Kreativitas Padepokan Gerengseng dalam Mewariskan Pendidikan Bermusik Bajidor di Kabupaten Bandung

Gamil Aji Saputra Kurnia, Dody M. Kholid, Henri Nusantara

Abstract


Inovasi musik tradisi dan pembelajarannya harus terus dimunculkan dan dikembangkan oleh para akademisi dan praktisi agar tidak luntur keberadaannya ditengah masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan memberikan gambaran bagaimana bentuk garap dan kreativitas Padepokan Gerengseng dalam menyajikan musik bajidor yang mengadaptasi aliran musik dangdut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa Padepokan Gerengseng saat ini berbentuk yayasan legal yang memiliki anggota pengurus dan juga personil sebagai pemain musik dalam pertunjukan musik bajidor dangdut. Melalui empat aspek kreativitas, Gerengseng melestarikan dan mengembangkan musik bajidor saat ini membawakan lagu-lagu Sunda yang dikolaborasikan dengan artis-artis dangdut ternama serta membuat konten di beberapa sosial media. Harapannya dapat menjadi rujukan bagi para penggiat musik bajidor untuk melestarikan dan mengembangkan musik tradisional agar tetap melekat di hati masyarakat.


Keywords


Kreativitas; Bentuk dan Garap Musikal; Bajidor; Padepokan Gerengseng

Full Text:

PDF

References


Abdillah, F. D. (2018). Kajian Stilistika dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Lirik Lagu pada Album Don’t Make Me Sad Karya Letto Serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Sastra di Sekolah Menengah Atas [Universitas Sebelas Maret]. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/61541/

Abid, M. (2019). Menumbuhkan Minat Generasi Muda untuk Mempelajari Musik Tradisional. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 428–437. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/3067

Agustint, R., & Lumbantoruan, J. (2021). Bentuk Garap Musikal Lagu Usah Diratok’i Karya Yusaf Rahman. Jurnal Sendratasik, 10(4), 25. https://doi.org/10.24036/js.v10i4.112812

Apriliyanti, A. (2021). Pesan Komunikasi Verbal Sinden dan Penari dalam Pertunjukan Bajidoran. KOMVERSAL, 3(2), 158–174. https://doi.org/10.38204/komversal.v3i2.493

Aryandari, C., & Sidiq, G. M. (2017). Goyang Karawang: Exploration of Woman Body Between Rites and Fiesta. Mudra Jurnal Seni Budaya, 32(3), 283–291. https://doi.org/10.31091/MUDRA.V32I3.142

Asriningsih, R. (2017). Eksistensi Kesenian Jaipongan Bajidoran Layung Group di Kabupaten Subang [Skripsi]. Universitas Negeri Jakarta.

Creswell, J. W. (2003). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (2 ed.). California: Sage Publications.

Fauzan, R., & Nashar, N. (2017). “Mempertahankan Tradisi, Melestarikan Budaya†(Kajian Historis dan Nilai Budaya Lokal Kesenian Terebang Gede di Kota Serang). Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 3(1), 1. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v3i1.2882

Isneni, A., Widodo, A., & Meilina, M. (2020). Pesan Komunikasi Sinden-Penari dalam Pertunjukan Kliningan Jaipongan. Dalam Jejak Komunikasi Pada Era Kontemporer dari Sudut Pemikiran dan Riset (hlm. 24–38). Jakarta: Ubraha Jaya Press. http://repository.ubharajaya.ac.id/2128/

Kurniawan, W. (2014). Kreativitas Sambasunda di Bandung: Studi Kasus Lagu Bajidor Kahot [Institut Seni Indonesia Yogyakarta]. http://digilib.isi.ac.id/464/

Mufidah, I. (2016). Perkembangan Kesenian Ronggeng di Daerah Jawa Barat Tahun 1940-1965. Avatara, 4(3), 843–855. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/16002

Munandar, U. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratiwi, A. T. (2018). Jenis dan Fungsi Gaya Bahasa Kiasan pada Lirik Lagu Band Naif dan Payung Teduh. Sintesis, 12(2), 107–117. https://doi.org/10.24071/SIN.V12I2.1902

Putra, D. A., Rohmah, N. A. F., & Rahayu, T. C. (2020). The Reduced Preservation of Bajidor Art by Foreign Cultures. The International Journal of Politics and Sociology Research, 8(1), 14–17. https://ijobsor.pelnus.ac.id/index.php/ijopsor/article/view/28

Riyadi, L., & Sukmayadi, Y. (2023). Persepsi Guru Sekolah Dasar pada Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Seni Budaya. Jurnal Basicedu, 7(3), 1411–1420. https://doi.org/10.31004/BASICEDU.V7I3.5323

Riyadi, L., & Yensharti, Y. (2022). Analisis Musikal dan Teknik Permainan Biola Minuet Karya Luigi Boccherini. Jurnal Sendratasik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 11, 613–620. https://doi.org/10.24036/js.v11i4.119245

Sabandiah, N. (2022). Kesenian Bajidoran dan Modernitas di Jawa Barat. Jurnal Ilmiah WUNY, 4(1), 69–77. https://doi.org/10.21831/jwuny.v4i1.46868

Suryaman, A. (2019). Ibing Saka Telaah Kreativitas Namin dalam Bajidoran. Jurnal Seni Makalangan, 6(1), 22–28. https://doi.org/10.26742/MKLNG.V6I1.997

Yusniar, R. L. T., Mujiyanto, Y., & Hastuti, S. (2019). Analisis Stilistika pada Lirik Lagu Sheila On 7 dalam Album Menentukan Arah Serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar di SMP. BASASTRA, 6(2), 158–166. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/bhs_indonesia/article/view/12653.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5982

Article Metrics

Abstract view : 507 times
PDF - 533 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Gamil Aji Saputra Kurnia, Dody M Kholid, Henri Nusantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.