Proses Perubahan Kurikulum K-13 Menjadi Kurikulum Merdeka
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan kurikulum K-13 ke kurikulum merdeka dan implementasi unsur-unsur pembelajaran kurikulum merdeka. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil peneitian yaitu pembelajaran yang menekankan kepada peserta didik lebih dilibatkan dalam semua aktivitas pembelajaran sehingga peserta didik yang lebih unggul dalam aktivitas pembelajaran, sedangkan tenaga pendidik hanya sebagai fasilitator dan motivator. Pelaksanaan kurikulum merdeka lebih menyarankan pembelajaran berdiferensisasi, artinya pembelajaran yang di laksanakan berdasarkan minat peserta didik kemudian gaya belajar serta kesiapan belajarnya. Dalam proses pembelajaran kurikulum merdeka, tenaga pendidik membagi kelompok peserta didik dalam bentuk heterogen, contohnya seperti peserta didik yang memiliki kemampuan sedang di campur dengan peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi. Model pembelajaran disesuaikan dengan minat dan kemampuan peserta didik. Sehingga guru sebagai fasilitator dan motivator dalam pelaksanaan kurikulum merdeka belajar. Implementasi pembelajaran materi masih beracuan pada kurikulum 13 sedangkan tindakan menyesuaikan dengan kurkulum merdeka belajar.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aan, W., Saidatul, I., & Kholida, F. (2021). Implementasi Merdeka Belajar Melalui Kampus Mengajar Perintis Di Sekolah Dasar. Metodik Didaktik Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 16(2).
Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877-5889.
Hadijaya, Y. (2013). Menyusun Strategi Berbuah Kinerja Pendidik Efektif. In Perdana Publishing.
Hardiansyah, M. A., Ramadhan, I., Suriyanisa, S., Pratiwi, B., Kusumayanti, N., & Yeni, Y. (2021). Analisis Perubahan Sistem Pelaksanaan Pembelajaran Daring ke Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP. Jurnal Basicedu, 5(6), 5840–5852. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1784
Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 43-64.
Istiningsih, G., & Dharma, D. S. A. (2021). Integrasi Nilai Karakter Diponegoro Dalam Pembelajaran Untuk Membentuk Profil Pelajar Pancasila Di Sekolah Dasar. Kebudayaan, 16(1). https://doi.org/10.24832/jk.v16i1.447
Khunaifi, A. Y., & Matlani, M. (2019). Analisis Kritis Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003. Jurnal Ilmiah Iqra’, 13(2). https://doi.org/10.30984/jii.v13i2.972
Maladerita, W., Septiana, V. W., Gistituati, N., & Betri, A. (2021). Peran Guru dalam Menerapkan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4771-4776.
Nasution, S. W. R., Nasution, H. N., & Fauzi, R. (2022). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Penerbit NEM.
Rajab, S. C. W., Imran, I., Ramadhan, I., Ulfah, M., & Al Hidayah, R. P. (2022). Pelaksanaan Pembelajaran Sosiologi Model Problem Based Learning Kelas XI IPS di MA Mujahidin. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(3), 2151-2164.
Ramadhan, I., Wiyono, H., Adlik, N. M., Firmansyah, H., & Budiman, J. (2021). Kiat Sukses PTK Langkah-langkah, Instrumen dan Contoh. Penerbit Lakeisha.
Ramadhan, Iwan., Jaya T N., Firmansyah, E, Alkahfy, R., R. (2021). Perubahan Proses Pembelajaran Tatap Muka Pasca Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Di MAN 2 Pontianak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(8), 86–93. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.5746197
Ramadhan, I., Manisah, A., Angraini, D. A., Maulida, D., Sana, S., & Hafiza, N. (2022). Proses Perubahan Pembelajaran Siswa dari Daring ke Luring pada Saat Pandemi Covid-19 di Madrasah Tsanawiyah. EDUKATIF: JJurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 1783–1792.
Rusnaini, R., Raharjo, R., Suryaningsih, A., & Noventari, W. (2021). Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2). https://doi.org/10.22146/jkn.67613
Suaidy, M. S. (2017). Model pedampingan implementasi kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri-2 Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. (Doctoral dissertation, IAIN Palangka Raya).
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryaman, M. (2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. In Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 1(1), 13–28.
Wintara, I. M. S., & Dasar, J. P. G. S. (2017). Pentingnya Peran Guru Dalam Pengembangan Minat, Bakat Dan Kreativitas Siswa Melalui Ekstrakurikuler. Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3.
Yolanda, F., & Wahyuni, P. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Macromedia Flash. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 4(2)
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.4910
Article Metrics
Abstract view : 44 timesPDF - 35 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Haris Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)