Peningkatan Keterampilan Menulis Fabel dengan Strategi Engaged Writing pada Guru TK Aisyiyah Kota Malang

Sugiarti Sugiarti, Arti Prihatini

Abstract


Guru membutuhkan keterampilan menulis dongeng untuk menunjang proses pembelajaran anak usia dini, tetapi guru mengalami kesulitan menulis dongeng dan belum pernah mendapatkan pelatihan menulis dongeng secara khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) proses dan hasil implementasi strategi engaged writing dalam peningkatan keterampilan menulis fabel dan (2) respons guru terhadap penerapan strategi tersebut. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas dua siklus dengan kriteria ketuntasan penilaian ≥ 75. Subjek penelitian adalah 11 guru TK Aisyiyah Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan terhadap proses dan hasil implementasi strategi engaged writing serta respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi engaged writing dalam peningkatan keterampilan menulis fabel dilakukan melalui beberapa kegiatan, yaitu tahap preparasi (penggalian ide dan penyusunan kerangka fabel), tahap inkubasi (pematangan dan pengolahan ide), tahap iluminasi (pengembangan kerangka cerita menjadi fabel utuh), dan tahap verifikasi (presentasi dan verifikasi). Dengan penggunaan strategi engaged writing, terjadi peningkatan terhadap keterampilan menulis fabel dalam aspek bahasa dan unsur intrinsik pembangun cerita. Respons peserta pelatihan dengan penerapan strategi tersebut sangat positif karena memperoleh pengetahuan dan keterampilan penulisan fabel. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan strategi engaged writing memiliki kontribusi yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan menulis dongeng


Keywords


engaged writing; fabel; keterampilan menulis; pembelajaran anak usia dini

Full Text:

PDF

References


Abidin, R., & Rahayu, A. P. (2016). Pendampingan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Bunda di Jembatan Merah Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 60–65. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Axiologiya/article/view/307/227

Adisaputera, A., Lubis, F., & Hutagalung, T. (2019). Pembinaan Kemampuan Menulis Dongeng bagi Guru TK Aisyiyah 01 Kota Medan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(4), 223–226. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/15119/pdf

Amaliyah, N., & Wahab, I. (2019). Edukasi Guru SD dalam Penulisan Buku Cerita Berbasis Budaya Bugis Makassar. Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2). http://lonsuit.unismuhluwuk.ac.id/index.php/monsuan/article/view/56-61/259

Baaijen, V. M., Galbraith, D., & de Glopper, K. (2014). Effects of Writing Beliefs and Planning on Writing Performance. Learning and Instruction, 33, 81–91. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0959475214000358

Beauvais, C. (2019). Is There A Text in This Child? Childness and The Child-Authored Text. Children’s Literature in Education, 50, 60–75. https://link.springer.com/article/10.1007/s10583-018-9376-4

Caldwell, D., & White, P. R. R. (2017). That’s Not A Narrative; This is A Narrative: NAPLAN and Pedagogies of Storytelling. Australian Journal of Language and Literacy, 40(1), 16–27. https://search.informit.org/doi/10.3316/INFORMIT.595135546212505

Daehler, M. W., & Melzer, D. K. (2006). Learning to Inhibit: Moving From Fable to Fact? Journal of Cognition and Development, 7(3), 301–304. https://doi.org/https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1207/s15327647jcd0703_3

Fleer, M., & Hammer, M. (2013). Emotions in Imaginative Situations: The Valued Place of Fairytales for Supporting Emotion Regulation. Journal of Mind, Culture, and Activity, 20, 240–259. https://doi.org/10.1080/10749039.2013.781652

Galbraith, D., & Torrance, M. (2004). Revision in the context of different drafting strategies. In Revision: Cognitive and Instructional Processes (pp. 63–86). Kluwer Academic Publishers. https://doi.org/10.1007/978-94-007-1048-1_5

Grabill, J. (2010). Infrastructure Outreach and The Engaged Writing Program. In Going Public: What Writing Programs Learn from Engagement (pp. 15–28). https://www.jstor.org/stable/j.ctt4cgpfh.4

Humpherys, S. L., & Babb, J. (2020). Using Folklore, Fables, and Storytelling as a Pedagogical Tool in Assessment Exams. Information Systems Education Journal, 18(5), 34–53. https://eric.ed.gov/?id=EJ1258247

Jose, P. E., D’Anna, C. A., & Krieg, D. B. (2005). Development of the comprehension and appreciation of fables. Genetic, Social, and General Psychology Monographs, 131(1), 5–37. https://doi.org/10.3200/MONO.131.1.5-37

Khuzaemah, E., & Ummi, H. U. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Teks Fabel dan Cerpen Berorientasi Soft Skill. Indonesian Language Education and Literature, 4(2), 257–271. doi: 10.24235/ileal.v4i2.4214

Kress, G., Jewitt, C., Ogborn, J., & Tsatsarelis, C. (2014). Multimodal Teaching and Learning: The Rhetorics of The Science Classroom. Bloomsburry Academic.

Lawrence, R. L., & Paige, D. S. (2016). What Our Ancestors Knew: Teaching and Learning Through Storytelling. Journal of New Directions for Adult and Continuing Education, 149, 63–72.

Martati, B., & Setyorini, A. (2018). Pelatihan Penulisan Cerita Pendek Berbasis Multikulturalisme untuk Guru-Guru Sekolah Dasar Muhammdaiyah di Surabaya. JPP IPTEK, 3(1), 4. https://doi.org/10.31284/j.jpp-iptek.2019.v3i1.320

Martin, J. R., & Rose, D. (2008). Genre Relations: Mapping Culture. Equinox.

Perangin-angin, I., Ambarita, B., & Lubis, M. (2018). Development of fable Text Writing Teaching Materials Containing Character Education with Contextual Approach to Students Class VII Smp Negeri 2 Kabanjahe. International Journal of Education, Learning and Development, 6(8), 43–51.

Rahim, N. A. (2014). Perception on The Animal Fable ‘Bird of Paradise’ Song. Asian Social Science, 10(19), 17–23.

Setyorini, A., & Masulah. (2020). Penerapan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Guru-Guru Sekolah Dasar Sidoarjo dalam Menulis Kreatif Cerita Anak. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 131–137.

Van de Weghe, R. (2009). Engaged learning. Corwin.

Zehetner, A. (2013). Why Fairytales are Still Relevant to Today’s Children. Journal of Paediatrics and Child Health, 49(2), 161–165.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i4.4211

Article Metrics

Abstract view : 44 times
PDF - 52 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Sugiarti Sugiarti, Arti Prihatini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.