Pendekatan Transdisiplinaritas IPTEK, Agama, dan Paradigma Baru dalam Pedagogik
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana transdisiplinaritas keilmuan dalam pendidikan dapat memberikan khasanah baru dalam orientasi atau paradigma baru dalam pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaji urgensi pendekatan transdisiplinitas iptek, agama, dan paradigma baru dalam pedagogik. Metode dalam penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber data yang digunakan adalah berbagai literatur seperti jurnal serta buku-buku yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah dari adanya berbagai proses dalam pendidikan berbasis trandisiplinaritas keilmuan dari mulai mengkolaborasikan pembelajaran dengan iptek serta agama kedalam proses pendidikan yang ada, maka hal ini akan memberikan dampak yang baik terutama dalam pengembangan keilmuan serta bagaimana proses pengajaran yang dilakukan oleh guru kepada para peserta didik di sekolah dengan menggabungkan transdisipliner di dalam proses pendidikan sehingga hal ini akan memberikan dampak bahwa orientasi pendidikan tidak hanya berkiblat kepada kompetensi saja melainkan bagaimana transdisiplinaritas akan memberikan pengaruh dalam meningkatkan keilmuan serta karakter dan moral dari peserta didik itu sendiri.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Balsiger, J. (2015). Transdisciplinarity in the class room? Simulating the co-production of sustainability knowledge. Elsevier, 65(1), 185-194.
Davies, B. (2005). The (im)possibility of Intellectual Work in Neoliberal Regimes. Discourse: Studies in the Cultural Politics of Education, 26(1), 1-14.
Djaelani, M. S. (2013). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Masyarakat. Jurnal Ilmiah WIDYA, 100-105.
Hansmann, R. (2009). ). Improving group processes in transdisciplinary case studies for sustainability learning. International Journal of Sustainability in Higher Education, 10(1), 33-42.
Hiryanto, H. (2017). Pedagogi, Andragogi dan Heutagogi Serta Implikasinya. Dinamika Pendidikan, 22(1), 65-71.
Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011 - 3024.
Jannah, F. (2013). Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional. Dinamika Ilmu Jurnal Ilmu Pendidikan, 161-173.
Mappiase, S. (2019). Multiculturalism and Transdisciplinarity: an Epistemological Proposal for IAIN Manado’s Multiculturalism. Potret Pemikiran, 23(2), 87-98.
Mawardi, I. (2011). Transinternalisasi Budaya Pendidikan Islam: Membangun Nilai Etika Sosial dalam Pengembangan Masyarakat. Hunafa: Jurnal Studi Islamika STAIN Palu, 8(1), 27-52.
Mobjork, M. (2010). ). Consulting versus participatory transdisciplinarity: A refined classification of transdisciplinary research. Futures, 42(1), 866-873.
Nicholas, D. (2016). Response to Arend et al: Co-Creating Effectual . Entrepreneurship Research, 1-15.
Nurhalita, N., & Hudaidah, H. (2021). Relevansi Pemikiran Pendidikan Ki Hajar Dewantara pada Abad ke 21. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 298-303.
Pahlevi, M. N., Hariry, S., Nurrohman, W., Rahmatan, M., & Aufa, M. A. (2022). Urgency and Implementation of Humor in Learning. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 3560 - 3567.
Parker, J. (2010). Competencies for interdisciplinarity in higher education. International Journal of Sustainability in Higher Education, 11(4), 325-338.
Putra, F. M. (2020). Implementasi Pendidikan Karakter Sopan Santun Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak. JAMP: Jurnal Adminitrasi dan Manajemen Pendidikan, 182-191.
Putra, P. (2019). Transdisiplinaritas Dalam Pendidikan Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 19(2), 69-92.
Putriani, J. D., & Hudaidah, H. (2021). Penerapan Pendidikan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 831-838.
Salahuddin, A. H., & Kurniawan, I. (2020). Paradigma Transdisiplineritasdalam Pendidikan Islam. Jurnal Literasi Pendidikan Nusantara, 149-160.
Suriani, S. (2016). Orientasi Baru Pedagogik. Sidoarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.
Suwarsono, S. (2006). Hambatan dalam implementasi paradigma baru pembelajaran matematika, dan upaya untuk mengatasi hambatan tersebut. Jurnal Pendidikan Matematika "MATHEDU", 1(1), 1-12.
Tilaar, H. R. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan, Pengantar Pedagogik Transformatif. Jakarta: Grasindo.
Yanuarti, E. (2017). Pemikiran Pendidikan Ki. Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan Kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237–266.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3050
Article Metrics
Abstract view : 1426 timesPDF - 712 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 R. Madhakomala, Muhammad Farhan Ramadhan, Rachmah Fourdiana, Qanitah Dzakiyyah Pariz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)