Gambaran Literasi Digital Tenaga Kesehatan Peserta Pelatihan di Bapelkes Cikarang Kementerian Kesehatan RI
Abstract
Pandemi Covid-19 membawa dampak perubahan signifikan pada berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan dan pelatihan. Pembelajaran online merupakan salah satu bentuk penyesuaian dalam sektor pendidikan dan pelatihan selama masa pandemi Covid-19. Pada implementasi pembelajaran online, kemampuan peserta menggunakan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) merupakan kunci keberhasilan proses pembelajaran. Â Kemampuan menggunakan TIK dikenal juga dengan dengan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi digital tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan di Bapelkes Cikarang Kementerian Kesehatan RI. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah total responden adalah 162 peserta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas tingkat literasi digital pada peserta Pelatihan di Bapelkes Cikarang Kementerian Kesehatan RI adalah sangat baik (60,5%).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdul Latip. (2020). Peran Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Covid-19. EduTeach : Jurnal Edukasi Dan Teknologi Pembelajaran, 1(2), 108–116. https://doi.org/10.37859/eduteach.v1i2.1956
Al Khateeb, A. A. M. (2017). Measuring Digital Competence and ICT Literacy: An Exploratory Study of In-Service English Language Teachers in the Context of Saudi Arabia. International Education Studies, 10(12), 38. https://doi.org/10.5539/ies.v10n12p38
Ala-mutka, K. (2011). Mapping Digital Competence : Author : Kirsti Ala-Mutka. JRC European Commission, January 2011, 1–60. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.18046.00322
Belshaw, D. A. (2012). What is ‘ digital literacy ’? Douglas A . J . Belshaw. Durham E-Theses Online, 0, 0–274. http://etheses.dur.ac.uk/3446
Bencsik, A., Juhász, T., & Horváth-Csikós, G. (2016). Y and Z Generations at Workplaces. Journal of Competitiveness, 6(3), 90–106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
Ferrari, A. (2013). Digital Competence in Practice: An Analysis of Frameworks. Joint Research Centre of the European Commission., 91. https://doi.org/10.2791/82116
Iannuzzi, P. (2000). Information literacy competency standards for higher education. Community and Junior College Libraries, 9(4), 63–67. https://doi.org/10.1300/J107v09n04_09
Irhandayaningsih, A. (2020). Pengukuran literasi digital pada peserta pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Anuva, 4(2), 231–240.
Jan, S. (2018). Gender, school and class wise differences in level of Digital literacy among secondary school students in Pakistan. 6(1), 15–27.
Janssen, J., Stoyanov, S., Ferrari, A., Punie, Y., Pannekeet, K., & Sloep, P. (2013). Experts’ views on digital competence: Commonalities and differences. Computers and Education, 68, 473–481. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2013.06.008
Limilia, P., & Prihandini, P. (2018). Perbedaan Motif Penggunaan Internet Antar Gender Sebagai Bentuk Baru Kesenjangan Digital. Medium, 6(2), 1–14. https://doi.org/10.25299/medium.2018.vol6(2).2003
Ozdamar-Keskin, N., Ozata, F. Z., Banar, K., & Royle, K. (2020). Examining Digital Literacy Competences and Learning Habits of Open and Distance Learners. Contemporary Educational Technology, 6(1), 74–90. https://doi.org/10.30935/cedtech/6140
Putri, R. Y., & Supriansyah, S. (2021). Pengaruh Literasi Digital terhadap Kesiapan Kerja Generasi Z di Sekolah Menengah Kejuruan. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 3007–3017. https://www.edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/1055
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan Keterampilan Abad Ke-21 Dalam Pembelajaran Kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1).
Rumata, V. M., & Nugraha, D. A. (2020). Rendahnya tingkat perilaku digital ASN kementerian kominfo: Survei literasi digital pada instansi pemerintah. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 4(2), 467. https://doi.org/10.25139/jsk.v4i2.2230
Safitri, I., Marsidin, S., & Subandi, A. (2020). Analisis Kebijakan terkait Kebijakan Literasi Digital di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 176–180. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i2.123
Shopova, T. (2014). Digital literacy of students and its improvement at the university. Journal on Efficiency and Responsibility in Education and Science, 7(2), 26–32. https://doi.org/10.7160/eriesj.2014.070201
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D. CV. Alfabeta.
Tyas, D. L., Djoko Budiyanto, A., & Santoso, A. J. (2016). Pengukuran Kesenjangan Digital Masyarakat Di Kota Pekalongan. Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 2016(Sentika), 2089–9815.
Yanuar Surya Putra. (2016). THEORITICAL REVIEW : TEORI PERBEDAAN GENERASI. Jurnal Among Makarti STIEAMA, 09(1952), 123–134. https://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/view/142
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2262
Article Metrics
Abstract view : 1735 timesPDF - 1093 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Yana Yojana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)