Pentingnya Pendidikan Katekisasi Sidi di Gereja
Abstract
Metode penelitian pada penulisan artikel ini adalah menggunakan metode kajian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Dalam tulisan ini, penulis akan mendeskripsikan pentingnya pendidikan katekisasi sidi di dalam gereja dari berbagai literatur yang relevan dengan topik kajian. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan katekisasi sidi penting di dalam gereja, sebab pendidikan katekisasi sidi adalah pintu gerbang untuk mempersiapkan generasi Kristen yang baik dan berkualitas. Pada masa ini generasi muda Kristen Indonesia sedang mengalami berbagai persoalan kehidupan yang kompleks. Maka tindakan yang dilakukan oleh gereja dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan pemuda Kristen yang kompleks ialah lewat pelayanan pendidikan kristiani yang dilakukan oleh gereja, agar kaum muda-mudi memiliki hidup yang bermakna bagi Yesus, gereja, keluarga dan masyarakat luas. Sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan katekisasi sidi di dalam gereja, faktor yang paling utama tentu adalah faktor campur tangan Tuhan, yaitu melibatkan Tuhan dalam proses pertumbuhan rohani mereka, karena hanya Tuhanlah yang bisa menumbuhkan iman seseorang. Selebihnya, melalui upaya peran gereja dengan memberikan edukasi pentingnya pendidikan katekisasi sidi, meningkatkan cara mengajar pada katekisasi sidi dan berbobot serta relevan dengan kebutuhan dan kehidupan peserta katekisasi sidi, membangun komunitas yang kuat, kepemimpinan melalui peneladanan, gereja mempersiapkan mentor-mentor yang handal dalam mengajar anak-anak katekisasi sidi dengan program yang inovatif, melibatkan peserta katekisasi sidi untuk melayani satu dengan yang lainnya serta dapat membangun komunikasi antar generasi di dalam gereja.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abineno, J. L. C. (2001). Sekitar Katekese Gerejawi. BPK-Gunung Mulia.
Abineno, J. L. C. (2010). Seputar Katekese Gerejawi: Pedoman Guru. BPK-Gunung Mulia.
Baring, R. (2010). A new approach to catechesis: involving students in catechetical education in the Philippines. International Studies in Catholic Education, 2(2), 176–192. https://doi.org/10.1080/19422539.2010.504027
Boehlke, R. R. (2016). Sejarah Perkembangan dan Praktek Pendidikan Agama Kristen: Dari Yohanes Amos Comenius Sampai Perkembangan PAK di Indonesia. BPK-Gunung Mulia.
Bons-Storm, M. (2015). Apakah Penggembalaan Itu? BPK-Gunung Mulia.
Budijanto, B. (2018). Dinamika Spiritualitas Generasi Muda Kristen Indonesia. Yayasan Bilangan Research Center.
Daulay, R. M. (2004). Mengenal Gereja Methodist Indonesia. BPK-Gunung Mulia.
De Kock, A. J. (2014). Catechists’ Conceptions of their Catechetical Learning Environments. International Journal for the Study of the Christian Church, 14(1), 54–70. https://doi.org/10.1080/1474225X.2014.901635
Disiplin GMI, D. (2017). Disiplin GMI 2017. Badan Disilin Gereja Methodust Indonesia.
Gajah, L. (2020). Pengaruh Pelaksanaan Katekisasi Sidi Terhadap Kedewasaan Iman Remaja GKPPD Kuta Kerangan Resort Kuta Kerangan Tahun 2019. Jurnal Areopagus, 18(2), 84–91.
Gule, Y. (2021). Studi Teologi-Etis Hubungan Perilaku Korupsi sebagai Dampak Sikap Hidup Hedonis. Kontekstualita: Jurnal Sosial Keagamaan, 36(1), 69–88. https://doi.org/10.30631/kontekstualita.36.1.69-88
Hasugian, J. W., Kakiay, A. C., Sahertian, N. L., Patty, F. N., Agama, I., & Negeri, K. (2022). Panggilan Untuk Merekonstruksi Strategi Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual dan Inovatif. 6(1), 45–70. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i1.3707
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2016). Pendidikan Agama Kristen. BPK-Gunung Mulia.
Jos De Kock, A. (2014). A typology of catechetical learning environments. International Journal of Practical Theology, 18(2), 264–286. https://doi.org/10.1515/ijpt-2014-0027
Leuwol, N. V. (2018). Pendidikan Katekisasi Kepada Remaja di Jemaat Gki Kasih Perumnas Sorong. Journal of Dedication to Papua Community, 1(1), 32–41. https://doi.org/10.34124/269162
Lewar, J., & Wolor, J. (2008). Pastoral Katekese Kategorial: Panduan Cerdas Pendalaman Iman Kristen. Prestasi Pustaka Kasih.
Pasaribu, A. G. (2020). Hubungan Kreativitas Mengajar Pendeta dengan Motivasi Belajar Anak Katekisasi Sidhi. Kurios, 6(2), 367–379. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.182
Pattinasarany, E., Selanno, S., & Wolter, W. (2021). Analisis Didaktik Calon Katekisasi Sidi Untuk Pendewasaan Iman Warga Gereja di Jemaat Gmim Sion Picuan Minahasa Selatan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(5), 51–55. https://doi.org/10.5281/zenodo.3737983
Porter, R. J. (2015). Katekisasi Masa Kini: Upaya Gereja Membina Murid-Muridnya Menjadi Kristen yang Bertanggung Jawab dan Kratif. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Rantesalu, M. B., & Bansole, A. P. (2020). Analisis Tingkat Pemahaman Pemuda tentang Katekisasi di Jemaat GMIT Sonhonis Oelbubuk Klasis Kupang Tengah. Diegesis : Jurnal Teologi, 5(1), 1–9. http://sttbi.ac.id/journal/index.php/diegesis/article/view/27
Ruben, S. (2018). Hubungan Metode Katekisasi Terhadap Motivasi Kehadiran Jemaat di Gereja Kristen Jawi Wetan Jemaat Turen. Didaktikos: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–7. https://journal.stipakdh.ac.id/index.php/didaktikos/article/view/18
Rymarz, R. (2010). Doing God’s Work: A Study of Ukrainian Greek Catholic Catechists in Alberta. Journal of Religious Education, 58(45–52).
Situmorang, J. T. H. (2016). Ekklesiologi : Gereja yang Kelihatan & Tak Kelihatan : Dipanggil dan Dikuduskan untuk Memberitakan Karya Penyelamatan Kristus. Andi.
Telaumbanua, M. (1999). Ilmu Kateketik: Hakekat, Metode dan Peserta Katekese Gerejawi. Obor.
Tobing, R. L. (2006). John Wesley dan Pokok-Pokok Penting dari Pengajarnnya. Citra Sarana Mandiri.
Wulung, H. W. (2021). Tren Katekese Pada Zaman Skarang. Kanisius.
Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266. https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh/article/view/93/88
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2729
Article Metrics
Abstract view : 3073 timesPDF - 9170 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Yosefo Gule, Samuel Diar Hariara Sinurat, Miduk Mario Simbolon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)