Civic Education Di Pesantren Sebagai Basis Pembentukan Kesadaran Kebangsaan

Alfisyah Alfisyah, Sapriya Sapriya, Lumban Arofah

Abstract


Civic education merupakan pendidikan yang mencita-citakan terbentuknya warga Negara yang baik sehingga ia menjadi sebuah keharusan bagi setiap warga Negara tak terkecuali bagi lembaga pendidikan pesantren. Meskipun di pesantren tradisional tidak memiliki mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan secara khusus namun pesantren memiliki mekanisme tersendiri dalam menanamkan etika kebangsaan untuk menciptakan santri yang berakhlakul karimah sekaligus sebagai warga Negara yang baik. Artikel ini bertujuan untuk menelaah pendidikan kewarganegaraan di pesantren Darussalam Martapura. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara pada beberapa pengajar dan santri dari pesantren Darussalam untuk mendapatkan data tentang pengetahuan kewarganegaraan dan kebangsaan mereka. Studi literatur dengan memanfaatkan mesin pencarian melalui google scholar, pdf drive, dan e-perpusnas dilakukan untuk memaparkan pendidikan kewarganegaraan yang dijalankan pesantren tradisional. Berdasarkan paparan dari artikel naskah konseptual, pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk menciptakan warga Negara yang baik. Sementara pendidikan pesantren melalui berbagai tradisi yang dijalani telah menciptakan manusia dan masyarakat yang memiliki perilaku dan moral yang baik. Hal tersebut dibentuk diantaranya melalui tradisi yang dibangun di pesantren seperti pembelajaran dengan menggunakan kitab-kitab klasik serta metode bandongan yang telah membentuk santri menjadi warga Negara yang baik, mandiri, peduli, peka, toleran dan tanggung jawab

Keywords


pendidikan kewarganegaraan, kebangsaan, pesantren

Full Text:

PDF

References


Baso, A. (2012). Akar Pendidikan Kewarganegaraan di Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam UIN Sunan Gunung Djati, 27(2).

Bîrzéa, C. (2000). Education for Democratic Citizenship: A Lifelong Learning Perspective. Project PROJECT ON “EDUCATION FOR DEMOCRATIC CITIZENSHIP,†21(June), 1–88.

Budiman, A., & Ismatullah, F. (2015). Penerapan Pendidikan Akhlak di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Darut Taqwa Jenengan Ponorogo. At-Ta’dib, 10(1).

Budimansyah, D. (2010). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Widya Aksara Press.

Cogan, J. J., & Derricott, R. (1998). Citizenship for The 21st Century: An International Perspective on Education. Kogan Page.

Departemen Agama RI. (2003). Pola Pengembangan Pondok Pesantren. Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam.

Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. LP3ES.

Elmahbub. (2013). Sejarah Singkat PP Darussalam. 29 Maret. http://www.pp-darussalam.com/2013/03/sejarah-singkat-ppdarussalam-martapura.html

Hefner, R. W. (2009). Making Modern Muslim: The Politics of Islamic education in Southeast Asia. University of Hawaii Press.

Hendri, H. (2020). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Pendidikan Pesantren dalam Membentuk Keadaban Moral Santri. Jurnal Kewarganegaraan, 17(1), 35. https://doi.org/10.24114/jk.v17i1.18702

Hidayati, N. (2017). Pemertahanan Kekhasan Pengajaran Kitab Kuning pada Pondok Pesantren Darussalam Martapura Kalimantan Selatan (Telaah Aspek Linguistik dan Sosiolinguistik). Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 21(1).

Horikoshi, H. (1987). Kyai dan Perubahan Sosial. P3M.

Jauhari, M. I. (2002). Sistem Pendidikan Pesantren: Mungkinkah menjadi Sistem Pendidikan Nasional Alternatif. Penerbit Mutiara Al-Amien Printing.

Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Inis.

Noorhayati, S. M. (2017). Pendidikan Multikultural di Pesantren (Upaya Membendung Radikalisme di Indonesia). Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 21(1), 67. https://doi.org/10.29300/madania.v21i1.212

Qomar, M. (2007). Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Erlangga.

Sapriya, & Winataputra, U. S. (2004). Pendidikan Kewarganegaraan: Model Pengembangan dan Pembelajaran. Laboratorium Pkn UPI Press.

Siradj, S. A. (2007). Teks Pesantren Tentang Pendidikan Kebangsaan. In EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan (Vol. 5, Issue 2). https://doi.org/10.32729/edukasi.v5i2.180

Sulasman. (2015). Peasceful Jihad dan Pendidikan Derakadikalisasi Agama. Walisongo, 23(1), 151–176.

Sundari, A., & Dewi, D. A. (2021). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan : Reaktualisasi Kapabilitas Berbangsa dan Bernegara Pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 523–528. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.381

Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Penerbit Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.602

Article Metrics

Abstract view : 27 times
PDF - 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Alfisyah, Sapriya, Lumban Arofah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.