Civic Education Di Pesantren Sebagai Basis Pembentukan Kesadaran Kebangsaan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Baso, A. (2012). Akar Pendidikan Kewarganegaraan di Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam UIN Sunan Gunung Djati, 27(2).
Bîrzéa, C. (2000). Education for Democratic Citizenship: A Lifelong Learning Perspective. Project PROJECT ON “EDUCATION FOR DEMOCRATIC CITIZENSHIP,†21(June), 1–88.
Budiman, A., & Ismatullah, F. (2015). Penerapan Pendidikan Akhlak di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Darut Taqwa Jenengan Ponorogo. At-Ta’dib, 10(1).
Budimansyah, D. (2010). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Widya Aksara Press.
Cogan, J. J., & Derricott, R. (1998). Citizenship for The 21st Century: An International Perspective on Education. Kogan Page.
Departemen Agama RI. (2003). Pola Pengembangan Pondok Pesantren. Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. LP3ES.
Elmahbub. (2013). Sejarah Singkat PP Darussalam. 29 Maret. http://www.pp-darussalam.com/2013/03/sejarah-singkat-ppdarussalam-martapura.html
Hefner, R. W. (2009). Making Modern Muslim: The Politics of Islamic education in Southeast Asia. University of Hawaii Press.
Hendri, H. (2020). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Pendidikan Pesantren dalam Membentuk Keadaban Moral Santri. Jurnal Kewarganegaraan, 17(1), 35. https://doi.org/10.24114/jk.v17i1.18702
Hidayati, N. (2017). Pemertahanan Kekhasan Pengajaran Kitab Kuning pada Pondok Pesantren Darussalam Martapura Kalimantan Selatan (Telaah Aspek Linguistik dan Sosiolinguistik). Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 21(1).
Horikoshi, H. (1987). Kyai dan Perubahan Sosial. P3M.
Jauhari, M. I. (2002). Sistem Pendidikan Pesantren: Mungkinkah menjadi Sistem Pendidikan Nasional Alternatif. Penerbit Mutiara Al-Amien Printing.
Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Inis.
Noorhayati, S. M. (2017). Pendidikan Multikultural di Pesantren (Upaya Membendung Radikalisme di Indonesia). Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 21(1), 67. https://doi.org/10.29300/madania.v21i1.212
Qomar, M. (2007). Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Erlangga.
Sapriya, & Winataputra, U. S. (2004). Pendidikan Kewarganegaraan: Model Pengembangan dan Pembelajaran. Laboratorium Pkn UPI Press.
Siradj, S. A. (2007). Teks Pesantren Tentang Pendidikan Kebangsaan. In EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan (Vol. 5, Issue 2). https://doi.org/10.32729/edukasi.v5i2.180
Sulasman. (2015). Peasceful Jihad dan Pendidikan Derakadikalisasi Agama. Walisongo, 23(1), 151–176.
Sundari, A., & Dewi, D. A. (2021). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan : Reaktualisasi Kapabilitas Berbangsa dan Bernegara Pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 523–528. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.381
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Penerbit Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.602
Article Metrics
Abstract view : 27 timesPDF - 9 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Alfisyah, Sapriya, Lumban Arofah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)