & Duskin, F. R. (2014). Perkembangan Manusia. . Salemba Humanika .

Fidiyani, I. M., Nugraha, A., & Mariyana, R. (2016). Peningkatan Kemampuan Koginitif Anak Melalui Penerapan Metode Eksperimen Dalam Pembelajaran Sains pada Anak. Edukid, 13(2), 153–159.

Fihris. (2018). Model Pendidikan Karakter melalui Homestay di SDIT. Edukaisa Islamika, 3(2), 131151.

Hariman. (2021). Economic Impacts in Homestay Management in Desa Wisata Terong of Belitung Regency. Jurnal Akademi Pariwisata Medan, 9(1), 14–22.

Hartanto, R. S., & Dani, H. (2020). Studi Literatur: Pengembangan Media Pembelajaran dengan Software Autocad. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 6(1), 1–6.

Musdhalifah, A. (2018). Penanaman Karakter Mandiri dan Religius Melalui Program Homestay di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kaottabarat Surakarta . Universitas Muhammadiyah Surakarta.

OECD. (2018). Programme For International Student Assessment (PISA) Result from PISA 2018.

Omeri, N. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Manajer Pendidikan , 9(5), 464–468.

O’Neill, W. F. (2002). Ideologi-ideologi Pendidikan (2nd ed.). Pustaka Pelajar.

Purna, T. H., Prakoso, C. V., & Dewi, R. S. (2023). Pentingnya Karakter Untuk Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital. Jurnal Penelitian Mahasiswa , 2(1), 192–202.

Putra, M. A. H. (2019). Building Character Education Through The Civilization Nations Children. The Kalimantan Social Studies Journal, 1(1), 12–17.

Ratu Bilqis, L. D., Irfal, I., & Mustika, A. (2021). Persepsi Guru dan Dosen Tentang Homestay dalam Melakukan Kegiatan Wisata Edukasi Sekolah. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 26(1), 33. https://doi.org/10.30647/jip.v26i1.1463

Rizaly, E. N., Djabbar, A., & Rizal, J. (2021). Persepsi Guru dan Dosen tentang Homestay dalam Melakukan Kegiatan Wisata Edukasi Sekolah. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Bidang Pariwisata, 1(1), 8–13.

Roopnarine, J. L., & Johnson, J. E. (2011). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Berbagai Pendekatan (5th ed.). Prenada Media Group.

Rudiyanto, R., & Hutagalung, S. (2021). Analisis Swot Gua Batu Cermin Sebagai Daya Tarik Wisata Di Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Inovasi Penelitian , 2(2), 587–594.

Sagita, N., Ati, N. U., & Abidin, A. Z. (2021). Dampak Pengembangan Homestay pada Sektor Pariwisata Terhadap Ekonomi Masyarakat (Studi kasus Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu). Jurnal Respon Publik, 15(9), 59–65.

Schunk, D. H. (1986). Experimental speculations. Nature, 322(6078), 399–399. https://doi.org/10.1038/322399b0

Shodiq, S. F. (2017). Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Penanaman Nilai dan Pendeketan Moral Kognotif. At-Tajdid, 1(1), 14–25.

Shoimah, L., Sulthoni, & Seopriyanto, Y. (2018). Pendidikan Karakter Melaui Pembiasaan di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(2), 169–175.

Sriyanto, A. (2017). Hubungan Antara Kebiasaan Membaca dan Sumber Belajar dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SDN Gusus Dwaeawati Banyumanik Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Sundari, T. K. (2019). Daya Tarik Taman Pintar Sebagai Wisata Edukasi Di Yogyakarta.

Uliana, P., & Setyowati, Rr. N. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kultur Sekolah pada Siswa Kela IX di SMA Gedangan Sidoarjo. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan , 1(1), 165–179.

Zulkarnain. (2015). Pendidikan Kognitif Berbasis Karakter. Tasamuh, 12(3), 189–203.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.6347

Article Metrics

Abstract view : 504 times
PDF - 469 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Annisa Noviana Hamara, Elly Malihah, Rini Andari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.