Kesantunan Berbahasa Sebagai Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Kalangan Mahasiswa

Imas Kurniawaty, Nuri Novianti Afidah, Aiman Faiz

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kesantunan berbahasa sebagai aktualisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi yang digunakan untuk mengetahui gaya bahasa dan ujaran yang diucapkan oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran adanya norma bahasa (awakeness of the norm) akan mendorong orang menggunakan bahasanya dengan cermat dan santun serta sangat besar pengaruhnya terhadap perbuatan, yaitu kegiatan menggunakan bahasa (language use). Ciri tersebut akan muncul pada seseorang yang memiliki sikap positif terhadap bahasa. Sebaliknya, apabila ciri itu tidak tampak atau hilang dari diri seseorang, maka kemungkinan besar justru sikap negatiflah yang ada pada diri orang tersebut.

Keywords


Kesantunan berbahasa, aktualisasi nilai-nilai Pancasila

Full Text:

PDF

References


Adrianto. (2016). Kesantunan Berbahasa Dalam Perpektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah [Online] Diakses 04 Desember 2019 Http://Journal.Iain-Manado.Ac.Id/Index.Php/JIS/Article/Download/233/206.

Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Sage Publications, Inc.

Dahliyana, A. (2018). Kesantunan Bahasa sebagai Perekat Nasionalisme di Era Digital (Disampaikan Dalam Dienatalis Ke-64 Departemen Pendidikan Kewarganegaraan).

Departemen Agama RI. (1989). Al-Qur’an dan Terjemahannya.

Faiz, A., Hakam, K. A., Sauri, S., & Ruyadi, Y. (2020). Internalisasi Nilai Kesantunan Berbahasa Melalui Pembelajaran Pai Dan Budi Pekerti. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(1), 13–28. https://doi.org/10.17509/jpis.v29i1.24382

Kaelan. (2004). Pendidikan Pancasila.

Mustika, I. (2013). Mentradisikan Kesantunan Berbahasa: Upaya Membentuk Generasi Bangsa yang Berkarakter. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1–11.

Nasional, D. P. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Phenix, P. H. (1964). Realm of Meaning. McGraw-Hill Book Company.

Sauri, S. (2017). Kesantunan Berbahasa (Kajian NIlai, Moral, Etika, Akhlak, dan Karakter).

Sauri, Sofyan. (2002). Pengembangan Strategi Pendidikan Berbahasa Santun di Sekolah. Mimbar Pendidikan, 22(1), 45–53.

Sauri, Sofyan, & Firmansyah, H. (2010). Meretas Pendidikan Nilai. CV Arfino Raya.

Sauri, Sofyan, Nursyamsiah, N., & Nurbayan, Y. (2018). A critique of local wisdom values in Indonesia’s pesantren. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 26(T), 37–50.

Sihotang, R. W. K. (2017). Gaya Kepemimpinan dan Kesantunan Berbahasa Seorang Kepala Sekolah dalam Berkomunikasi Ditinjau dari Aspek Prinsip Kesopanan dan Ciri-Ciri Kepemimpinan. Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Negeri Medan ISBN: 978-602-50622-0-9 https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/snpu/article/download/15043/12152.

Suprihatin. (2014). Pembelajaran Kesantunan Berbahasa untuk Penanaman Pendidikan Karakter bagi Siswa di SMP. Naskah Publikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Zamzani, d. (2010). Pengembangan alat ukur kesantunan bahasa indonesia dalam interaksi sosial bersemuka dan non bersemuka.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2422

Article Metrics

Abstract view : 59 times
PDF - 28 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Imas Kurniawaty, Nuri Novianti Afidah, Aiman Faiz

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.