Alih Kode dan Campur Kode pada Peristiwa Tutur di Masyarakat Desa Cibuaya, Kabupaten Karawang: Kajian Sosiolinguistik

Giatri Wismar Siwi, Sinta Rosalina

Abstract


Masyarakat dwibahasawan merupakan masyarakat yang mempunyai kemampuan menggunakan bahasa lebih dari satu, namun hal ini dalam penggunaanya seringkali memunculkan pengalihan dan pencampuran bahasa saat berkomunikasi sehingga adanya campur kode dan alih kode dalam berbicara. Pada penelitian ini peneliti mengkaji dan menggambarkan secara terperinci sebuah fenomena kebahasaan terkait bagimana bentuk alih kode dan campur kode, serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yang terjadi pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, rekam dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik deskripsi, identifikasi, dan klasifikasi. Setelah itu peneliti mulai menganalisis data sesuai dengan pengetahuan kebahasaan yang dimiliki peneliti. Dari hasil yang didapat dalam penelitian ini menunjukkan adanya bentuk alih kode internal antar bahasa dan alih kode internal antarragam bahasa. Terdapat juga campur kode yang ditemukan berupa penyisipan kata, penyisipn frasa, dan campur kode berupa pengulangan kata. Kemudian, faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yang terjadi pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya ini merupakan faktor dari mitra tutur, faktor kebiasaan, dan faktor maksud dan tujuan tutur.


Keywords


Alih Kode, Campur Kode, Kedwibahasaan.

Full Text:

PDF

References


Agustinuraida, I. (2017) ‘Alih Kode dan Campur Kode dalam Tuturan Bahasa Indonesia oleh Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Uiversitas Galuh Ciamis’, Diksatrasia, 1. Available at: https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/diksatrasia/article/view/583.

Aryani, N. (2020) ‘Alih Kode dan Campur Kode Guru-Siswa dalam Pembelajaran Tematik Kelas V Sekolah Dasar Negeri 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir’, Jurnal Pembahsi, 10. doi: DOI: http://dx.doi.org/10.31851/pembahsi.v10i1.4474.

Bahri dan Rasyid (2018) ‘Fenomena Kedwibahasaan di Sekolah Dasar; Sebuah Kondisi dan Bentuk Kesantunan Berbahasa’, Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 2. doi: DOI: https://doi.org/10.21067/jbpd.v2i2.2649.

Chaer, A. (2004) Sosiolinguistik: Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Chaer dan Agustina (2010) Sosiolinguistik. Jakarta: PT.Rineka Cipta.

Damayanti, Y. R. (2020) ‘Alih Kode dan Campur Kode dalam Film “Anak Negeri, Masa Kecil Ganjar Pranowo†Karya Mirwan Arfah’, Jurnal Semitra, 5(No. 5 (2020): SEMINAR NASIONAL LITERASI V).

Fauziyah dkk. (2019) ‘Fenomena Alih Kode dan Campur Kode dalam Angkutan Umum (ELF) Jurusan Sindang Terminal, Harjamukti Cirebon’, Sebasa, 2. doi: DOI: https://doi.org/10.29408/sbs.v2i2.1334.

Kridalaksana, H. (2008) Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Kurniasih dan Zuhriyah (2017) ‘Alih Kode dan Campur Kode di Pondok Pesantren Mahasiswa Darussalam’, 3(1), pp. 53–65. Available at: http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/jeill/ .

Mustikawati, D. A. (2015) ‘Alih Kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli (Analisis Pembelajaran Berbahasa Melalui Studi Sosiolinguistik)’, Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 3. doi: DOI : 10.24269/dpp.v2i2.154.

Ningrum, F. (2019) ‘Alih Kode dan Campur Kode dalam Postingan Instagram Yowessorry’, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 8. Available at: https://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bahasa/article/view/3048.

Rahayu dan Khalimah (2020) ‘Alih kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli pada Masa Pandemi’, Semantika, 2(01), pp. 52–61. Available at: file:///D:/SEMESTER 7/264-Article Text-394-1-10-20200831.pdf.

Rohmadi dan Saddhono (2018) ‘Tuturan dalam pembelajaran bahasa indonesia (kajian sosiolinguistik alih kode dan campur kode)’, 3, pp. 119–130.

Rosnaningsih, A. (2019) ‘Analisis Campur Kode dan Alih Kode Bahasa Inggris ke Dalam Bahasa Indonesia pada Novel Wandu Berhentilah Menjadi Pengecut Karya Tasaro’, Lingua Rima, 8. doi: DOI: http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v8i2.1784.

Shirazy, H. (2011) ‘Analisis Campur Kode dan Alih Kode pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi’, Edukatif.

Siswanto dkk. (2016) Pengantar Linguistik Umum. Yogyakarta: Media Perkasa.

Suandi, I. N. (2014) Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudarja, K. (2019) ‘Alih Kode dan Campur Kode dalam Proses Pengajaran Bahasa Indonesia’, Alfabeta, 2. doi: DOI: https://doi.org/10.33503/alfabeta.v2i2.613.

Sugiono (2015) Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, H. G. (2009) Pengajaran Kedwibahasaan. Bandung: Angkasa.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2144

Article Metrics

Abstract view : 6558 times
PDF - 2622 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Giatri Wismar Siwi, Sinta Rosalina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.