Pendidikan Karakter Generasi Strawberry: Mengambil Ibrah dari Kisah Ibrahim dan Ismail

Muhamad Fadli

Abstract


Penelitian ini berangkat dari kekhawatiran penulis melihat pemuda hari ini yang sangat mudah mengalami tekanan dalam hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelusuri karakter yang ditanamkan Nabi Ibrahim kepada Ismail sehingga menjadi pribadi yang mulia dan juga relevan untuk diimplementasikan pada masa sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur atau library research dengan menggunakan metode tafsir maudu’i, yaitu dengan mengumpulkan ayat yang berkaitan dengan tema bahasan dan menafsirkannya menggunakan kitab-kitab tafsir. Tafsiran tersebut dianalisis dengan metode analisis induktif yakni menganalisis berdasarkan data dan fakta khusus yang ditemui. Penelitian ini menemukan ada dua poin penting dalam menanamkan karakter. Pertama, kehadiran orang tua, terutama sosok. Sosok ayah harus memiliki karakter sebagai panutan, orang yang demokratis serta mengutamakan dialog dalam penyelesaian masalah di dalam keluarga. Kedua, karakter yang harus ditanamkan kepada anak untuk mencegah lahirnya strawberry generation adalah penanaman tauhid, menghadirkan rasa percaya diri pada anak, karakter sabar dan mandiri. Kesimpulannya untuk membentuk generasi yang tangguh diperlukan peran orang tua serta penanaman karakter yang baik pada anak sejak dini. Implikasi yang diharapkan dari penelitian ini adalah semakin banyaknya orang tua yang sadar akan pentingnya perannya dalam menanamkan karakter kepada anak sejak dini.


Keywords


pendidikan karakter; generasi strawberry; Ibrah; Ibrahim dan Ismail

Full Text:

PDF

References


Adriana, N. G., & Zirmansyah, Z. (2021). Pengaruh Pengetahuan Parenting Terhadap Keterlibatan Orangtua di Lembaga PAUD. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 1(1), 40. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v1i1.565

Ahmadi, W., & Hamidawati, R. N. (2004). Risalah Akhlak: Panduan Perilaku Muslim Modern (Cet. 1). Era Intermedia.

Al-Fandi, H. (2011). Desain Pembelajaran yang Demokratis & Humanis (Cet. 1). Ar-Ruzz Media : Didistribusikan oleh Ar-Ruzz Media.

Apriando, F. (2021). Pemuda Sebagai ‘Agent of Change.’ Pemuda Sebagai ‘Agent of Change.’ https://www.kompasiana.com/fhilippogirsang/6127663101019005f15e5c33/pemuda-sebagai-agent-of-change

Aulia, R. (2017). Peran Ayah dalam Pengasuhan: Tinjauan Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam Al-Qur’an. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 9(2), 112–117. https://doi.org/10.15548/alqalb.v8i2.875

Aulia, S., Meilani, T., & Nabillah, Z. (2022). Strawberry Generation: Dilematis Keterampilan Mendidik Generasi Masa Kini. JURNAL PENDIDIKAN, 31(2), 237. https://doi.org/10.32585/jp.v31i2.2485

Burga, M. A., Marjuni, A., & Rosdiana, R. (2019). Nilai-nilai Tarbiyah Ibadah Kurban dan Relevansinya dengan Pembelajaran Pendidikan Formal. PALAPA, 7(2), 202–233. https://doi.org/10.36088/palapa.v7i2.344

Djurmansjah, H., Amrullah, A. M. K., & Walid, M. (2007). Pendidikan Islam: Menggali “tradisiâ€, meneguhkan eksistensi. UIN-Malang Press.

Falah, S. (2020). Pendidikan karakter berbasis keluarga pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 133. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v9i1.2976

Fauzi, F. I., & Tarigan, F. N. (2023). Strawberry Generation: Keterampilan Orangtua Mendidik Generasi Z. Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.56013/jcbkp.v6i1.2047

Febrianti, E. (2020, October 28). Pemuda Generasi Penerus, Garda Depan Perubahan Indonesia [Website Kampus]. Pemuda Generasi Penerus, Garda Depan Perubahan Indonesia. http://formadiksi.um.ac.id/pemuda-generasi-penerus-garda-depan-perubahan-indonesia/

Felta, F. (2021). Pendidikan Karakter dalam Islam: Perspektif Filsafat (Character Education In Islam: A Philosophy Perspective) [Preprint]. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/k4gn5

Howe, R. L. (1963). The miracle of dialogue [by] Reuel L. Howe.

Kasali, R. (2017). Strawberry Generation: Mengubah Generasi Rapuh menjadi Generasi Tangguh. Mizan.

Katsir, I. (2002). Kisah Para Nabi. Pustaka Al-Kautsar.

Mualif, A. (2022). Pendidikan karakter dalam khazanah pendidikan. Jedchem (Journal Education And Chemistry). Jedchem: Journal Education and Chemistry, 4(1), 29–37. https://dx.doi.org/10.36378/jedchem.v4i1.1889

Prameswara, M. C. (2021). Optimalisasi pendidikan karakter pada siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1621–1630.

Purwasih, W. (2021). Peran Keluarga dalam Pendidikan Akhlak. 3. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1676

Rahmah, M. (2019). Mendidik Anak Shaleh: Telaah Kisah Nabi Ibrahim A.S. dan Ismail A.S. Turast : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 7(1), 45–64. https://doi.org/10.15548/turast.v7i1.763

Ramayulis. (2015). Filsafat Pendidikan Islam: Analisis Filosofis Sistem Pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Shihab, M. Q., & Shihab, M. Q. (2012). Surah Fâthir, Surah Yâsîn, Surah ash-Shâffât, Surah Shâd, Surah az-Zumar, Surah Ghâfir (Cetakan V). Lentera Haiti.

Syafri, U. A. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an. Rajawali Press.

Usman. (2020). Studi tentang Nilai Pendidikan Karakter dalam QS. al-Saffat/37: 102-103. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 84–105.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan (Ed. 2). Yayasan Obor Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5594

Article Metrics

Abstract view : 48 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Muhamad Fadli

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.